Cara Membuat Donat Tanpa Mentega, Ini Tipsnya agar Tetap Empuk dan Tidak Bantat

2 hours ago 2

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat donat tanpa mentega bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menikmati donat empuk dan lezat tanpa harus menggunakan bahan tersebut. Meski banyak yang mengira mentega adalah kunci utama kelembutan donat, faktanya donat tetap bisa mengembang sempurna dan nikmat jika diolah dengan teknik yang tepat.

Kunci keberhasilan terletak pada setiap tahapan proses, mulai dari pemilihan bahan, pengadukan adonan, fermentasi, hingga teknik menggoreng yang benar. Dengan mengikuti langkah yang tepat, donat tanpa mentega tetap bisa dihasilkan dengan tekstur lembut dan siap dikreasikan dengan berbagai topping atau isian sesuai selera. Berikut cara membuat donat tanpa mentega, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (11/2/2026). 

Apakah Bisa Membuat Donat Tanpa Mentega Namun Empuk dan Tidak Bantat?

Membuat donat tanpa mentega yang tetap empuk dan tidak bantat adalah hal yang sangat mungkin dilakukan. Banyak resep donat yang beredar membuktikan bahwa mentega bukanlah satu-satunya kunci untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan. Kualitas donat yang baik lebih banyak ditentukan oleh keseimbangan bahan, teknik pengolahan, dan proses fermentasi yang tepat.

Beberapa resep bahkan terang-terangan menunjukkan cara membuat donat tanpa mentega, susu, atau telur, namun tetap menghasilkan donat yang lembut dan mengembang. Penggunaan bahan pengganti atau penyesuaian proporsi bahan lain dapat memberikan hasil yang serupa dengan donat yang menggunakan mentega.

Hal ini membuka peluang bagi individu yang memiliki preferensi diet tertentu atau keterbatasan bahan di dapur, termasuk menekan pengeluaran pembelian mentega yang cukup mahal.

Takaran Bahan untuk Membuat Donat Tanpa Mentega

Untuk menghasilkan donat tanpa mentega yang empuk dan tidak bantat, takaran bahan yang tepat menjadi faktor penentu. Penggunaan bahan-bahan pengganti mentega perlu diperhatikan agar adonan memiliki konsistensi yang sesuai dan dapat mengembang dengan baik. Berikut takaran bahan yang dapat digunakan untuk membuat donat tanpa mentega:.

  • Tepung Terigu Protein Sedang: 250 gram. Tepung ini menjadi bahan dasar yang penting untuk menghasilkan tekstur donat yang empuk.
  • Gula Pasir: 3 sendok makan atau 30 gram. Gula berfungsi sebagai penambah rasa dan membantu aktivitas ragi.
  • Ragi Instan: 1 sendok teh atau 1 sachet (sekitar 8 gram). Pastikan ragi masih aktif untuk pengembangan adonan yang optimal.
  • Air Hangat atau Susu Cair Hangat: 120-150 ml. Susu cair akan membuat adonan donat terasa gurih dan teksturnya menjadi lembut.
  • Kuning Telur: 1-2 butir. Kuning telur berperan penting untuk memberikan kelembutan dan warna pada donat.
  • Minyak Goreng: 2-3 sendok makan atau 50 ml. Minyak goreng dapat memberikan tekstur empuk yang mirip mentega.
  • Garam: ¼ sendok teh atau sejumput. Garam memberikan rasa dan mengontrol aktivitas ragi.

Langkah-Langkah Membuat Donat Tanpa Mentega Anti Gagal

Proses pembuatan donat tanpa mentega perlu anda perhatikan, agar hasilnya empuk dan tidak bantat. Berikut panduan langkah demi langkah untuk membuat donat tanpa mentega yang anti gagal:

  • Aktifkan Ragi: Larutkan ragi instan dan sedikit gula pasir dalam air hangat atau susu hangat. Diamkan selama 5-10 menit hingga berbusa, menandakan ragi aktif.
  • Campur Bahan Kering: Dalam wadah terpisah, campurkan tepung terigu, sisa gula pasir, dan garam. Aduk rata.
  • Gabungkan Bahan: Masukkan larutan ragi yang sudah aktif, kuning telur, dan minyak goreng ke dalam campuran bahan kering. Aduk perlahan hingga semua bahan menyatu dan membentuk adonan.
  • Uleni Adonan: Uleni adonan hingga kalis dan elastis. Proses ini dapat dilakukan secara manual atau menggunakan mixer.
  • Fermentasi Pertama (Proofing): Tutup adonan dengan kain bersih atau plastik wrap, lalu diamkan di tempat hangat selama 60-90 menit.
  • Bentuk Donat: Kempiskan adonan secara perlahan untuk mengeluarkan udara. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, bulatkan, lalu pipihkan dan buat lubang di tengahnya.
  • Fermentasi Kedua: Tutup kembali donat yang sudah dibentuk dan diamkan selama 20-40 menit hingga mengembang ringan.
  • Goreng Donat: Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api kecil hingga sedang. Goreng donat hingga berwarna kuning keemasan di kedua sisi.
  • Tiriskan dan Beri Topping: Angkat donat dan tiriskan minyaknya. Setelah dingin, donat siap diberi topping sesuai selera.

Kunci Donat Tanpa Mentega Tetap Empuk dan Enak

Menciptakan donat tanpa mentega yang tetap empuk dan memiliki cita rasa yang enak memerlukan pemahaman terhadap beberapa kunci penting dalam proses pembuatannya. Kelembutan donat tidak hanya bergantung pada keberadaan mentega, melainkan pada interaksi bahan dan teknik yang diterapkan. Faktor-faktor seperti suhu bahan, proses pengadukan, dan waktu fermentasi memegang peranan krusial dalam menentukan tekstur akhir donat.

Penggunaan kuning telur dalam adonan merupakan salah satu rahasia untuk mendapatkan donat yang empuk dan memiliki warna kuning yang menarik. Kuning telur berfungsi sebagai pengikat dan penambah kelembutan pada adonan. Selain itu, pemilihan jenis tepung terigu juga berpengaruh. Tepung terigu protein sedang sering direkomendasikan karena dapat menghasilkan tekstur donat yang empuk dan mengembang sempurna.

Adonan tidak boleh diuleni terlalu lama karena dapat membuat donat menjadi keras. Cukup aduk hingga semua bahan tercampur rata dan adonan mencapai konsistensi yang kalis. Fermentasi yang cukup, yaitu membiarkan adonan mengembang dua kali lipat sebelum digoreng, juga penting untuk menghasilkan donat yang ringan dan empuk.

Apa yang Membuat Donat Tanpa Mentega Tidak Empuk dan Justru Bantat?

Beberapa faktor dapat menyebabkan donat tanpa mentega menjadi tidak empuk dan justru bantat, meskipun resep telah diikuti. Kesalahan dalam proporsi bahan, teknik pengolahan, atau kondisi lingkungan bisa anda hindari agar hasilnya fluffy.

Salah satu penyebab umum donat menjadi bantat adalah ragi yang tidak aktif atau proporsi ragi yang tidak tepat. Jika ragi tidak aktif, adonan tidak akan mengembang, sehingga donat menjadi padat. Terlalu sedikit ragi akan menghasilkan fermentasi yang lemah, sementara terlalu banyak ragi dapat menyebabkan adonan overproof dan akhirnya mengempis saat digoreng.

Selain itu, adonan yang kurang kalis atau terlalu lembek juga dapat menyebabkan donat bantat. Adonan yang kurang kalis tidak akan mengembang dengan baik, sedangkan adonan yang terlalu lembek karena kelebihan cairan dapat menyulitkan proses pembentukan dan penggorengan. Proses fermentasi yang terlalu lama (overproofing) juga dapat membuat adonan mengempis dan donat menjadi kering.

Donat Ini Cocok Disajikan Seperti Apa agar Nikmat Disantap?

Donat tanpa mentega yang empuk dan lezat dapat disajikan dengan berbagai cara untuk meningkatkan kenikmatan saat disantap. Pilihan paling sederhana dan klasik adalah dengan menaburkan gula halus di atas donat yang sudah dingin.

Gula halus memberikan sentuhan manis yang pas dan tampilan yang bersih. Untuk variasi rasa, donat juga dapat dicelupkan ke dalam cokelat leleh, baik cokelat susu, putih, maupun dark chocolate, lalu ditaburi meses, kacang cincang, atau remahan biskuit.

Selain itu, donat dapat diisi dengan selai buah, krim custard, atau krim keju untuk pengalaman rasa yang lebih kaya. Whipped cream juga bisa menjadi pilihan topping yang ringan dan creamy, memberikan sensasi mirip es krim vanila. Kombinasi topping dan isian ini dapat disesuaikan untuk menciptakan donat yang unik dan menggugah selera, cocok sebagai camilan di berbagai kesempatan.

Tips Menyimpan agar Donat Awet dan Tidak Mengeras

Menyimpan donat dengan benar akan mempengaruhi tekstur donat, di mana teksturnya bisa mengeras. Dengan beberapa tips sederhana, donat dapat bertahan lebih lama tanpa kehilangan kualitasnya. Simak tipsnya:

  • Suhu Ruangan: Untuk konsumsi dalam 1-2 hari, simpan donat di wadah kedap udara pada suhu ruangan yang sejuk dan kering.
  • Kulkas: Jika ingin menyimpan lebih lama (3-4 hari), donat dapat disimpan di dalam kulkas dalam wadah kedap udara.
  • Freezer: Untuk penyimpanan jangka panjang (hingga 3 bulan), donat dapat dibekukan. Bungkus donat satu per satu dengan plastik wrap.
  • Hindari Kelembapan Berlebih: Kelembapan berlebih dapat membuat donat cepat basi atau lembek. Pastikan wadah penyimpanan kering dan bersih.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Apakah donat tanpa mentega bisa tetap empuk?

A: Ya, donat tanpa mentega bisa tetap empuk dengan penggunaan bahan pengganti dan teknik yang tepat.

Q: Apa pengganti mentega dalam adonan donat?

A: Pengganti mentega dalam adonan donat dapat berupa minyak goreng atau santan.

Q: Mengapa donat saya bantat meskipun sudah tanpa mentega?

A: Donat bisa bantat karena ragi yang tidak aktif, proporsi ragi yang tidak tepat, atau adonan kurang kalis.

Q: Berapa lama donat tanpa mentega bisa disimpan?

A: Donat tanpa mentega dapat disimpan di suhu ruangan selama 1-2 hari, di kulkas hingga 3-4 hari, dan di freezer hingga 3 bulan.

Q: Apa saja tips agar donat tanpa mentega mengembang sempurna?

A: Tips agar donat tanpa mentega mengembang sempurna meliputi penggunaan ragi aktif dan proses fermentasi yang cukup.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |