Resep Bacang Tanpa Daun yang Praktis, Isi Ayam hingga Jamur

5 hours ago 2
  • Daun apa yang biasanya dipakai untuk bungkus bacang?
  • Kapan bacang biasanya dimasak?
  • Berapa lama daya tahan bacang?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Resep bacang tanpa daun yang praktis menjadi solusi bagi Anda yang ingin menikmati bacang tanpa repot membungkusnya dengan daun bambu. Bacang sendiri merupakan makanan khas Tionghoa yang terbuat dari beras ketan berisi daging dan bahan pelengkap, lalu biasanya dibungkus daun dan dikukus hingga matang. 

Dengan teknik yang tepat, bacang tanpa daun tetap memiliki rasa autentik seperti versi tradisional. Kuncinya ada pada proses memasak ketan setengah matang, penggunaan bumbu yang seimbang, serta pengukusan hingga matang sempurna. Anda tetap bisa mendapatkan aroma khas rempah dan isian yang meresap tanpa proses yang terlalu rumit. 

Bacang Ayam Tanpa Bungkus Daun

Terinspirasi dari YouTube Lisa Hwang yang sering membagikan resep Chinese rumahan dengan teknik praktis dan rasa autentik. Versi bacang ayam ini dibuat tanpa daun sehingga lebih simpel, tetapi tetap menghasilkan ketan yang pulen dengan isian gurih manis yang kaya rempah. Cocok untuk Anda yang ingin membuat bacang tanpa ribet membungkus satu per satu.

Bahan

  • 500 gr beras ketan direndam 3 sampai 4 jam
  • 400 sampai 500 ml air
  • Bahan tumis nasi ketan
  • 5 siung bawang merah cincang
  • 5 siung bawang putih cincang
  • Bahan bumbu
  • 1/2 sampai 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu jamur atau kaldu ayam
  • 1 sampai 2 sdm saus tiram
  • 2 sampai 3 sdm kecap manis
  • 2 sdm minyak wijen
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdm gula pasir
  • 1/4 sdt micin opsional
  • 1/2 sampai 1 sdt bubuk ngohiong

Bahan ayam

  • 300 gr dada ayam filet potong kecil
  • 3 siung bawang merah cincang
  • 3 siung bawang putih cincang
  • 1/2 sampai 1 sdt saus tiram
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm kecap manis
  • 1/4 sdt micin
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/4 sdt bubuk ngohiong
  • 100 sampai 150 ml air panas
  • Minyak secukupnya

Bahan hioko dan ebi

  • 5 buah hioko rendam lalu potong kecil
  • 30 gr ebi rendam sampai tidak terlalu asin
  • 100 gr kacang tanah rebus setengah matang
  • 3 siung bawang putih cincang
  • 1 sdt kecap manis
  • 1/4 sdt micin
  • Minyak secukupnya

Bahan campuran

  • 1 sdm bawang putih goreng
  • 1 sdm bawang merah goreng

Langkah Membuat

  1. Tiriskan ketan yang sudah direndam hingga tidak ada air tersisa. Panaskan sedikit minyak lalu tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum dan agak kecokelatan. Masukkan ketan, aduk agar tercampur rata dengan tumisan.
  2. Tambahkan seluruh bumbu ke dalam ketan, aduk perlahan. Tuang air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar matang merata. Masak sampai air menyusut dan ketan setengah matang.
  3. Untuk isian ayam, tumis bawang merah dan bawang putih sampai wangi. Masukkan ayam dan masak hingga berubah warna. Tambahkan semua bumbu lalu tuang air panas, masak hingga kuah menyusut dan ayam matang.
  4. Di wajan lain, tumis bawang putih hingga harum kemudian masukkan hioko, ebi, dan kacang tanah. Tambahkan kecap manis dan micin, aduk sampai rata dan aromanya keluar. Masak beberapa menit agar semua bahan menyatu.
  5. Campurkan ketan dengan ayam dan tumisan hioko ebi. Tambahkan bawang goreng, aduk hingga benar benar rata. Masukkan ke dalam loyang tahan panas, tekan perlahan agar padat.
  6. Kukus selama 30 sampai 45 menit hingga matang sempurna dan pulen. Diamkan beberapa menit sebelum dipotong agar hasilnya lebih rapi dan tidak lengket.

Bacang Babi Praktis Tanpa Daun

Resep ini terinspirasi dari YouTube Vianney Lim yang menghadirkan bacang dengan rasa lebih bold dan kaya isian. Tanpa daun pembungkus, prosesnya jauh lebih praktis tetapi tetap mempertahankan cita rasa gurih khas bacang tradisional. Teksturnya padat, legit, dan cocok untuk sajian keluarga besar.

Bahan

  • 500 gr beras ketan putih
  • 600 ml air
  • 200 gr kacang tanah
  • 80 gr lobak asin
  • 4 buah jamur hioko
  • 30 gr ebi
  • 6 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • 2 sdm saus tiram
  • 1,5 sdm minyak wijen
  • 1/2 sdm kecap asin
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdt kaldu jamur
  • 1,5 sdt merica

Bahan topping daging

  • 250 gr daging babi atau ayam
  • 1 sdt bubuk ngohiong
  • 2 sdm kecap asin
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt garam

Langkah Membuat

  1. Rendam ketan minimal 3 jam lalu tiriskan hingga kering. Rendam jamur hioko hingga lunak dan potong kecil. Siapkan juga lobak asin yang sudah direndam agar tidak terlalu asin, kemudian cincang kasar.
  2. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum dan matang. Masukkan ebi, jamur, kacang tanah, dan lobak asin, aduk hingga wangi dan setengah matang. Tambahkan saus tiram, minyak wijen, kecap asin, gula, kaldu jamur, dan merica.
  3. Masukkan ketan, aduk hingga semua bumbu tercampur rata. Tuang 600 ml air lalu masak sambil sesekali diaduk agar tidak gosong. Masak sampai air menyusut dan ketan setengah matang.
  4. Campurkan daging dengan semua bumbu lalu diamkan sekitar 15 menit agar meresap. Tumis sebentar sampai daging berubah warna dan setengah matang, jangan terlalu lama agar tidak keras.
  5. Susun ketan di loyang atau mangkuk tahan panas, beri lapisan daging di bagian tengah, lalu tutup kembali dengan ketan. Padatkan perlahan agar bentuknya kompak.
  6. Kukus selama 45 sampai 60 menit hingga matang sempurna dan aromanya keluar. Setelah matang, diamkan sebentar agar tekstur lebih set sebelum dipotong dan disajikan.

Bacang Jamur Ayam Kukus Tanpa Daun

Resep ini terinspirasi dari gaya masakan rumahan ala channel YouTube Chinese home cooking yang praktis dan mudah diikuti. Bacang versi ini tetap kaya rasa meski tanpa daun pembungkus, dengan kombinasi ayam, jamur, dan ketan gurih yang pulen. 

Bahan

  • 500 gr beras ketan, rendam 3 sampai 4 jam
  • 500 ml air
  • Bahan tumis ketan
  • 4 siung bawang putih cincang
  • 4 siung bawang merah cincang
  • 2 sdm saus tiram
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap asin
  • 1,5 sdm minyak wijen
  • 1 sdt kaldu jamur
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt bubuk ngohiong
  • 1 sdt gula pasir
  • Minyak secukupnya

Bahan isian

  • 250 gr paha ayam fillet potong kecil
  • 5 buah jamur hioko rendam dan potong dadu
  • 50 gr ebi rendam dan tiriskan
  • 100 gr kacang tanah rebus setengah matang
  • 3 siung bawang putih cincang
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap asin
  • 1/4 sdt merica
  • 100 ml air
  • Minyak secukupnya

Langkah Membuat

  1. Tiriskan ketan yang sudah direndam hingga benar benar tidak berair. Panaskan minyak lalu tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum dan matang. Masukkan ketan, aduk rata.
  2. Tambahkan saus tiram, kecap manis, kecap asin, minyak wijen, kaldu jamur, gula, merica, dan bubuk ngohiong. Aduk hingga semua bumbu merata. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak menggumpal. Masak hingga air terserap dan ketan setengah matang.
  3. Untuk isian, panaskan minyak lalu tumis bawang putih hingga harum. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna. Tambahkan jamur hioko, ebi, dan kacang tanah, aduk hingga tercampur rata.
  4. Beri saus tiram, kecap manis, kecap asin, dan merica. Tuang air lalu masak sampai kuah menyusut dan bumbu meresap. Pastikan isian tidak terlalu basah agar tekstur bacang tidak lembek.
  5. Siapkan loyang atau mangkuk tahan panas. Masukkan setengah bagian ketan lalu tekan perlahan hingga padat. Tambahkan lapisan isian ayam jamur di tengah, kemudian tutup kembali dengan sisa ketan. Tekan kembali agar padat dan rata.
  6. Kukus selama 40 sampai 50 menit hingga ketan matang sempurna dan pulen. Setelah matang, biarkan agak dingin agar teksturnya lebih set dan mudah dipotong.

Tips Membuat Bacang Tanpa Daun Pembungkus

  • Rendam ketan minimal 3 sampai 4 jam agar butiran beras menyerap air dengan baik sehingga hasil akhir lebih pulen dan tidak keras di bagian tengah.
  • Masak ketan hingga setengah matang sebelum dikukus supaya proses pengukusan lebih merata dan teksturnya tidak lembek atau terlalu basah.
  • Pastikan isian tidak terlalu berkuah karena kelembapan berlebih bisa membuat bacang menjadi lembek dan sulit dipadatkan.
  • Padatkan ketan di loyang atau wadah kukus dengan menekan perlahan menggunakan sendok agar hasilnya kompak dan mudah dipotong.
  • Gunakan api sedang saat mengukus dan pastikan air kukusan sudah mendidih terlebih dahulu supaya ketan matang sempurna.
  • Diamkan bacang beberapa menit setelah matang sebelum dipotong agar teksturnya lebih set dan tidak lengket saat disajikan.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

Daun apa yang biasanya dipakai untuk bungkus bacang

Bacang biasanya dibungkus menggunakan daun bambu kering yang sudah direndam agar lentur. Daun ini memberikan aroma khas saat dikukus dan membantu menjaga bentuk bacang tetap padat.

Kapan bacang biasanya dimasak?

Bacang identik dengan perayaan Duanwu atau Festival Perahu Naga dalam tradisi Tionghoa. Namun saat ini bacang juga sering dimasak kapan saja sebagai hidangan keluarga atau menu jualan.

Berapa lama daya tahan bacang?

Bacang yang sudah matang dapat bertahan sekitar 1 sampai 2 hari di suhu ruang. Jika disimpan di kulkas, bacang bisa tahan 3 sampai 5 hari dan lebih lama lagi jika dibekukan.

Apa bahan asli bacang?

Beras ketan sebagai pembungkus isi. Isian tradisional biasanya berupa daging babi berbumbu, jamur, kacang tanah, dan ebi, lalu dibumbui dengan saus asin manis dan rempah seperti bubuk ngohiong.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |