Semarang Segera Punya Hotel Berkonsep Portal Lintas Waktu, Barang Antik Tak Sekadar Pajangan

1 day ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Semarang bakal memiliki hotel baru pada kuartal ketiga 2026. Konsep yang diusung juga tak biasa, yakni portal lintas waktu, dengan ruang-ruang publik menampilkan kekayaan historis, sementara area privat menawarkan ketenangan dan kenyamanan kontemporer.

Hotel itu merupakan tonggak penting dalam pengembangan merek KoenoKoeni sebagai destinasi hospitality yang mengangkat nilai budaya di Jawa Tengah. Acara topping-off KoenoKoeni Hotel Semarang telah berlangsung pada 27 Januari 2026.

Terletak di jantung Pulau Jawa, Semarang menjadi lokasi strategis yang kaya akan sejarah serta menjadi gerbang menuju berbagai destinasi budaya utama seperti Yogyakarta, Borobudur, dan Surakarta. Kota ini sejatinya menjadi rumah bagi KoenoKoeni, sejalan dengan semangat yang dibawa oleh KoenoKoeni dalam merayakan warisan budaya.

"Bagi kami, benda antik bukan sekadar untuk dilihat, tetapi untuk dikenali dan dimaknai. Di dalamnya tersimpan nilai, keterampilan, dan cerita lintas generasi. Melalui KoenoKoeni Hotel Semarang, kami ingin menghadirkan ruang di mana para tamu dapat merasa dekat dengan masa lalu dan membawa pulang pengalaman yang berkesan," ujar manajemen KoenoKoeni Hotel Semarang.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, awal pekan ini, hotel itu akan berisi 11 kamar dengan dua kategori kamar berbeda. Terdiri dari Deluxe Room seluas 35 meter persegi dan Executive Room seluas 70 meter persegi dengan pemandangan kota, Gunung Ungaran, hingga garis pantai yang memukau.

Berawal dari Kafe Galeri

Fasilitas hotel meliputi restoran all-day dining Roepa Rasa, kafe lobi Sapa Rasa, serta rooftop restaurant & bar Soeara Langit dengan pemandangan panorama kota. Fasilitas pendukung lainnya mencakup ruang pertemuan dan acara, kolam renang indoor, spa, pusat kebugaran, area bermain anak, layanan valet parking 24 jam, serta stasiun pengisian kendaraan listrik.

KoenoKoeni sebelumnya dikenal sebagai sebuah kafe galeri di Semarang yang menjadi ruang berbagi koleksi benda-benda antik bernilai historis. Setiap koleksi yang dihadirkan tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga membawa narasi tentang proses, keterampilan, dan perjalanan lintas generasi.

Konsep yang sama diadopsi dalam pengembangan hotel yang dikategorikan sebagai small luxury hotel. Pihak KoenoKoeni mengedepankan pendekatan desain yang berorientasi pada pengalamanan, keramahan khas Indonesia, serta estetika modern yang berkelas.

"Kehadirannya diharapkan menjadi ruang bagi para tamu untuk berhenti sejenak, berimajinasi, dan terhubung dengan sejarah serta budaya yang membentuk Semarang dan sekitarnya," kata manajemen KoenoKoeni Hotel Semarang.

Taman Hiburan di Semarang dan Sekitarnya

Semarang yang awalnya dikenal hanya sebagai kota transit kini berubah menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan beragam pilihan tempat untuk dikunjungi. Konsepnya pun beragam, tapi mayoritas berada di luar pusat kota Semarang, seperti Saloka Theme Park yang dikenal sebagai taman hiburan terbesar di Jawa Tengah yang dirancang khusus untuk liburan keluarga lintas usia.

Lokasinya berada di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan konsep wahana tematik yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan unsur budaya lokal. Area taman dibagi ke dalam beberapa zona, termasuk zona khusus anak-anak dengan wahana berkecepatan rendah, area keluarga, hingga wahana ekstrem untuk remaja dan dewasa, sehingga satu lokasi dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh anggota keluarga. Tiket masuknya berkisar Rp120.000–Rp150.000 tergantung hari kunjungan.

Ada pula Wonderia yang merupakan taman rekreasi keluarga. Terletak di tengah Kota Semarang dan mudah dijangkau dari berbagai arah, tempat ini menawarkan wahana permainan klasik seperti bianglala, komidi putar, kereta mini, dan permainan anak lainnya yang dirancang aman untuk usia dini. Tiket masuknya sekitar Rp25.000 per orang.

Wisata Murah Meriah di Semarang

Tetapi jika isi kantong terbatas, tapi tetap ingin liburan, Semarang menyediakan beragam destinasi yang bisa dikunjungi dengan isi kantong pas-pasan. Salah satunya Kampung Batik Semarang yang menawarkan pengalaman wisata budaya yang edukatif dan ramah keluarga.

Anak-anak dapat melihat langsung proses pembuatan batik tradisional, mulai dari pola hingga pewarnaan.  Tiket masuknya gratis, tapi Anda harus mengendalikan diri bila melihat barang yang lucu-lucu jika kondisi kantong tak memungkinkan.

Kota Lama Semarang juga bisa jadi opsi. Deretan bangunan bergaya Eropa, jalanan yang relatif ramah pejalan kaki, serta ruang terbuka menjadikan kawasan ini cocok untuk wisata santai bersama anak. Keluarga dapat berjalan kaki sambil mengenalkan anak pada sejarah kota, arsitektur kolonial, serta perubahan fungsi bangunan dari masa ke masa. Sebagian besar area dapat diakses gratis.

Berikutnya adalah kompleks klenteng bersejarah Sam Poo Kong. Destinasi ini sering dikunjungi keluarga untuk mengenalkan anak pada sejarah pelayaran Laksamana Cheng Ho serta peran budaya Tionghoa dalam perkembangan kota Semarang. Area klenteng yang luas memungkinkan keluarga berjalan dengan nyaman sambil mengamati bangunan dan ornamen khas yang sarat makna sejarah. Tiketnya hanya berkisar Rp10.000--Rp20.000.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |