Liputan6.com, Jakarta - Selalu ada saja terobosan dihadirkan dari dunia kecantikan. Salah satu operasi kecantikan ekstrem bahkan menjadi tren yang berkembang di New York. Operasi kecantikan itu menjanjikan bisa mengencangkan kembali area leher bagi pasiennya.
Desainer Elle Rabinowitz termasuk yang mengikuti perkembangan tersebut. Sejak musim gugur lalu, ia mulai menyadari perubahan signifikan pada penampilannya, yakni kulit di area leher yang mulai mengendur, dipengaruhi oleh faktor usia serta penurunan berat badan signifikan hingga 55 pon setelah mengonsumsi obat GLP-1.
Di usia 64 tahun, ia pun memutuskan untuk mengambil langkah besar demi mengembalikan kepercayaan dirinya, melansir New York Post, Jumat, 10 April 2026. Keputusan itu membawanya pada prosedur estetika besar, Elle menghabiskan hampir USD 100.000 (setara Rp1,7 miliar) untuk menjalani operasi pengencangan wajah sekaligus pengecilan kelenjar air liur, sebagai upaya memperbaiki tampilan wajah dan lehernya.
"Saya melakukan panggilan video setiap hari untuk pekerjaan, dan saya benci berada di depan kamera karena leher saya terlihat mengerikan," kata warga Gramercy kepada The Post. "Dan orang-orang mulai melihat saya dan berkata, kamu terlihat marah sepanjang waktu. Padahal saya tidak marah, saya hanya semakin tua."
Ia pun mulai menyadari bahwa perubahan tersebut tak bisa lagi diabaikan. "Saya mulai berpikir, oke, saya benar-benar harus melakukan sesuatu tentang ini."
Prosedur yang dipilih Rabinowitz tergolong komprehensif. Ia menjalani facelift bidang dalam, yang dikombinasikan dengan pengangkatan alis dan blefaroplasti. Sebagai tahap puncak, ia juga mengencangkan bidang dalam leher disertai dengan pengangkatan kelenjar submandibular.
Prosedur Kecantikan Invasif
Area leher merupakan salah satu fokus penting dalam operasi kosmetik, karena sangat memengaruhi tampilan keseluruhan wajah dan sering kali menjadi bagian yang paling cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan. Di tengah tren perlawanan terhadap penuaan yang kini tak hanya digeluti kalangan dewasa, bahkan remaja, prosedur pengangkatan kelenjar submandibular mulai menarik perhatian.
Meski semakin populer sebagai inovasi terbaru dalam dunia estetika, tindakan ini juga memicu perdebatan karena sifatnya yang cukup invasif. Prosedur ini merupakan bentuk pengurangan invasif pada kelenjar ludah, jaringan seukuran kenari yang terletak di bawah dasar mulut dan berperan menghasilkan sekitar 70 persen air liur tanpa rangsangan yang dilakukan semata untuk tujuan estetika.
Demi mendapatkan kontur leher yang lebih tegas, terutama di kalangan elit New York, para profesional medis terlatih seperti ahli bedah plastik wajah Park Avenue, Dr. Sean Alemi, mengangkat sebagian kelenjar tersebut dalam rangkaian operasi peremajaan. Tindakan ini memberikan efek kekencangan tambahan pada area leher, sehingga menciptakan tampilan dagu dan garis rahang yang lebih tajam dan terdefinisi.
Daftar Tunggu Sampai 6 Bulan
Alemi, yang memiliki pelatihan khusus dalam prosedur kompleks ini, mengungkapkan bahwa pengangkatan kelenjar submandibular kini menjadi bagian penting dalam operasi facelift dan pengencangan leher yang ia lakukan. Menurutnya, kedua prosedur tersebut idealnya dikerjakan secara bersamaan untuk menghasilkan tampilan yang lebih harmonis dan menyatu.
Alemi telah menangani sekitar 250 pasien yang berhasil mendapatkan jadwal di klinik mewahnya, dengan daftar tunggu yang mencapai enam bulan. Tingginya permintaan ini mencerminkan eksklusivitas sekaligus popularitas prosedur yang ia tawarkan. Biaya untuk rangkaian tindakan tersebut pun tidak murah, dibanderol mulai dari USD 70.000 (sekitar Rp1,2 miliar).
Meski demikian, Alemi menegaskan bahwa prosedur pengangkatan kelenjar tidak ditawarkan sebagai perawatan terpisah. Artinya, pasien tidak bisa hanya datang untuk menjalani tindakan tersebut saja. Proses yang memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit ini merupakan bagian tambahan dari operasi wajah dan leher yang berlangsung sekitar empat jam, sehingga hasil akhirnya terlihat lebih menyeluruh dan harmonis.
"Ini adalah prosedur yang dirancang secara khusus,” tegas Alemi, seorang ahli THT. "Kami mengevaluasi anatomi setiap pasien dengan sangat detail. Prosesnya melibatkan penanganan hingga ke bagian terdalam leher, tepatnya di bawah otot platysma, di mana terdapat berbagai struktur penting yang harus diperiksa, diraba, dan dalam beberapa kasus juga ditangani."
Picu Pro Kontra di Kalangan Dokter
Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari sebagian kalangan medis. Berdasarkan survei dari Aesthetic Society, organisasi yang beranggotakan lebih dari 5.000 ahli bedah plastik bersertifikat, sebanyak 89 persen dari 60 spesialis facelift memilih menghindari prosedur ini. Alasan utamanya adalah kekhawatiran terhadap risiko bagi pasien, dengan 78 persen responden menilai tindakan tersebut hampir selalu tidak dapat diterima.
Seperti prosedur bedah lainnya, pengangkatan kelenjar submandibular juga berisiko dengan efek samping yang umum meliputi pembengkakan, pendarahan, dan memar. Namun, dalam kasus yang lebih jarang, dapat terjadi komplikasi seperti infeksi, cedera saraf sementara hingga kelumpuhan, fistula saliva (kebocoran air liur abnormal), xerostomia atau mulut kering, serta pengerasan pada area leher.
"Para ahli bedah yang tidak merekomendasikan reseksi memperkirakan tingkat komplikasi berkisar antara 0,01--30 persen," demikian disebutkan dalam laporan tersebut. Meski begitu, laporan yang sama juga mengakui bahwa seiring meningkatnya pengalaman, risiko komplikasi cenderung menurun, dan prosedur menjadi lebih efektif serta dapat diprediksi.
Beruntung, Rabinowitz yang menjalani prosedur bersama Alemi pada September lalu hanya mengalami pembengkakan ringan pascaoperasi. Seperti kebanyakan pasien lainnya, ia meninggalkan ruang operasi dengan balutan perban dan mendapat instruksi untuk sementara menghindari aktivitas fisik berat, serta menahan diri dari mengonsumsi makanan tertentu selama beberapa minggu pertama masa pemulihan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554656/original/002608800_1776085968-063_2271131980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5553692/original/050981700_1776025650-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_02.15.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554106/original/045644100_1776059683-Rekomendasi_Tempat_Makan_Enak_di_Cawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554403/original/095297900_1776069465-unnamed_-_2026-04-13T153429.457.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554371/original/099750900_1776068929-katy_perry4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554420/original/017496200_1776070086-Gemini_Generated_Image_s1i1h2s1i1h2s1i1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554383/original/032901000_1776069149-Gemini_Generated_Image_2yqeug2yqeug2yqe.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488119/original/060860000_1769730564-Screenshot__174_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490644/original/060693700_1770019429-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554274/original/031919400_1776065209-HKTB260201_HK_Mega8_Campaign_banner_R1h_EN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419947/original/082648600_1763716280-rawon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554163/original/059294500_1776061507-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553945/original/055210800_1776054905-Klangen_Coffee___Resto_-_Dea_Syanti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554018/original/072087200_1776057357-Depositphotos_816750580_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553796/original/000202800_1776048570-cropped-58fd9b18-7ebe-4c1c-a986-64682071e9cf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553967/original/021168000_1776055632-Andaliman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553907/original/031757200_1776053867-Membuat_Semur_Daging_Pakai_Magic_Com.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554019/original/023962800_1776057371-ganti_botol_parfum_202604101127.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4795319/original/019351400_1712300824-onde_ketawa_ig__erni_mrs.purnomo.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447392/original/016928700_1765955994-Kue_Palm_Cheese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)