Resep Puding Telur Kukus, Cocok untuk Camilan Keluarga

1 week ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Puding telur kukus merupakan hidangan penutup yang sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Dengan teksturnya yang lembut dan perpaduan rasa manis gurih, hidangan ini menjadi pilihan favorit sebagai camilan di rumah. Proses pembuatannya yang relatif sederhana menjadikan resep puding telur kukus pilihan tepat bagi Anda yang ingin menyajikan hidangan istimewa tanpa banyak kerumitan.

Kelezatan puding telur kukus tidak hanya terletak pada rasanya, namun juga pada teksturnya yang halus dan lumer di lidah. Teknik pengukusan yang tepat menjadi kunci utama dalam menciptakan konsistensi lembut ini, membedakannya dari jenis puding lainnya. Hidangan ini sangat cocok disajikan sebagai penutup makan sehari-hari atau sebagai suguhan manis pada acara-acara khusus.

Dikenal juga sebagai custard kukus di beberapa negara, puding telur kukus memiliki sejarah panjang di berbagai budaya kuliner dunia. Komposisi dasarnya meliputi telur, susu, gula, serta tambahan perasa yang dapat disesuaikan. Di Indonesia, puding telur kukus seringkali menjadi pilihan camilan sehat yang ringan namun tetap memuaskan.

Bahan-bahan untuk Puding Telur Kukus yang Lezat

Persiapan bahan merupakan langkah penting untuk menghasilkan puding telur kukus yang lembut dan lezat. Semua bahan mudah ditemukan dan sebaiknya digunakan dalam suhu ruang agar mudah tercampur.

  • 500 ml susu UHT
  • 100 gram gula pasir
  • 4 butir telur ayam segar
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 100 gram gula pasir untuk karamel
  • 50 ml air untuk karamel

Gunakan bahan berkualitas agar hasil puding memiliki rasa yang nikmat dan tekstur yang lembut.

Cara Membuat Puding Telur Kukus

Proses pembuatan puding telur kukus memerlukan ketelitian agar menghasilkan tekstur yang lembut dan sempurna. Ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan untuk mendapatkan hidangan penutup yang istimewa.

  • Buat karamel dengan memanaskan gula dan air hingga larut dan berwarna kecoklatan, lalu tuang ke dasar cetakan dan biarkan mengeras.
  • Panaskan susu dan gula hingga gula larut, jangan sampai mendidih.
  • Kocok telur dan vanili hingga tercampur rata tanpa banyak udara.
  • Tuang adonan telur ke dalam susu hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.
  • Saring adonan agar hasil puding lebih halus dan lembut.
  • Tuang adonan ke dalam cetakan berisi karamel.
  • Kukus selama 20–30 menit dengan api sedang cenderung kecil hingga matang.
  • Angkat, dinginkan, lalu simpan di kulkas minimal 2 jam sebelum disajikan.

5 Varian Resep Puding Telur Kukus yang Menggugah Selera

Puding telur kukus menawarkan fleksibilitas yang luar biasa untuk berbagai kreasi rasa dan tekstur. Anda dapat memodifikasi resep dasar dengan penambahan perasa atau penggantian jenis susu sesuai selera.

1. Puding Telur Kukus Karamel Klasik

Varian ini adalah bentuk dasar dari puding telur kukus yang paling populer dan banyak digemari. Lapisan karamel di bagian bawah cetakan memberikan sentuhan rasa manis pahit yang khas dan aroma yang menggoda. Proses pembuatannya melibatkan pembuatan karamel terlebih dahulu, kemudian adonan puding dituang di atasnya sebelum dikukus hingga matang.

2. Puding Telur Kukus Cokelat yang Kaya Rasa

Untuk penggemar cokelat, varian ini akan menjadi pilihan yang sempurna. Bubuk kakao dapat ditambahkan langsung ke dalam adonan susu untuk memberikan warna dan rasa cokelat yang pekat. Alternatif lain, Anda bisa mencampur cokelat masak pekat yang sudah dilelehkan dengan sedikit mentega dan gula, lalu masukkan ke dalam adonan telur dan susu cair sebelum dikukus. Puding ini sangat nikmat disajikan dengan saus cokelat tambahan.

3. Puding Telur Kukus Pandan yang Harum

Penambahan endapan daun pandan asli atau pasta pandan dapat mengubah profil rasa dan warna puding secara signifikan. Varian ini dikenal dengan aroma harum pandan yang khas dan warna hijau alami yang menarik. Rasa pandan yang lembut berpadu sempurna dengan tekstur puding yang halus, menciptakan sensasi tropis yang menyegarkan.

4. Puding Telur Kukus Santan yang Gurih

Mengganti susu sapi dengan santan akan menghasilkan puding dengan cita rasa yang lebih gurih dan kaya. Teksturnya juga cenderung sedikit lebih padat, khas hidangan penutup ala Asia Tenggara. Varian ini sangat cocok bagi mereka yang mencari alternatif nabati atau ingin menikmati puding dengan sentuhan rasa tradisional yang unik.

5. Puding Telur Kukus MPASI untuk Si Kecil

Puding telur kukus juga dapat diadaptasi menjadi Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi untuk bayi. Bahan-bahan seperti labu kuning kukus yang dihaluskan, biskuit bayi, telur, dan sedikit santan dapat digunakan. Teksturnya yang sangat lembut sangat cocok untuk bayi berusia 8 bulan ke atas, dan telur sendiri merupakan sumber nutrisi lengkap yang esensial untuk tumbuh kembang bayi.

Tips Jitu Agar Puding Telur Kukus Lembut dan Tanpa Lubang

Untuk memastikan puding telur kukus Anda memiliki tekstur yang sangat lembut dan bebas dari lubang-lubang yang tidak diinginkan, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Perhatian pada detail selama proses pembuatan akan sangat memengaruhi hasil akhir puding.

  • Hindari Mengocok Telur Terlalu Kuat: Tekstur puding telur kukus yang lembut dan tanpa lubang sangat ditentukan oleh teknik pengolahan adonan yang tepat. Hindari mengocok telur dan gula terlalu kuat atau terlalu lama karena udara berlebih yang masuk ke dalam adonan dapat menyebabkan terbentuknya lubang-lubang pada puding setelah dikukus.
  • Saring Adonan Puding: Penyaringan adonan adalah langkah krusial untuk menghilangkan gumpalan-gumpalan kecil dari telur atau susu yang tidak larut sempurna, serta untuk menyingkirkan buih-buih udara. Proses ini sangat membantu dalam menghasilkan tekstur puding yang sangat halus dengan konsistensi custard yang lembut dan merata.
  • Gunakan Api Kecil Saat Mengukus: Pengukusan harus dilakukan menggunakan api sedang cenderung kecil dengan durasi yang tepat, biasanya sekitar 20-30 menit. Penggunaan api yang terlalu besar akan membuat puding matang terlalu cepat dan berisiko menjadi keras atau pecah.
  • Bungkus Tutup Kukusan dengan Kain: Untuk mencegah tetesan uap air mengenai permukaan puding saat dikukus, bungkus tutup kukusan dengan kain bersih. Tetesan air dapat merusak tekstur dan tampilan puding, membuatnya tidak mulus.
  • Perhatikan Rasio Telur dan Susu: Rasio yang tepat antara telur dan susu sangat penting untuk mencapai tekstur puding yang ideal. Rasio 1:1 antara telur dan susu (misalnya 4 butir telur untuk 500 ml susu) seringkali direkomendasikan untuk menghasilkan puding yang lembut dan set sempurna.
  • Kocok Kuning Telur Terpisah: Untuk hasil yang lebih halus, Anda bisa mengocok kuning telur secara lepas dengan garpu di wadah terpisah sebelum dicampur ke dalam adonan utama. Teknik ini dapat membantu mencegah kuning telur pecah dan membentuk serabut yang tidak diinginkan dalam puding.

People Also Ask (Q&A)

Apa itu puding telur kukus?

Puding telur kukus adalah hidangan penutup yang dibuat dari campuran telur, susu, dan gula, kemudian dimasak dengan cara dikukus. Hidangan ini dikenal karena teksturnya yang lembut dan halus, serta rasa manis gurihnya. Di beberapa budaya, hidangan ini disebut juga custard kukus.

Bagaimana cara membuat puding telur kukus agar hasilnya lembut dan tidak berlubang?

Untuk mendapatkan puding telur kukus yang lembut dan tanpa lubang, beberapa teknik perlu diperhatikan. Hindari mengocok telur dan gula terlalu kuat agar tidak banyak udara yang masuk ke adonan. Saring adonan sebelum dikukus untuk menghilangkan gumpalan dan buih udara. Gunakan api sedang cenderung kecil saat mengukus dan bungkus tutup kukusan dengan kain bersih untuk mencegah tetesan air. Rasio bahan yang tepat, seperti 1:1 antara telur dan susu, juga berkontribusi pada tekstur lembut.

Berapa lama puding telur kukus dapat disimpan?

Puding telur kukus sebaiknya disimpan di dalam kulkas setelah dingin. Umumnya, puding telur kukus dapat bertahan sekitar 2-3 hari jika disimpan dengan baik di dalam wadah tertutup di lemari es. Namun, untuk kualitas rasa dan tekstur terbaik, disarankan untuk mengonsumsinya dalam waktu 1-2 hari.

Apakah puding telur kukus aman untuk bayi?

Ya, puding telur kukus dapat menjadi pilihan camilan yang aman dan bergizi untuk bayi, terutama sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI). Telur merupakan sumber nutrisi lengkap yang bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Puding telur kukus untuk bayi biasanya dibuat dengan tekstur yang sangat lembut dan disesuaikan dengan usia bayi, misalnya dengan penambahan labu kuning atau santan. 

Bisakah puding telur kukus dibuat tanpa susu sapi?

Puding telur kukus dapat dibuat tanpa menggunakan susu sapi. Alternatif yang umum digunakan adalah santan, yang akan memberikan cita rasa gurih dan tekstur sedikit lebih padat. Bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau mencari alternatif nabati, susu almond atau susu kedelai juga bisa menjadi pilihan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |