Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kasus pencurian oleh petugas British Museum menginspirasi sebuah buku yang akan segera terbit. Petugas itu diketahui mencuri lebih dari 300 karya seni, menjualnya di pasar barang antik sebelum akhirnya tertangkap basah.
Nigel Peverett, nama petugas itu, bekerja di Departemen Cetakan dan Gambar museum sejak awal 1970an. Ia menjadi 'pengunjung tetap' museum hingga suatu hari di bulan April 1992, ia tertangkap basah keluar dari museum dengan membawa 35 karya senilai 5.000 pound sterling (sekitar Rp113 juta).
Polisi yang menindaklanjuti kasus percobaan pencurian itu lalu menggeledah rumah Peverett di Kent. Mereka menemukan 169 karya lainnya yang diperkirakan bernilai 27 ribu pound sterling (Rp610,3 juta). Peverett akhirnya mengakui telah mencui 150 karya lain yang telah dijualnya.
Modus yang digunakannya, ia mengambil karya seni antik, terkadang masuk ke British Museum dengan satu tas dan 'keluar dengan empat tas'. Ia menggunakan pisau cukur, mengikis nomor katalog museum, atau memotongnya menjadi lebih kecil, sebelum menjualnya melalui seorang pedagang di pasar barang antik Portobello Road.
Kisah pencurian tersebut menjadi inti cerita buku terbaru sejarawan Barnaby Phillips yang akan segera terbit, The African Kingdom of Gold. Buku itu bercerita tentang harta karun yang dicuri. Dinyatakan bahwa pencurian Peverett dicatat oleh museum setelah terungkap, dan upaya dilakukan untuk memulihkan karya seni yang dicuri.
Upaya Pengembalian Karya Seni yang Dicuri ke Museum
Pada November 1992, British Museum berhasil memulihkan 55 karya yang dicuri yang dijual secara ilegal. Namun, setidaknya 95 karya diyakini masih belum ditemukan lantaran banyak yang dijual tunai kepada pembeli yang tidak dikenal.
Peverett dituntut pada saat itu, mengalami gangguan saraf, dan kemudian mencoba bunuh diri. Ia dirawat di rumah sakit jiwa selama enam minggu, dan menerima hukuman percobaan.
Mengutip The Telegraph, kasus pencurian itu menjadi catatan kelam tentang keamanan museum. Dalam risalah rapat dengan para pengurus museum pada waktu itu menunjukkan bahwa hal itu menyebabkan skandal di lembaga Bloomsbury, dengan para pejabat menyampaikan kekhawatiran tentang keamanan yang 'tidak memadai' dan kemudian memperkenalkan pemeriksaan wajib tas saat masuk dan keluar gedung museum, serta CCTV.
Catatan rapat dewan pengawas menyatakan, "Jelas bahwa pencurian yang dilakukan Tuan Peverett berskala besar dan telah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, dan ada kekhawatiran bahwa lebih banyak dari 300 cetakan yang telah diakuinya telah dicuri."
Kasus Pencurian Berulang di British Museum
Dalam sebuah email kepada The Independent, juru bicara British Museum mengonfirmasi kasus pencurian yang disebut 'terjadi beberapa dekade yang lalu'. "Dan individu tersebut ditangkap dan dituntut pada saat itu."
"Pencurian sayangnya akan selalu menjadi risiko bagi setiap museum, dan karena alasan ini, kami sangat serius dalam menjaga keamanan koleksi. Selain langkah-langkah keamanan, menyebarluaskan koleksi ini ke khalayak luas adalah cara lain yang menurut kami membuatnya lebih aman, dan pada 2023, kami berkomitmen untuk mendigitalisasikannya sepenuhnya dalam waktu lima tahun."
Tapi, pada 2023, kasus pencurian koleksi British Museum terjadi lagi. Terungkap sejumlah barang yang berasal dari 1500 SM telah dicuri sebelum dijual secara online. Museum tersebut memecat Peter Higgs, kurator budaya Mediterania, atas pencurian tersebut.
Peverett meninggal pada 2023. Dalam buku tersebut, Phillips menceritakan pertemuannya dengan keluarga Peverett di Kent, yang menggambarkan sosok pria yang "menawan tetapi ceroboh", yang mencintai seni dan musik klasik, tetapi "benar-benar tidak bertanggung jawab dan tidak becus dalam hal keuangan", bahkan pernah membakar Porsche dalam skema penipuan asuransi. Keluarga Peverett juga mengklaim bahwa ia diizinkan untuk tetap menerima pensiun dari British Museum.
Pengakuan Pedagang Barang Antik soal Penjualan Karya Curian
Sementara, pedagang yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan kepada The Telegraph bahwa ia masih marah karena telah ditipu, terutama karena ia harus memberikan kompensasi kepada para pembelinya.
"Itu merugikan saya banyak sekali. Itu meninggalkan rasa yang sangat tidak enak," ujarnya
Ia mengaku tidak punya alasan untuk meragukan Peverett dan klaimnya yang “sangat masuk akal” bahwa ia memperoleh karya-karya yang ditawarkannya itu milik seorang kolektor di Kent. Karya seni itu sebagian besar berbentuk oval atau lingkaran yang berasal dari sekitar 1780 hingga 1810, dengan subjek seperti para dewi atau musim.
"Saya kira dia mencurinya karena ukurannya lebih kecil," sambungnya.
Pedagang itu menjualnya dengan harga antara £10 hingga £30 (Rp226 ribu hingga R 677,6 ribu). "Itu bukan uang yang besar karena semuanya rusak," katanya.
Setelah kejadian itu, ia menghubungi para pembelinya. Tetapi banyak di antaranya adalah turis yang tidak memberikan nama mereka.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521104/original/003557200_1772680250-Gemini_Generated_Image_cjncntcjncntcjnc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769489/original/050718400_1710220025-WhatsApp_Image_2024-03-12_at_11.51.03_69ca1683.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520870/original/007373800_1772662759-rempeyek_ebi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521059/original/003316300_1772678767-unnamed__83_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5247905/original/071767500_1749549146-Depositphotos_23882955_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518313/original/004690100_1772505360-influencer_brasil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4897331/original/044409800_1721550149-IMG_1161.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517953/original/094384000_1772445379-Meriam_Buka_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799575/original/075150300_1712765385-Screenshot__658_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459225/original/072527700_1767156863-ikan_gurame3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477057/original/013694500_1768807682-1222.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475506/original/077594900_1768623858-Gemini_Generated_Image_rao2bcrao2bcrao2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518855/original/074438900_1772521709-agnezmo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520072/original/013932500_1772605622-unnamed__53_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520280/original/091866400_1772611562-camilan_pisang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520000/original/043868000_1772603648-Gemini_Generated_Image_c39s4c39s4c39s4c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520081/original/083180600_1772606549-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4986394/original/025949400_1730353462-newsOg_2024_7_14_1720976298404-4uxrn.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520316/original/024424600_1772612170-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_13.54.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3132930/original/017755800_1589895984-gambar-ketupat-vektor-31231312.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347724/original/003956200_1757731932-Gemini_Generated_Image_ckz5packz5packz5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)