Taylor Swift dan Travis Kelce Tunangan, Harga Dekorasi Bunga bak Negeri Dongeng Tembus Rp619 Juta

3 days ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Travis Kelce menghadirkan nuansa bak negeri dongeng saat melamar Taylor Swift. Para penggemar mengaku terpukau dengan semua bunga yang dibutuhkan untuk membuat suasananya jadi seindah mungkin.

Namun, detail yang memukau cenderung membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Seorang ahli memperkirakan total bujet dekorasi lamaran kedua bintang ini mencapai 38 ribu dolar Amerika (sekitar Rp619 juta).

Mengutip People, Rabu (27/8/2025), Ashley Greer, seorang penjual bunga dan pemilik Atelier Ashley Flowers, yang mengerjakan pohon Natal Gedung Putih Obama, merinci biaya tersebut. Itu termasuk jenis bunga yang digunakan dan struktur apa yang dibutuhkan untuk mewujudkannya.

Menggambarkan suasana tersebut sebagai "taman ajaib," Greer menyoroti sejumlah bunga yang digunakan untuk dekorasi indah tersebut, termasuk willow, ivy, dan mawar. "Rangkaiannya mengambil citra dari begitu banyak lagu Taylor Swift, sebuah pemandangan taman ajaib nan indah yang dibangun di tengah pepohonan hutan Agustus," sebut dia.

Aksesori dan Tempat Taylor Swift Dilamar

Greer menambahkan, tanaman hijau seberat 363kilogram (kg) dibutuhkan untuk mencapai tampilan ini, juga 1,2 ribu mawar dan setidaknya seribu bunga lain. Rangkaiannya berpusat di sekitar arboretum berkubah setinggi enam meter, dengan susunan logam yang ditutupi umbi-umbian smilax, lumut, dan tanaman merambat dengan mawar taman, anemon, mawar, lili, dan lilin yang terjalin menawan.

Menurutnya, struktur seperti ini biasanya berharga antara 18 ribu─30 ribu dolar Amerika (sekitar Rp293─489 juta), tergantung pada perusahaan bunga dan lokasi pemasangannya. Dua pot beton besar yang terlihat di foto-foto tersebut diisi hydrangea limelight, mawar, delphinium, dan lili.

Bunga-bunga di setiap guci, sebut Greer, kemungkinan dihargai antara seribu sampai tiga ribu dolar Amerika (sekitar Rp16 juuta─Rp48 juta). Untuk instalasi di tanah, material yang dibutuhkan juga bermacam-macam.

Cincin Tunangan

Terdapat batu besar, batu sungai, tanaman, peony duchess putih, scabiosa putih, pakis, dan mawar, sementara boxwood dan lili digunakan untuk membingkai jalan setapak di padang rumput. Instalasi di tanah, menurut Greer, kemungkinan menelan biaya antara empat ribu sampai lima ribu dolar Amerika (sekitar Rp65 juta─Rp81 juta).

Melampaui semata dekorasi, cincin tunangan Swift tentu maju sebagai bintang utama. Mengutip People, Kelce melamarnya dengan sebuah cincin rancangannya bersama Kindred Lubeck di Artifex Fine Jewelry.

Ia memilih cincin berlian Old Mine Brilliant Cut dengan pita emas, yang dipamerkan Swift dalam foto pengumuman pertunangannya. Sambil berpose untuk foto mesra dengan calon tunangannya, Swift mengangkat cincinnya untuk difoto close-up.

Meski Kelce dan Lubeck belum memberi banyak detail, sejumlah ahli perhiasan telah membahas beberapa poin aksesori baru Swift ini.

Harga Cincin Taylor Swift

Hannah Florman, seorang ahli perhiasan yang berspesialisasi dalam cincin pertunangan mewah yang dibuat khusus, mengatakan bahwa ia yakin berlian pada cincin tersebut bisa mencapai sekitar delaan karat dengan harga yang cukup tinggi karena batu dari tambang tua, yang membuatnya antik.

Ia mengatakan, "Batu antik berwarna tinggi sangat langka. Karena teknologi yang tersedia saat itu, batu-batu sering dipotong dengan cara yang menghasilkan tingkat warna lebih rendah, jadi saya membayangkan pengadaan batu dengan kualitas dan ukuran seperti ini menyebabkan biaya yang membengkak."

Ann Grimmett, Wakil Presiden Pemasaran di Jared Jewelers, setuju dengan perkiraan ukuran berlian tersebut, mengatakan bahwa berlian tersebut bisa berkisar antara tujuh hingga sembilan karat. Harganya, sebut dia, antara 250 ribu sampai 500 ribu dolar Amerika (sekitar Rp4 miliar─Rp8 miliar).

Foto Pilihan

Penari Reog Ponorogo dari Sedulur Warok Ponorogo Bekasi beraksi saat pembukaan acara Parade Wastra Nusantara 2025 yang di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025). (KapanLagi.com/Budy Santoso)
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |