Imlek 2026, Wilsen Willim Merangkul Batas Tabu dalam Koleksi Fashion Lunar

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Pendopo menggandeng desainer kenamaan Indonesia, Wilsen Willim, untuk merilis koleksi Lunar 2026 menjelang perayaan Imlek. Rangkaiannya disebut membawa palet warna yang lebih matang dan elegan yang disertai twist manis dalam merangkul warna-warna yang semula dianggap tabu.

Melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 6 Februari 2026, sang perancang mode berkata, "Selayaknya kincir angin yang terus berputar, perubahan dan pembaharuan merupakan dua hal yang tidak akan pernah bisa terelakkan untuk terjadi."

"Alih-alih menghindari," imbuhnya, "saya justru melihatnya sebagai sebuah pergerakan penting dalam konservasi nilai budaya dan berkarya. Koleksi ini menjawab permintaan generasi muda yang ingin tampil dinamis dalam warna-warni yang tidak terlalu mencolok, mudah dikenakan kembali dalam keseharian, serta diperkaya dengan nuansa peranakan kontemporer yang modern dan tetap relevan lintas waktu."

Dalam perwujudannya, Wilsen bermain-main dengan warna merah gelap, biru gelap, biru langit, abu gelap, abu muda, putih dan hitam. Seiring perkembangan waktu, penggunaan warna hitam dan putih tidak lagi dipandang sebagai tabu selama tidak dihadirkan dalam tampilan monokrom yang identik dengan suasana berduka.

Karenanya, sang desainer sengaja menghadirkan warna hitam yang kuat dan otoritatif, serta putih yang suci murni dan mudah dipadukan. Semuanya ditampilkan dalam siluet yang elegan, modis, dinamis, dan timeless.

Head of Pendopo, Putu Laura, menyampaikan, "Senang sekali rasanya kami kembali menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan kreativitas dan budaya. Peluncuran brand Wilsen Willim dan koleksi terbarunya di Pendopo menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan karya yang bernilai, di mana unsur tradisi diterjemahkan secara modern."

Mudah Dipadupadankan

"Peluncuran lini busana terbaru ini tentunya menjadi angin segar bagi kalangan pencinta fesyen," Putu menambahkan, "dengan penampilan koleksi busana yang elegan, modis, dan timeless, koleksi Lunar New Year by Wilsen Willim diharapkan mampu menjadikan momen perayaan Imlek terasa lebih bermakna dan spesial."

Wilsen berbagi, koleksinya ini menghadirkan siluet busana praktis dan fleksibel, mulai dari jaket, kemeja, rompi, hingga celana dan rok yang dirancang mudah dipadupadankan. Perpaduan material katun, renda, jacquard, rajutan, serta suiting fabric menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan, struktur, dan estetika desain untuk tampilan dinamis.

Presentasinya melibatkan tamu istimewa dari berbagai latar belakang profesional dan kreatif, mulai dari finalis Puteri Indonesia 2024 Alyssa, Anya Dwinov, Direktur Commercial KAI Wisata Hetty Herawati, influencer Shinta, hingga Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Kiagoos Irvan Faisal.

Kemeriahan Peluncuran Koleksi Lunar 2026

Rangkaian acara turut dimeriahkan penampilan Srikandi Gebyar Nusantara, komunitas yang konsisten melestarikan budaya melalui sajian pertunjukan yang berkesan. Sebagai bagian dari peluncuran koleksi istimewa ini, pelanggan dapat menikmati koleksi edisi terbatas dengan sistem see now buy now.

Sementara itu, Wilsen merupakan desainer Indonesia dengan latar belakang seni murni yang dikenal melalui gaya minimalis kontemporer dan potongan kincir khas yang menjadi identitas rancangannya. Karyanya secara konsisten ditampilkan dalam berbagai perhelatan mode bergengsi.

Dalam perjalanannya, Wilsen aktif berkolaborasi dengan seniman, institusi budaya, serta jenama gaya hidup. Ia juga memiliki perhatian khusus terhadap pelestarian wastra Nusantara, seperti batik dan tenun, yang diterjemahkan melalui interpretasi desain modern dan relevan dengan gaya hidup masa kini.

Profil Pendopo

Berdiri sejak 2011, Pendopo adalah merek bisnis Kawan Lama Group yang termasuk pada pilar Consumer Retail dan bernaung di bawah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. Melalui slogan "Ragam Satu Negeri," brand ini ingin membangun ekosistem pendorong pelestarian kekayaan budaya Indonesia.

Hal ini diwujudkan melalui tiga pilar fokus utama Pendopo, yaitu produk, people, dan nation. Produk, yaitu langkah Pendopo untuk tidak sekadar mengurasi dan menjual, namun juga meningkatkan kualitas produk lokal.

Kemudian, people, di mana Pendopo turut andil dan mendorong kolaborasi antar perajin, seniman, desainer, dan pemilik merek lokal. Hasil dari keduanya kemudian diperkenalkan, dihubungkan, dan dipasarkan Pendopo pada publik (nation).

Hingga saat ini, mereka telah bekerja sama dan menjadi rumah untuk lebih dari 300 UKM di Indonesia. Pendopo juga telah mengurasi lebih dari 12 ribu ragam produk pilihan dalam empat kategori utama, yaitu fashion, crafts, food & beverages, dan beauty & wellness.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |