Liputan6.com, Jakarta - Ayam kukus lemon dan bawang putih menjadi primadona di kalangan pecinta kuliner sehat karena kesederhanaan pembuatannya serta profil rasa yang segar dan kaya gizi. Hidangan ini menawarkan alternatif lezat bagi mereka yang ingin menghindari makanan berminyak, menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga kesehatan tubuh sehari-hari.
Metode pengukusan yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu, memastikan nutrisi penting dalam daging ayam tetap terjaga optimal, menghasilkan tekstur yang lembut dan juicy. Kombinasi lemon dan bawang putih tidak hanya memberikan cita rasa khas, tetapi juga menyumbang berbagai manfaat kesehatan signifikan.
Hidangan ini sangat cocok disajikan sebagai menu diet harian atau saat tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang ringan namun mengenyangkan. Dengan proses memasak minim minyak, resep ayam kukus lemon dan bawang putih ini mudah dibuat dan dapat disesuaikan dengan selera pribadi, menjadikannya favorit banyak orang. Berikut cara memasaknya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (10/2/2026).
Sejarah dan Evolusi Hidangan Ayam Kukus
Teknik memasak dengan cara mengukus memiliki sejarah panjang dan diyakini berasal dari Tiongkok, di mana metode ini telah dikenal ribuan tahun lalu. Prinsip dasar pengukusan adalah memanfaatkan uap panas dari air mendidih untuk mematangkan makanan tanpa perlu menambahkan minyak.
Metode ini menjadikannya cara yang sehat dan mempertahankan cita rasa alami serta kandungan gizi bahan makanan. Dari Tiongkok, teknik pengukusan ini menyebar ke berbagai negara di Asia, termasuk Asia Tenggara dan menjadi salah satu metode memasak populer.
Di Indonesia, teknik mengukus banyak ditemukan dalam jajanan tradisional seperti bolu kukus, lemper, nagasari, hingga wajik ketan, menunjukkan pengaruh budaya Tiongkok. Meskipun demikian, hidangan ayam kukus modern seperti resep ayam kukus lemon dan bawang putih merupakan adaptasi dan inovasi yang menggabungkan teknik tradisional dengan cita rasa kontemporer.
Evolusi hidangan ayam kukus terus berlanjut, dengan berbagai variasi bumbu dan rempah yang disesuaikan dengan selera lokal dan preferensi kesehatan. Ayam kukus telah menjadi pilihan favorit bagi mereka yang mencari makanan sehat, rendah lemak, dan kaya nutrisi, sekaligus tetap lezat dan mudah disiapkan.
Resep dan Cara Membuat Ayam Kukus Lemon Bawang Putih
Bahan-bahan:
- 600 gram paha ayam
- 2 sendok makan air jeruk lemon
- 1 sendok teh bawang putih cincang atau halus
- Garam secukupnya
- Lada bubuk secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu ayam bubuk secukupnya
- Kecap asin secukupnya
- Minyak wijen secukupnya
- Jahe (opsional)
- Daun bawang (opsional)
- Daun ketumbar (opsional)
Cara Membuat:
- Bersihkan ayam hingga benar-benar bersih.
- Lumuri ayam dengan garam dan air jeruk lemon, lalu diamkan beberapa menit untuk mengurangi bau amis.
- Campurkan lada bubuk, gula pasir, kaldu ayam bubuk, kecap asin, bawang putih halus, dan jahe halus.
- Balurkan bumbu secara merata ke seluruh permukaan ayam.
- Marinasi ayam minimal 30 menit, lebih baik disimpan di kulkas agar bumbu meresap dan daging lebih empuk.
- Panaskan air dalam kukusan hingga mendidih.
- Masukkan ayam ke dalam kukusan dan kukus selama 30–45 menit hingga matang dan empuk.
- Hindari terlalu sering membuka tutup kukusan agar suhu tetap stabil.
Manfaat Kesehatan Ayam Kukus Lemon dan Bawang Putih
Ayam kukus merupakan salah satu olahan ayam paling sehat dan sering direkomendasikan ahli gizi karena metode pengukusan tidak memerlukan tambahan minyak. Hal ini secara efektif mengurangi kalori dan lemak jenuh dalam hidangan, sekaligus membantu mempertahankan kelembutan, kelembapan, dan rasa alami daging ayam. Proses ini juga menjaga nutrisi penting yang sering hilang pada proses penggorengan atau pemanggangan.
Lemon sebagai bahan utama dalam resep ayam kukus lemon dan bawang putih, kaya akan vitamin C yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan infeksi. Kandungan asam sitrat dalam lemon juga bermanfaat untuk mencegah pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan volume dan pH urine. Selain itu, lemon mengandung serat larut seperti pektin yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan dan dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Bawang putih sebagai komponen penting lainnya, dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan signifikan. Kandungan allicin di dalamnya bersifat antibakteri dan antivirus, efektif dalam mengatasi berbagai infeksi serta meredakan flu dan pilek. Bawang putih juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah tinggi, sehingga berkontribusi pada kesehatan jantung.
Antioksidan dalam bawang putih juga melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas dan berpotensi mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker lambung dan usus besar. Resep ayam kukus lemon dan bawang putih tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Variasi dan Tips Memasak Ayam Kukus Lemon Bawang Putih
Untuk memberikan variasi pada resep ayam kukus lemon dan bawang putih, Anda dapat menambahkan berbagai bumbu dan rempah lainnya. Jahe seringkali menjadi tambahan populer yang memberikan aroma hangat dan rasa pedas khas. Selain itu, penggunaan saus tiram, kecap asin, atau minyak wijen dapat memperkaya cita rasa umami pada hidangan.
Beberapa resep juga menyarankan penambahan cabai atau chili oil bagi mereka yang menyukai rasa pedas, menciptakan resep ayam kukus lemon dan bawang putih dengan sentuhan pedas. Agar ayam kukus menghasilkan tekstur yang empuk dan juicy, pilih potongan ayam yang tepat, seperti paha atau dada utuh dengan kulit, karena bagian ini cenderung lebih juicy setelah dikukus.
Lumuri ayam dengan bumbu marinasi minimal 30 menit sebelum dikukus; proses ini membantu bumbu meresap dan membuat daging lebih empuk. Pastikan kukusan sudah cukup panas dan uap menyebar merata sebelum ayam dimasukkan, serta hindari membuka tutup kukusan terlalu sering agar suhu tetap stabil.
Penyajian resep ayam kukus lemon dan bawang putih juga dapat divariasikan untuk menambah kenikmatan. Hidangan ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih hangat sebagai menu utama. Anda juga bisa menambahkan irisan jeruk atau jeruk bali di atas daging ayam saat pengukusan untuk memberikan rasa yang lebih segar.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa saja manfaat kesehatan dari Resep Ayam Kukus Lemon dan Bawang Putih?
Hidangan ini rendah kalori dan lemak jenuh karena dikukus, kaya protein, vitamin C dari lemon untuk imun, serta allicin dari bawang putih yang antibakteri dan baik untuk jantung.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengukus ayam agar matang sempurna?
Waktu pengukusan biasanya sekitar 30-45 menit, tergantung ukuran potongan ayam, pastikan kukusan sudah panas dan tidak sering dibuka.
3. Bisakah saya memvariasikan Resep Ayam Kukus Lemon dan Bawang Putih ini?
Ya, Anda bisa menambahkan jahe, saus tiram, kecap asin, minyak wijen, atau cabai untuk variasi rasa, serta menyajikannya dengan nasi putih hangat atau saus cocolan.
4. Mengapa proses marinasi penting dalam membuat ayam kukus?
Marinasi membantu bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam, menghilangkan bau amis, dan membuat tekstur daging menjadi lebih empuk dan juicy setelah dikukus.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497848/original/000483100_1770691949-Screenshot_2026-02-10_095019.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491667/original/085635100_1770103615-jagung_rebus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3178473/original/022345800_1594642895-wantedposterjg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497717/original/075291200_1770681461-Depositphotos_467585262_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498490/original/088696500_1770708860-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497242/original/012910300_1770621795-000_96ME222.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498740/original/059493600_1770715712-Olahan_Pare_Telur_Orak-arik_dengan_Bawang_Putih_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498497/original/091776300_1770708884-chatuchak3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498506/original/029793100_1770709556-cropped-e3db8b88-4ca7-4ea0-95fe-17d2170ae9c6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498370/original/009979600_1770705453-camilan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498472/original/026450900_1770708154-cropped-7b7f05d9-fe1a-40cc-b2f8-89662f8a9a60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495020/original/058592700_1770352085-SnapInsta.to_625054930_18559008484006197_8648886797244358337_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4273617/original/015895200_1672114550-shutterstock_2080013212.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3500552/original/098377000_1625380011-1501257-6-tips-membuat-tahu-crispy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498134/original/024792800_1770699363-Screenshot_2026-02-10_115521.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496924/original/009579200_1770609592-Cokelat_isi_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497900/original/044084400_1770694240-ChatGPT_Image_10_Feb_2026__10.29.58.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3297789/original/045562100_1605529902-WhatsApp_Image_2020-11-16_at_7.05.05_PM.jpeg)