Liputan6.com, Jakarta - Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melarang dua perusahaan yang beroperasi di alur Sungai Mahakam beroperasi. Hal itu sebagai bagian dari ikhtiar menyelamatkan pesut mahakam (Orcaella brevirostris) yang populasinya makin menyusut, hanya tersisa 66 ekor di habitat alaminya.
Perusahaan pertama yang dilarang beroperasi adalah PT GBE. Berdasarkan hasil pengawasan, perusahaan itu ditemukan melaksanakan konstruksi jett tanpa dilengkapi persetujuan lingkungan. Perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan dan penjualan batu bara tersebut langsung ditindak tegas dengan dilakukan penghentian seluruh kegiatan operasionalnya.
Berikutnya adalah PT ML. Berdasarkan hasil pengawasan, perusahaan itu dinilai melanggar aturan karena tidak memiliki persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk lokasi kegiatan penempatan dan penambatan Coal Transhipment Barge (CTB).
Perusahaaan tersebut tidak memiliki dokumen serta persetujuan lingkungan atas kegiatan penempatan dan penambatan CTB I dan CTB II yang telah dilaksanakan. Serupa dengan PT GBE, PT ML yang bergerak di bidang ship to ship tersebut langsung ditindak tegas dengan penghentian seluruh kegiatan operasionalnya.
"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum lingkungan hidup guna memastikan setiap kegiatan pada area sungai dengan habitat asli pesut dilaksanakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, demi melindungi kelestarian lingkungan hidup termasuk mamalia asli Kalimantan Timur yaitu Pesut Mahakam," ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Rabu (11/2/2026).
Pesut Mahakam Hanya Tersisa 66 Ekor
Hanif meminta agar seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, akademisi, komunitas lokal, organisasi konservasi, hingga seluruh masyarakat terus melindungi keberadaan pesut mahakam, sesuai porsinya dan kewenangan masing-masing. Itu termasuk edukasi publik, pemantauan populasi, kampanye pengurangan pencemaran, serta dorongan penerapan praktik perikanan yang lebih ramah satwa.
Sebelumnya, sebagai satwa endemik Sungai Mahakam, perlindungan negara atas keberadaan Pesut Mahakam terbukti belum memadai. Menurut data pemantauan terbaru hingga Februari 2026, hanya tersisa sekitar 66 ekor mamalia air tawar itu di sungai terbesar di Kalimantan Timur.
"Kondisi pesut kita sangat memprihatinkan karena populasinya kini hanya tinggal sekitar 66 ekor saja," ujar Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, usai meninjau lapangan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke kawasan konservasi pesut di Kabupaten Kutai Kartanegara, dikutip dari Antara, Senin, 9 Februari 2026.
Penyebab Menyusutnya Populasi Pesut Mahakam
Rasio menjelaskan bahwa penurunan populasi pesut dipicu kerusakan habitat yang masif akibat tumpang tindihnya aktivitas manusia dan industri. Beberapa ancaman utama yang diidentifikasi meliputi alih fungsi lahan dan pembukaan lahan di area hulu, aktivitas pertambangan batu bara yang berdampak pada kualitas air dan padatnya lalu lintas transportasi sungai, terutama tongkang batu bara yang diduga mengganggu navigasi dan habitat kritis pesut.
"Kita harus mengantisipasi berbagai ancaman ini secara komprehensif, baik yang bersumber dari kegiatan korporasi maupun aktivitas masyarakat di sepanjang aliran Sungai Mahakam," ujar pria yang akrab disapa Roy itu.
KLH menekankan bahwa penyelamatan pesut memerlukan kolaborasi lintas sektor bersama KKP, pemerintah daerah, dan otoritas transportasi. Tujuannya adalah memastikan aktivitas ekonomi di sungai tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem pesut.
Pemerintah juga berjanji akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti merusak habitat satwa ini. "Namun di sisi lain, tetap mendorong kerja sama agar kegiatan ekonomi tidak mengganggu habitat kritis pesut," imbuhnya.
Kematian 2 Pesut Mahakam
Sebelumnya, Yayasan Rare Aquatic Spesies of Indonesia (RASI) melaporkan dua ekor pesut mahakam mati di perairan anak Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. RASI juga memantau lonjakan lalu lintas 13 tongkang batu bara per jam di kawasan tersebut dalam dua hari sebelum penemuan bangkai pesut yang diduga meningkatkan risiko keselamatan pesut mahakam.
Spesimen hewan terancam punah itu kemudian diperiksa jaringan di Laboratorium Universitas Mulawarman Samarinda untuk memastikan penyebab kematiannya. Berdasarkan catatan RASI, diperkirakan hanya tersisa 60 ekor pesut mahakam di habitat aslinya kini.
Terkait laporan tersebut, Deputi Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup menyelidiki tiga perusahaan batubara yang beroperasi di sekitar kawasan konservasi perairan habitat pesut mahakam di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ketiganya adalah PT Indo Pancadasa Agrotama, PT Graha Benua Etam, dan PT Muji Lines.
Tim Gakkum juga menemukan kualitas baku mutu air di sekitar perusahaan beroperasi melebihi baku mutu yang ditetapkan. Itu berdasarkan hasil uji sejumlah parameter, antara lain warna, sulfida, dan klorin bebas, yang mengacu pada Lampiran VI Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511024/original/023135100_1771860184-niklas-jonasson-dMkYoYQ73Ys-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510992/original/058792100_1771851511-security-guard-frisk-passengers-standing-queue.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509839/original/043917700_1771766494-IMG-20260222-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5510937/original/085753700_1771844665-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_11.38.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511017/original/062525300_1771855074-andrew.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510733/original/053916700_1771837198-Gemini_Generated_Image_vtpiyuvtpiyuvtpi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484733/original/035361900_1769483129-banane_baru_digoreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510367/original/068622000_1771826943-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510596/original/003932100_1771832535-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510887/original/095725800_1771842183-Gemini_Generated_Image_jy8pc7jy8pc7jy8p.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5044837/original/084570700_1733891267-Desain_tanpa_judul_-_2024-12-11T110951.443.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472482/original/096114800_1768367502-Gemini_Generated_Image_qf2l7qqf2l7qqf2l.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510802/original/095243300_1771839977-Buka_Puasa_Anak_Kos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510602/original/013628000_1771832564-butter_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500637/original/009964000_1770872557-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723091/original/022901400_1705917470-000_34G49R7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/848281/original/010816800_1428658095-063308100_1426002952-rumah_di_maria_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510585/original/041863400_1771832467-cropped-051ecd4f-9ab2-4a61-b20c-16306893845d.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)