Tiket Pameran Busana Ratu Elizabeth II Laris Manis, Hadirkan Gaun Couture Tertua Berusia 92 Tahun

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Tahun ini, Ratu Elizabeth II bakal genap berusia satu abad. Memperingati hari kelahiran Ratu Inggris terlama sepanjang sejarah itu, Istana Buckingham bakal menggelar pameran busana yang bertajuk Queen Elizabeth II: Fashion and Style.

Pameran itu akan berlangsung pada 10 April hingga 18 Oktober 2026. Tiket masuk pameran dua minggu pertama dilaporkan sudah habis terjual.

Mengutip The Sun, Kamis (9/4/2026), lebih dari 300 barang favorit ibunda Raja Charles III itu akan dipamerkan dengan sebagian besar item belum pernah dipamerkan sebelumnya. Salah satunya adalah pakaian Elizabeth saat masih bergelar putri.

Busana itu adalah salah satu busana couture tertua yang masih tersimpan di lemari pakaiannya. Gaun itu terbuat dari kain lame perak yang dirancang oleh Edward Molyneux. 

Pertama kali dikenakan Putri Elizabeth saat berusia delapan tahun. Ia bertugas sebagai salah satu pengiring pengantin di pernikahan pamannya, Duke of Kent, dengan Putri Marina dari Yunani pada 1934.

Koleksi busana Ratu Elizabeth II lain yang akan ditampilkan adalah serangkaian rancangan Norman Hartnell. Desainer itu menjadi perancang busana paling berpengaruh bagi sang ratu selama tiga dekade sejak 1940an.

Hartnell merancang busana couture untuk Elizabeth sejak masih bergelar putri. Ia juga dipilih untuk merancang gaun pernikahan Elizabeth pada 1947 dan gaun penobatannya pada 1953.

"Selama masa pemerintahan Ratu Elizabeth II yang sangat panjang, gaya khasnya langsung dikenali di seluruh dunia, memperkuat industri mode Inggris dan memengaruhi generasi desainer dan perancang busana," kata kurator pameran Caroline de Guitaut, dikutip dari laman Royal Collection Trust, penyelenggara pameran.

Koleksi Busana Malam dan Busana Diplomatik

Pameran tersebut juga menghadirkan sederet koleksi busana malam sang ratu. Pengunjung akan melihat koleksi yang mencerminkan evolusi tren mode sepanjang masa dari perempuan yang bertahta selama 70 tahun 214 hari, seperti gaun berrok krinolin era 1950-an karya Norman Hartnell dan Hardy Amies hingga gaun bermotif cerah dan mengalir karya Ian Thomas yang menangkap kemewahan santai era 1970-an.

Mengutip Royal Collection Trust, pameran itu juga akan mengeksplorasi penggunaan lambang dan warna yang signifikan secara diplomatik oleh Ratu dalam lemari pakaiannya untuk tur luar negeri, seperti yang ditunjukkan dalam gaun putih cerdik yang dirancang oleh Norman Hartnell untuk Perjamuan Kenegaraan pada 1961 di Karachi, yang menggabungkan warna nasional Pakistan melalui lipatan hijau zamrud dramatis yang mengalir di bagian belakang.

Di tahun-tahun terakhirnya, Ratu Elizabeth menjadi sama dikenalnya karena gaya kasualnya dan penjahitan Inggris klasik seperti halnya gaun-gaun couture-nya. Mulai dari jaket berkuda yang dipotong dengan sempurna hingga rok tartan dan jilbab sutra, pengunjung akan melihat contoh-contoh gaya praktis sehari-hari yang belum pernah dipamerkan sebelumnya, yang terus menginspirasi para desainer kontemporer hingga saat ini.

Perilisan Buku Busana Ratu Elizabeth II

Pameran itu akan disertai perilisan buku berjudul Queen Elizabeth II: Fashion and Style, yang ditulis oleh de Guitaut, Surveyor Karya Seni Raja, dan menampilkan kontribusi dari para pakar dan desainer mode, yang akan menilai dampak gaya Elizabeth dan perannya dalam mempromosikan mode Inggris.

Mengutip People, Kamis, 24 Juli 2025, Elizabeth yang meninggal dunia pada September 2022 telah mengumpulkan arsip busana yang tidak tertandingi, mulai dari busana formal hingga kasual, tas tangan, serta aksesori. Rangkaiannya dianggap sebagai koleksi terpenting yang masih ada selama hampir sepuluh dekade hidupnya.

Harta karun ini akan dipamerkan bersama sketsa desain, sampel kain, dan korespondensi tulisan tangan, menawarkan wawasan di balik layar tentang cara mendandani mendiang nenek Pangeran William. Pameran ini akan diadakan di Galeri Raja, Istana Buckingham.

Sementara, Elizabeth lahir pada 21 April 1926 pukul 02.40 dini hari waktu setempat. Ia lahir di kediaman orangtua dari pihak ibunya, Earl dan Countess of Strathmore yang terletak di 17 Bruton Street, Mayfair, London.

Masa Kecil Elizabeth II

Mengutip kanal Global Liputan6.com, Ratu Elizabeth II merupakan anak pertama dari pasangan Duke and Duchess of York, yang kemudian naik takhta sebagai Raja George VI dan Ratu Elizabeth. Semuanya berubah pada Desember 1936 ketika pamannya – Raja Edward VIII – turun takhta, menjadikan ayahnya sebagai raja, dan penerus takhta berikutnya.

Saat itu, Putri Elizabeth muda berada di urutan ketiga dalam garis suksesi takhta, setelah Edward, Pangeran Wales Edward Albert Christian George Andrew Patrick David atau yang dikenal dengan nama pangeran Edward (yang kelak menjadi Raja Edward VIII), serta ayahnya sendiri, Duke of York.

Dalam laporan yang dikutip dari royal.uk pada Senin, 21 April 2025, disebutkan bahwa Putri Elizabeth II muda dibaptis dengan nama lengkap Elizabeth Alexandra Mary di Istana Buckingham pada 29 Mei 1926. Nama lengkapnya diambil dari nama ibunya (Elizabeth), serta dua nama tengah yang diambil dari buyut pihak ayah, Ratu Alexandra, dan neneknya, Ratu Mary. Prosesi pembaptisan berlangsung secara privat di kapel Istana Buckingham.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |