Liputan6.com, Jakarta - Semur daging menjadi salah satu menu rumahan yang cukup sering disajikan di meja makan keluarga. Hidangan ini dikenal dengan kuah kecap yang manis gurih serta bumbu yang kaya rasa, sehingga cocok disantap bersama nasi hangat.
Meski terlihat sederhana, tidak sedikit orang yang merasa hasil semur daging di rumah belum sesuai harapan. Daging kadang masih terasa keras, atau bumbunya hanya terasa di kuah tanpa meresap ke dalam daging. Alhasil sajian ini jadi tidak nikmat disantap lantaran hambar atau dagingnya alot.
Agar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasak semur daging. Mulai dari memilih bagian daging yang tepat, cara memotong, hingga proses memasaknya. Dengan langkah yang benar, semur daging bisa menjadi empuk dan bumbunya meresap hingga ke dalam serat daging. Mari simak langkah membuat semur daging yang empuk dan bumbunya meresak, dihadirkan Liputan6, Senin (16/3).
Ciri Semur Daging yang Enak dan Nikmat
Ciri pertama dapat dilihat dari tekstur daging setelah dimasak. Daging yang sudah melalui proses memasak dengan waktu yang cukup akan berubah menjadi lunak sehingga mudah dipotong menggunakan sendok atau garpu. Kondisi ini menandakan serat daging telah terurai selama proses pemasakan sehingga lebih mudah dikunyah.
Ciri berikutnya terlihat pada kuah semur yang menyatu dengan daging. Kuah tidak hanya berada di permukaan, tetapi juga meresap ke bagian dalam potongan daging. Hal ini dapat dirasakan saat daging dikunyah karena rasa bumbu muncul bersama serat daging, bukan hanya terasa dari kuahnya.
Ciri lain terdapat pada keseimbangan rasa. Semur daging yang layak disajikan biasanya memiliki perpaduan rasa dari kecap, bawang, dan rempah yang terasa menyatu. Kuah semur tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental sehingga dapat membungkus potongan daging dengan merata saat disajikan bersama nasi.
Bahan untuk Membuat Semur Daging yang Enak dan Lezat
Sebelum memasak, menyiapkan bahan dengan takaran yang jelas akan membantu proses memasak berjalan lebih terarah sehingga rasa semur dapat terbentuk dengan baik sejak awal. Pastikan daging dalam keadaan segar dan bumbu juga tidak ada yang busuk, agar hasil masakan semur bisa matang sempurna dan lezat.
Bahan yang perlu disiapkan antara lain:
- 500 gram daging sapi
- 3 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 2 butir kemiri
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
- 2 lembar daun salam
- 3 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan gula merah
- ½ sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh garam
- 500 ml air
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
Bahan ini dapat disesuaikan dengan jumlah porsi yang ingin disajikan. Jika jumlah daging bertambah, takaran bumbu juga dapat ditambah dengan perbandingan yang sama agar rasa tetap seimbang.
Langkah Membuat Semur Daging yang Lezat
Setelah bahan tersedia, proses memasak dapat dilakukan secara bertahap agar bumbu dapat masuk ke dalam daging selama pemasakan berlangsung. Pastikan proses memasak mengikuti urutan berikut agar hasilnya sempurna.
Berikut langkah membuat semur daging:
- Potong daging sapi melawan arah serat dengan ukuran sedang.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, dan merica.
- Panaskan minyak di wajan lalu tumis bumbu halus hingga aroma keluar.
- Masukkan daun salam dan lengkuas yang telah dimemarkan.
- Masukkan potongan daging lalu aduk hingga permukaan daging berubah warna.
- Tuangkan air ke dalam wajan dan aduk hingga bumbu tercampur.
- Tambahkan kecap manis, gula merah, dan garam.
- Masak dengan api kecil hingga kuah menyusut dan daging menjadi lunak.
- Aduk sesekali agar bumbu tidak mengendap di bagian bawah wajan.
- Angkat semur setelah kuah menyatu dengan daging.
Langkah ini dapat dilakukan menggunakan panci biasa maupun panci bertekanan jika ingin mempercepat waktu memasak.
Tips Memasak Semur Daging agar Empuk dan Bumbunya Meresap
Memasak semur daging memerlukan beberapa langkah yang membantu proses pelunakan daging dan penyerapan bumbu selama proses pemasakan.
Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:
- Pilih bagian daging sapi yang memiliki serat tidak terlalu tebal.
- Potong daging melawan arah serat agar lebih mudah lunak saat dimasak.
- Gunakan api kecil setelah air dimasukkan agar proses pemasakan berlangsung perlahan.
- Masak dalam waktu cukup agar bumbu memiliki kesempatan masuk ke dalam daging.
- Aduk semur secara berkala agar kuah dan bumbu tercampur merata.
- Diamkan semur beberapa waktu setelah dimasak agar bumbu semakin masuk ke daging.
Langkah ini sering digunakan oleh banyak orang saat memasak semur karena dapat membantu menghasilkan tekstur daging yang lebih mudah dikunyah.
Isian Apa yang Cocok Ditambahkan Sebagai Opsional
Semur daging dapat dipadukan dengan beberapa bahan tambahan agar isi masakan lebih beragam. Penambahan bahan ini biasanya dilakukan setelah daging mulai lunak sehingga bahan lain tidak terlalu lama berada dalam kuah. Salah satu bahan yang sering ditambahkan adalah kentang. Kentang dipotong lalu dimasukkan ke dalam kuah semur agar menyerap bumbu selama proses pemasakan. Kehadiran kentang membuat semur menjadi menu yang lebih mengenyangkan saat disajikan bersama nasi.
Selain kentang, telur rebus juga sering digunakan sebagai isian tambahan. Telur dimasukkan ke dalam kuah semur setelah daging hampir matang sehingga bagian luar telur dapat menyerap kuah kecap dan bumbu yang ada di dalamnya. Bahan lain yang dapat dimasukkan antara lain tahu atau tempe. Kedua bahan ini mampu menyerap kuah semur selama dimasak sehingga rasa bumbu dapat masuk ke bagian dalam bahan tambahan tersebut.
Tips agar Semur Daging Awet
Semur daging dapat disimpan untuk beberapa waktu jika penanganannya dilakukan dengan benar setelah proses memasak selesai. Cara penyimpanan yang tepat akan membantu menjaga kondisi semur agar masih dapat dikonsumsi pada waktu berikutnya.
- Langkah pertama adalah membiarkan semur berada pada suhu ruang hingga uap panas berkurang.
- Setelah itu semur dapat dipindahkan ke wadah tertutup agar tidak terkena udara dari luar yang dapat memengaruhi kondisi makanan.
- Semur yang telah berada di dalam wadah tertutup dapat disimpan di lemari pendingin.
- Saat akan dikonsumsi kembali, semur dapat dipanaskan menggunakan kompor hingga kuah mendidih agar kondisi makanan kembali stabil sebelum disajikan.
- Jika ingin menyimpan lebih lama, semur juga dapat dibagi ke dalam beberapa wadah kecil.
Cara ini memudahkan proses pemanasan ulang tanpa harus memanaskan seluruh bagian semur dalam satu waktu.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kenapa semur daging bisa keras setelah dimasak?
Hal ini sering terjadi karena waktu memasak terlalu singkat atau potongan daging tidak dipotong melawan arah serat.
2. Berapa lama memasak semur daging agar empuk?
Waktu memasak biasanya berkisar antara 45 hingga 90 menit tergantung jenis daging dan ukuran potongan.
3. Apakah semur daging harus menggunakan kecap manis?
Kecap manis sering digunakan karena menjadi sumber rasa utama dalam kuah semur.
4. Apakah semur daging bisa dimasak sehari sebelumnya?
Banyak orang justru memasak semur sehari sebelumnya karena bumbu dapat lebih masuk ke daging setelah didiamkan.
5. Bagaimana cara memanaskan kembali semur daging?
Semur dapat dipanaskan kembali di atas kompor dengan api kecil hingga kuah kembali mendidih sebelum disajikan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531936/original/039875600_1773637359-son_ye_jin3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532541/original/046972200_1773654401-063_2266728526.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532691/original/050756800_1773667215-Depositphotos_225995228_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5022774/original/056237300_1732608107-cara-masak-opor-ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403662/original/071650800_1762332963-unnamed_-_2025-11-05T155506.366.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531761/original/032231500_1773632970-063_2266687994.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532246/original/042989000_1773645642-tifanitopan-rendang-10166888_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516715/original/033630500_1772341972-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532459/original/059701700_1773652429-De_Tiger__House_Of_Tugu_Jakarta___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532241/original/026399500_1773645336-unnamed_-_2026-03-16T141438.848.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335194/original/083973800_1756788713-elsa-olofsson-Oa0Fb-HVbLQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531867/original/082499500_1773635447-cropped-21af37d2-4c43-4620-8368-31c942c2b12a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452494/original/085923700_1766402979-Kue_Semprit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509853/original/094308300_1771769078-081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481948/original/041158900_1769152102-olahan_pisang3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514605/original/080630800_1772096607-opor_ayam_gemini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531800/original/037313000_1773633545-cropped-f9a3c1ba-b205-4c84-ad4c-318a7da9c87c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531579/original/000386100_1773626732-kpop_demon_hunters.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425508/original/051124800_1764229185-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3906857/original/056091900_1642488617-bao-menglong-y_wGdAJMdOo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431671/original/012450200_1764744760-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)