Liputan6.com, Jakarta - Nenek-nenek Italia berada di pusat tren mode terpanas saat musim panas berganti menjadi musim gugur. Syal sutra yang memesona sebagai hiasan kepala menjadi salah satu cirinya.
Mengutip New York Post, Kamis, 21 Agustus 2025, para perempuan berusaha menarik perhatian dengan tren mode yang disebut nonnacore. Rihanna menjadi salah satu leading dalam gaya busana yang sedang ngetren tersebut. Beyonce dan Hailey Bieber juga mempopulerkannya dengan tampil berpenutup kepala saat menjalani liburan musim panas 2024.
Sejak itu, para perempuan di New York, salah satu kota tersibuk di Amerika Serikat, berlomba-lomba menampilkan gaya nonnacore versinya sendiri. Mereka melengkapi pakaian dengan sapu tangan warna-warni yang diikat kencang di atas rambut, ala nenek-nenek seksi di masa jayanya.
Arianna Lombardo, seorang penata rambut dan menjuluki dirinya sebagai 'maksimalis mode', dari Long Island mengatakan, "Sederhana, chic, dan menyatukan penampilan." Si rambut cokelat ini baru-baru ini memukau lebih dari 82.000 penggemar media sosial dengan panduan detail tentang penutup kepala nonnacore.
Opsi Bergaya dengan Bujet Hemat
Lombardo mengatakan, "Sebagai orang Italia, saya senang para nonna mendapatkan anggukan mode yang memang pantas ini."
Tren itu menggeser hiruk-pikuk berpakaian "Mob Wives", yang menginspirasi para gadis glamor untuk tampil memukau dengan pakaian ala gangster, atau "Tomato Girl Summer" pada 2023, momen yang didedikasikan untuk pakaian yang terinspirasi dari vegetarian. Namun, menurut Dawn Del Russo, penata gaya asal New York, nonnacore menawarkan cara yang mudah dan terjangkau bagi para fashionista berbujet terbatas untuk meningkatkan penampilan mereka.
Karena tarif dan inflasi, krisis ekonomi memaksa para pecinta pakaian untuk menjadi kreatif dalam memanfaatkan isi lemari pakaian mereka. Del Russo mengatakan berinvestasi pada barang yang tidak lekang oleh waktu, seperti syal, baik itu merek desainer atau hasil berburu di toko barang bekas adalah cara yang cerdas bagi mereka yang hemat.
Syal dengan Banyak Fungsi
Saat berlibur di Italia, Del Russo menjelaskan, "Syal yang cerah dan berkualitas sedang menjadi tren karena serbaguna dan tahan resesi."
Ia juga mengatakan, "Mengenakannya di kepala sedang sangat populer saat ini, tetapi Anda juga bisa menyulap syal yang sama menjadi dasi, crop top, ikat pinggang, atau sarung yang lucu."
Del Russo mencatat bahwa mendaur ulang aksesori dan item fesyen adalah cara nenek-nenek tradisional menjaga penampilan tetap manis. Ia mengatakan, "Nenek-nenek Italia zaman dulu tidak berfoya-foya. Mereka mungkin mengambil kain sisa dari gorden atau taplak meja, memakainya di kepala dan tubuh mereka, dan menjadikannya mode."
Kemegahan yang dibuat sendiri ini yang sangat dihargai Emily Bargeron, seorang kurator pakaian vintage dari Savanah, Georgia. Ia bahkan menyebut bahwa syal nonnacore seperti perjalanan singkat ke Mediterania untuk kepala Anda.
Tips Bergaya Nonnacore
Rihanna baru-baru ini menarik perhatian dengan syal sutra Valentino Garavani Toute La V seharga USD650 (sekitar Rp10,6 juta) yang dikenakannya di atas rambut cokelatnya di Beverly Hills. Peraih Grammy yang sedang hamil dan berusia 37 tahun ini memadukan aksesori populer tersebut dengan kemeja putih polos berkancing, celana jins dark wash dengan manset, dan sandal jepit hak motif buaya dari Amina Muaddi.
Berikut tips bergaya nonnacore ala Lombardo:
- Buka syal persegi besar di kedua sudutnya.
- Lipat syal secara diagonal menjadi dua, dari sudut ke sudut, membentuk segitiga.
- Letakkan segitiga di kepala Anda sehingga sisi yang rata (atau terlipat) berada di dahi Anda, dan ujung segitiga yang runcing mengarah ke belakang.
- Lilitkan ujung kanan dan kiri segitiga di belakang kepala Anda, lalu ikat, dan amankan syal di kepala Anda dengan dua simpul.
- Untuk pengikat ekstra, tempelkan beberapa potong kecil selotip dua sisi di dahi Anda, dan rekatkan syal ke kepala.
- Biarkan ujung-ujung syal menggantung bebas untuk menambah kesan mewah.