Liputan6.com, Jakarta - Cireng, singkatan dari "aci digoreng", merupakan camilan khas Sunda yang sangat populer di Indonesia. Terbuat dari adonan tepung tapioka, cireng digoreng hingga menghasilkan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam yang menggugah selera. Agar kualitasnya tetap terjaga, penting memahami trik simpan cireng agar tidak keras dan tetap enak saat digoreng ulang, sehingga cita rasa dan teksturnya tetap optimal saat disantap. Camilan ini digemari banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, sebagai teman santai atau kudapan di berbagai kesempatan.
Namun, seringkali muncul tantangan dalam menyimpan cireng agar kualitasnya tetap terjaga. Banyak yang mengeluhkan cireng menjadi keras, lembek, atau bahkan lengket setelah disimpan, terutama jika ingin digoreng ulang. Hal ini tentu mengurangi kenikmatan saat menyantapnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan metode penyimpanan yang tepat. Dengan cara yang benar, Anda bisa menikmati cireng dengan tekstur dan rasa terbaik kapan pun Anda mau, bahkan setelah disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.
1. Bentuk Cireng Terlebih Dahulu Sebelum Disimpan
Langkah pertama yang krusial dalam menyimpan cireng adalah memastikan bentuknya sudah stabil sebelum masuk ke proses pembekuan. Setelah adonan cireng diisi dan dibentuk sesuai keinginan, tata cireng-cireng tersebut di atas nampan yang permukaannya sudah ditaburi tepung tapioka atau maizena. Penaburan tepung ini berfungsi sebagai lapisan anti-lengket, mencegah cireng menempel satu sama lain saat proses pendinginan dan pembekuan awal.
Setelah ditata, biarkan cireng yang sudah dibentuk tersebut selama beberapa menit di suhu ruang. Proses ini penting untuk membiarkan permukaannya sedikit mengering dan bentuknya menjadi lebih kokoh. Dengan demikian, cireng tidak akan mudah berubah bentuk atau rusak saat dipindahkan ke wadah penyimpanan.
Apabila Anda berencana menyimpan cireng dalam jumlah besar, sangat disarankan untuk melakukan pembekuan awal secara individual atau yang dikenal dengan teknik flash freeze. Bekukan cireng satu per satu di nampan hingga permukaannya agak keras dan kaku. Setelah itu, barulah cireng-cireng beku tersebut dapat disusun dan ditumpuk dalam satu wadah penyimpanan tanpa khawatir akan saling menempel atau merusak bentuk aslinya.
2. Gunakan Wadah atau Plastik Kedap Udara
Kunci keberhasilan penyimpanan cireng agar tetap awet dan berkualitas adalah melindunginya dari paparan udara langsung. Oleh karena itu, simpanlah cireng dalam wadah tertutup rapat seperti stoples kedap udara atau plastik ziplock yang dirancang khusus untuk makanan. Wadah kedap udara akan mencegah adonan cireng cepat kering dan menyerap bau dari makanan lain yang ada di dalam kulkas atau freezer.
Saat menggunakan plastik ziplock, pastikan untuk mengeluarkan udara sebanyak mungkin dari dalamnya sebelum ditutup rapat. Udara yang terperangkap dapat menyebabkan pembentukan kristal es yang berlebihan, yang pada akhirnya bisa merusak tekstur cireng dan membuatnya menjadi lembek setelah digoreng. Proses ini juga membantu mempertahankan kesegaran cireng lebih lama.
Wadah yang tertutup rapat tidak hanya menjaga cireng dari bau tak sedap, tetapi juga melindunginya dari efek freezer burn, yaitu kondisi di mana makanan menjadi kering dan retak akibat paparan udara dingin yang ekstrem. Dengan perlindungan optimal ini, cireng dapat bertahan lebih lama di dalam freezer tanpa mengalami perubahan signifikan pada rasa maupun teksturnya.
3. Jangan Menumpuk Cireng Saat Masih Lunak
Salah satu kesalahan umum saat menyimpan cireng di freezer adalah menumpuknya ketika masih dalam kondisi lunak. Jika cireng ditumpuk saat belum beku sepenuhnya, mereka akan saling menempel erat dan sulit dipisahkan. Upaya memisahkannya bisa merusak bentuk cireng, bahkan membuatnya hancur.
Untuk menghindari masalah ini, sangat disarankan untuk menerapkan teknik pembekuan terbuka atau flash freeze. Caranya, tata cireng yang sudah dibentuk di atas nampan dengan sedikit jarak antar cireng, lalu masukkan ke dalam freezer hingga cireng benar-benar beku dan kaku. Proses ini memastikan setiap cireng beku secara individual.
Setelah cireng beku dan kaku, barulah Anda bisa mengemasnya dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock. Saat menata cireng beku dalam wadah, hindari menumpuknya terlalu padat. Beri sedikit ruang agar sirkulasi udara dingin tetap merata ke seluruh bagian cireng, sehingga proses pembekuan tetap sempurna dan cireng tidak saling menempel saat diambil untuk digoreng.
4. Bekukan dalam Freezer, Bukan di Chiller
Untuk penyimpanan jangka panjang dan menjaga kualitas cireng secara optimal, letakkan cireng di dalam freezer. Pastikan suhu freezer stabil minimal -18°C. Suhu dingin ekstrem ini efektif dalam mengawetkan tekstur dan rasa cireng mentah, memungkinkannya bertahan selama berminggu-minggu, bahkan hingga berbulan-bulan tanpa penurunan kualitas yang berarti.
Hindari menyimpan cireng di bagian chiller atau kulkas biasa. Suhu pada chiller tidak cukup dingin untuk proses pembekuan yang memadai, sehingga cireng berisiko cepat basi, lembek, atau berjamur. Penyimpanan di chiller hanya cocok untuk cireng yang akan segera diolah dalam waktu singkat, bukan untuk penyimpanan jangka panjang.
Beberapa ahli kuliner bahkan menyarankan teknik tambahan untuk penyimpanan yang lebih optimal. Anda bisa mengukus adonan cireng yang telah dicetak selama beberapa menit sebelum dibekukan. Proses pengukusan ini bertujuan untuk mengurangi kadar kelembapan dalam adonan. Setelah dikukus, biarkan cireng dingin sepenuhnya, lalu taburi sedikit tepung maizena pada permukaannya sebelum dibekukan. Ini akan membantu mencegah cireng saling lengket dan menjaga teksturnya.
5. Goreng Langsung dari Beku
Salah satu trik terbaik untuk menjaga kerenyahan cireng beku adalah menggorengnya langsung dari kondisi beku, tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu. Metode ini sangat efektif karena suhu dingin cireng akan membantu menciptakan kontras suhu yang ekstrem saat bersentuhan dengan minyak panas, menghasilkan bagian luar yang sangat renyah.
Menggoreng cireng langsung dari beku juga mengurangi risiko adonan menjadi lembek atau hancur. Jika cireng dicairkan di suhu ruang, kelembapan bisa menumpuk di permukaan, membuat cireng lebih mudah menyerap minyak dan menjadi kurang renyah. Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum cireng dimasukkan agar hasilnya maksimal dan tidak terlalu berminyak.
Apabila Anda memang ingin mencairkan cireng beku, disarankan untuk memindahkannya dari freezer ke chiller semalaman. Proses pencairan yang lambat di suhu dingin akan membantu menjaga tekstur cireng agar tidak terlalu lembek. Hindari mencairkan cireng di suhu ruang atau menggunakan air panas, karena hal ini dapat membuat cireng lembek, berisiko tumbuh bakteri, dan merusak tekstur aslinya.
6. Perhatikan Suhu Minyak dan Teknik Menggoreng
Suhu minyak memegang peranan sangat penting dalam menentukan hasil akhir cireng. Pastikan minyak dalam kondisi benar-benar panas sebelum Anda memasukkan cireng. Minyak yang kurang panas akan menyebabkan cireng menyerap terlalu banyak minyak, menjadikannya lembek dan berminyak, bukan renyah. Gunakan api sedang agar suhu minyak tetap stabil sepanjang proses penggorengan.
Hindari menggoreng cireng dalam jumlah terlalu banyak sekaligus dalam satu wajan. Memasukkan terlalu banyak cireng akan menurunkan suhu minyak secara drastis, yang kembali menyebabkan cireng menyerap banyak minyak dan matang tidak merata. Gorenglah cireng dalam porsi kecil agar suhu minyak tetap terjaga dan cireng bisa matang sempurna.
Selama proses penggorengan, bolak-balik cireng secara berkala agar matang merata di semua sisi dan tidak mudah gosong. Teknik ini memastikan cireng memiliki tekstur yang krispi di luar dan kenyal di dalam. Dengan memperhatikan suhu minyak dan teknik menggoreng yang tepat, Anda akan mendapatkan cireng yang sempurna, renyah, dan tidak keras.
People Also Ask (Q&A)
Q1: Berapa lama cireng mentah bisa disimpan di freezer?
A1: Cireng mentah dapat bertahan lama di freezer selama berminggu-minggu, bahkan bisa sampai berbulan-bulan jika disimpan dengan benar pada suhu stabil minimal -18°C.
Q2: Mengapa cireng bisa menjadi keras dan alot?
A2: Cireng bisa menjadi keras dan alot karena beberapa kesalahan, seperti salah takaran saat membuat biang, air yang digunakan untuk biang tidak mendidih, atau adonan terlalu banyak diuleni setelah sagu masuk. Selain itu, cara menggoreng yang salah, seperti minyak yang tidak cukup panas, juga bisa menyebabkan cireng keras.
Q3: Apakah cireng beku harus dicairkan dulu sebelum digoreng?
A3: Cireng beku bisa langsung digoreng tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu. Menggoreng langsung dari beku dapat membantu menjaga kerenyahan bagian luar dan mengurangi risiko adonan hancur.
Q4: Bagaimana cara mencegah cireng saling menempel saat disimpan di freezer?
A4: Untuk mencegah cireng saling menempel, bentuk cireng terlebih dahulu dan tata di atas nampan yang ditaburi tepung. Bekukan cireng satu per satu di nampan hingga agak keras (flash freeze) sebelum disusun dalam wadah kedap udara. Menaburi cireng dengan tepung tapioka atau maizena juga dapat membantu.
Q5: Apa yang menyebabkan cireng menyerap banyak minyak saat digoreng?
A5: Cireng dapat menyerap banyak minyak jika minyak tidak cukup panas saat menggoreng. Menggoreng dalam jumlah terlalu banyak sekaligus juga dapat menurunkan suhu minyak, sehingga cireng menyerap lebih banyak minyak. Selain itu, adonan yang terlalu lembek juga bisa menyebabkan cireng menyerap banyak minyak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514530/original/008841300_1772092959-Cara_menggoreng_Kacang_Mede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513880/original/077704900_1772075257-romjanaly-food-5981249_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514600/original/061129300_1772096027-Gemini_Generated_Image_p4ptp8p4ptp8p4pt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493135/original/068262800_1770195251-Sajian_sambal_goreng_tahu_tempe_kering_pedas_manis__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5287285/original/009160400_1752817773-Sate_ayam.__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5513544/original/071026400_1772020280-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_16.10.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472849/original/042010100_1768378152-telur_balado.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514417/original/048365700_1772089656-menu_sahur_tinggi_protein.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4380351/original/053669000_1680414292-Permintaan-Dodol-Betawi-Meningkat-Dua-Pekan-Jelang-Lebaran-2023-merdeka-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514412/original/096613000_1772089527-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514479/original/042410000_1772091773-cropped-aa03754a-1daa-4bf8-8188-70b5919e2bd6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514152/original/097193900_1772081929-unnamed__82_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419961/original/009082400_1763716390-sayur1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/929550/original/012303600_1436945457-makanan-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507795/original/044111600_1771552982-Menu_Sahur_Minimalis_Tapi_Bikin_Kenyang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514213/original/071980900_1772083752-meghan_markle5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514053/original/098225700_1772079444-Christophe_Leribault.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134895/original/015607700_1590130483-images_Kue_Kering_48.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513861/original/053800800_1772074160-cropped-61cc4291-61db-4f10-b764-65f421f9af4f.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)