Liputan6.com, Jakarta - Resep buntil pedas daun talas menjadi favorit pencarian bagi pecinta kuliner pedas dan tradisional utamanya. Perlu diketahui, buntil merupakan makanan yang terbuat dari bahan utama seperti kelapa parut atau ikan yang dibungkus dengan daun talas, lalu dimasak dengan bumbu pedas khas. Rasanya yang gurih dan pedas menjadikannya hidangan yang selalu dinanti saat santap bersama keluarga.
Proses pembuatannya mungkin terlihat rumit, namun dengan panduan yang tepat, Anda dapat menghadirkan hidangan istimewa ini di rumah. Selain kelezatannya, buntil juga menyimpan segudang manfaat kesehatan dari daun talas yang kaya nutrisi, menjadikannya pilihan yang cerdas untuk hidangan keluarga.
Mari menyimak resep buntil pedas daun talas lengkap ini. Berikut ulasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (31/3/2026).
Persiapan Bahan
Untuk menciptakan kelezatan buntil pedas daun talas yang otentik di rumah, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan berkualitas dan mengikuti setiap langkah dengan cermat. Berikut adalah panduan lengkapnya:
Bahan-bahan:
Untuk Buntil (Isian dan Pembungkus):
- Daun talas muda secukupnya, pilih yang segar dan tidak layu.
- Kelapa parut muda dari 1 butir kelapa, pastikan kelapa tidak terlalu tua agar isian lebih lembut.
- 3 papan petai, kupas dan belah dua jika terlalu besar.
- 100 gr teri nasi, cuci bersih dan tiriskan.
Bumbu Halus Isian:
- 4 siung bawang putih.
- 1 bungkus terasi, bakar sebentar untuk aroma lebih kuat.
- Cabai sesuai selera, bisa cabai rawit merah atau cabai merah keriting untuk tingkat kepedasan yang diinginkan.
- Garam secukupnya (bisa di-skip jika teri sudah cukup asin).
Bumbu Kuah (Haluskan):
- 5 siung bawang putih.
- 7 butir bawang merah.
- 2 sdt ketumbar bubuk atau 1 sdm ketumbar butiran sangrai.
- 4 butir kemiri sangrai.
- 10 buah cabai rawit merah, sesuaikan dengan tingkat kepedasan yang disukai.
- 1 sdt bubuk cabai merah untuk warna dan rasa pedas tambahan.
- 1/2 sdt bubuk kunyit untuk warna kuning alami pada kuah.
Bumbu Cemplung Kuah:
- 2 ruas jari lengkuas, geprek.
- 1 batang serai, geprek bagian putihnya.
- 2 lembar daun salam.
- 4 batang daun bawang, potong-potong sepanjang 2-3 cm (opsional, bisa di-skip).
- Cabai rawit utuh sesuai selera, untuk sensasi pedas meledak saat digigit.
- Gula, garam, kaldu bubuk, dan penyedap rasa secukupnya untuk menyeimbangkan rasa.
- Santan instan 200 ml (atau santan dari 1 butir kelapa segar), sesuaikan kekentalan.
- Tali secukupnya (bisa tali rafia atau bilahan bambu tipis) untuk mengikat buntil.
Langkah Pembuatan
1. Persiapan Daun Talas
Langkah awal yang krusial dalam membuat resep buntil pedas daun talas adalah mempersiapkan daun talas. Bersihkan daun talas terlebih dahulu di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran. Angin-anginkan sebentar agar daun tidak terlalu getas saat dilipat. Beberapa sumber menyarankan merendam daun talas selama 30 menit dalam air garam atau air kapur sirih untuk membantu menghilangkan zat oksalat yang dapat menyebabkan rasa gatal. Disarankan juga untuk menggunakan sarung tangan saat mengolah talas mentah guna menghindari kontak langsung dengan getah yang bisa menyebabkan gatal pada kulit. Menjemur daun talas sebentar hingga agak layu sebelum dipotong-potong juga dapat membantu mengurangi rasa gatal dan membuatnya lebih lentur saat dibungkus.
2. Membuat Isian Buntil
Campurkan kelapa parut muda, petai yang sudah dikupas, teri nasi yang telah dicuci bersih, dan bumbu halus isian (bawang putih, terasi bakar, cabai sesuai selera, dan garam). Pastikan semua bahan tercampur rata sehingga setiap gigitan buntil memiliki cita rasa yang konsisten. Ingat, garam bisa dihilangkan jika teri yang digunakan sudah memiliki rasa asin yang kuat.
3. Membungkus Buntil
Ambil selembar daun talas yang sudah disiapkan. Sendokkan isian kelapa parut berbumbu secukupnya ke bagian tengah daun talas. Gulung daun talas dengan rapi, lalu lipat kedua sisinya seperti membuat risoles atau amplop. Ikat buntil yang sudah terbentuk agar tidak lepas saat dikukus maupun dimasak dalam kuah santan. Anda bisa menggunakan tali rafia atau bilahan bambu tipis untuk mengikatnya dengan kuat.
4. Mengukus Buntil
Siapkan kukusan dan panaskan hingga air mendidih. Kukus buntil yang sudah dibungkus dan diikat selama kurang lebih 30 menit di atas api sedang sampai matang dan daun talas menjadi empuk. Proses pengukusan ini penting untuk memastikan daun talas benar-benar matang dan menghilangkan sisa zat gatal yang mungkin ada. Sisihkan buntil yang sudah dikukus.
5. Membuat Kuah Santan Pedas
Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus untuk kuah hingga harum semerbak dan matang. Masukkan bumbu cemplung seperti lengkuas dan serai yang sudah digeprek, serta daun salam. Aduk rata hingga semua bumbu layu dan aromanya keluar. Tambahkan air secukupnya dan cabai rawit utuh (jika menggunakan), lalu tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih, masukkan santan instan atau santan dari kelapa segar. Jika menggunakan daun bawang, masukkan potongan daun bawang sekarang. Tambahkan gula, garam, kaldu bubuk, dan penyedap rasa lainnya agar kuah terasa lebih mantap dan kaya rasa. Aduk perlahan agar santan tidak pecah dan menghasilkan kuah yang creamy.
6. Memasak Buntil dalam Kuah
Jangan lupa tes rasa kuah santan pedas yang telah dibuat. Jika rasanya sudah pas dan sesuai selera, masukkan buntil yang telah dikukus tadi ke dalam kuah bumbu. Masak kira-kira sekitar 5-10 menit agar bumbu kuah meresap sempurna ke dalam isian buntil dan daun talas menjadi lebih lunak. Setelah bumbu meresap, matikan api dan diamkan sejenak agar bumbu-bumbu lebih meresap ke dalam buntil. Resep buntil pedas daun talas lengkap siap disajikan hangat sebagai lauk pendamping nasi putih.
Tips Memilih dan Mengolah Daun Talas agar Tidak Gatal
Pemilihan daun talas yang tepat sangat krusial untuk menghasilkan buntil yang lezat dan tidak menyebabkan gatal. Tidak semua jenis daun talas cocok untuk dikonsumsi, dan beberapa bahkan bisa beracun jika tidak diolah dengan benar. Pemilihan daun talas yang tepat sangat penting untuk menghasilkan buntil yang lezat dan tidak gatal. Berikut adalah beberapa tips penting yang perlu Anda perhatikan saat memilih dan mengolah daun talas untuk resep buntil pedas daun talas Anda:
Pertama, perhatikan usia daun. Pilihlah daun talas yang masih muda dan segar. Daun muda memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih netral, sehingga lebih mudah menyerap bumbu dan tidak terlalu berserat. Hindari daun yang terlalu tua karena cenderung keras dan lebih gatal.
Kedua, perhatikan warna dan kondisi daun. Pastikan daun berwarna hijau cerah dan tidak ada bagian yang menguning, layu, atau rusak akibat hama. Daun yang layu atau rusak dapat memengaruhi rasa dan aroma buntil secara keseluruhan. Daun yang segar akan memberikan tekstur yang lebih baik setelah dimasak.
Ketiga, kenali jenis talas. Tidak semua jenis daun talas bisa dimakan. Beberapa jenis talas memiliki getah yang sangat gatal atau bahkan beracun jika tidak diolah dengan benar. Daun talas yang aman dimakan biasanya tidak menyebabkan gatal berlebihan saat disentuh getahnya. Jika ragu, konsultasikan dengan penjual atau pilih jenis talas yang memang umum digunakan untuk buntil.
Terakhir, perhatikan ukuran daun. Pilihlah daun dengan ukuran sedang agar mudah dibungkus dan isiannya pas. Daun yang terlalu kecil akan sulit dibungkus, sementara yang terlalu besar akan membuat buntil terlalu tebal. Untuk menghilangkan zat oksalat yang melekat pada daun talas, Anda bisa merendam daun talas selama 30 menit dalam air garam atau air kapur sirih. Selain merendam, Anda juga dapat merebusnya sebentar untuk memastikan zat gatal benar-benar hilang sebelum digunakan dalam resep buntil pedas daun talas.
Manfaat Kesehatan Daun Talas
Selain kelezatannya yang menggugah selera, daun talas juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa. Daun talas mengandung zat gizi mikro yang banyak. Dalam 145 gram daun talas, terdapat 35 kalori, 6 gram karbohidrat, 4 gram lemak, 3 gram serat, 57 persen kandungan vitamin C, 34 persen kandungan vitamin A, 14 persen kandungan kalium, dan 17 persen kandungan folat. Kandungan nutrisi ini menjadikan daun talas sebagai tambahan yang berharga untuk diet sehat Anda.
Salah satu manfaat utama daun talas adalah kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C dan polifenol pada daun talas berfungsi sebagai antioksidan kuat. Antioksidan ini dapat turut mencegah penyakit dengan mengurangi radikal bebas berbahaya dalam tubuh dan memperlancar aliran darah, sehingga sistem imun bekerja lebih optimal.
Daun talas juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi daun talas dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 15,8 persen. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kandungan serat dan antioksidan yang membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah tetap stabil.
Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, daun talas adalah pilihan yang sangat baik. Daun talas baik untuk diet karena rendah kalori, serta mengandung banyak serat dan air. Mengonsumsi daun talas dapat menyebabkan sensasi rasa kenyang lebih lama, membantu Anda mengontrol porsi makan dan mencapai berat badan ideal.
Lebih lanjut, daun talas memiliki potensi untuk mencegah kanker. Daun talas merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, yang memiliki efek antikanker kuat yang menghambat pertumbuhan tumor dan menurunkan perkembangan proliferasi sel kanker. Antioksidan dalam daun talas membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan DNA yang bisa memicu kanker.
Tidak hanya itu, daun talas juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Ini karena adanya kandungan saponin, tanin, karbohidrat, dan flavonoid yang secara sinergis bekerja untuk menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal. Manfaat ini sangat penting mengingat tingginya prevalensi hipertensi di masyarakat.
Terakhir, daun talas berkontribusi pada peningkatan kesehatan tulang. Daun talas mengandung kalsium, kalium, dan fosfor yang esensial untuk menjaga kepadatan tulang. Konsumsi rutin dapat membantu meminimalkan risiko terkena osteoporosis, terutama pada usia lanjut.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu buntil?
Buntil adalah hidangan tradisional Jawa yang terbuat dari parutan kelapa berbumbu, seringkali dicampur teri, yang dibungkus dengan daun talas atau lumbu, kemudian dimasak dalam kuah santan pedas.
2. Mengapa daun talas harus diolah dengan benar sebelum dimasak?
Daun talas mentah mengandung zat oksalat yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan gatal atau bahkan beracun jika tidak diolah dengan benar, seperti direndam atau direbus.
3. Apa saja manfaat kesehatan dari daun talas?
Daun talas kaya akan vitamin C, vitamin A, kalium, dan folat, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, membantu diet, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesehatan tulang.
4. Bagaimana cara memilih daun talas yang baik untuk buntil?
Pilih daun talas yang masih muda dan segar, berwarna hijau cerah, tidak layu atau rusak, dan berukuran sedang agar mudah dibungkus.
5. Dari mana asal nama "buntil"?
Nama "buntil" diyakini berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti "bungkus" atau "until-untul" yang berarti "bungkusan yang diikat-ikat", merujuk pada cara pembungkusan makanan ini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542138/original/074639800_1774934506-renoir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500670/original/033609000_1770873355-Blok_M_Hub_ramai_pengunjung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542187/original/042722000_1774935923-cropped-97ce6ed5-55a0-4016-bd45-8993845a224d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542220/original/076606500_1774937140-unnamed_-_2026-03-31T130406.723.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375037/original/096627800_1759909431-Gemini_Generated_Image_wbrk1wbrk1wbrk1w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542100/original/016253600_1774933336-cropped-f098637f-3d43-4876-82ae-d6a2866429e1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542016/original/027537400_1774929222-cropped-ccf5b571-2370-41b3-81d0-0d5b10271d74.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541970/original/019673000_1774926969-Gemini_Generated_Image_8d9e908d9e908d9e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542030/original/022862700_1774930256-travis_kelce.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526200/original/061400100_1773114210-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539153/original/053685600_1774591858-Gemini_Generated_Image_v36g1uv36g1uv36g.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541973/original/067323900_1774927699-cropped-573b6722-24fb-4072-ae7b-e4111c6f78ba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541967/original/059258900_1774926955-lisa_manobal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541896/original/022124100_1774923895-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541902/original/000897300_1774924875-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541835/original/099746700_1774921684-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541824/original/058900700_1774919584-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_06.55.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525695/original/034168300_1773050501-Depositphotos_704327088_L_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541454/original/012469600_1774863688-unnamed_-_2026-03-30T163520.420.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441754/original/040472300_1765517078-One_Piece_-_The_Davy_Back_Fight_Arc_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124986/original/034186300_1738911365-Depositphotos_747789088_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431671/original/012450200_1764744760-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439070/original/061485400_1765347758-ATK_UEL_2025_MATCH_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438132/original/053417700_1765272847-ATK_BOLA_LALIGA_MW_16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430351/original/009349300_1764661301-Budapest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5406057/original/038711200_1762509412-Puteri_Indonesia_Pariwisata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)