Resep Adonan Martabak Manis Tanpa Ragi Takaran Sendok, Mudah untuk Hasil Maksimal

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Martabak manis merupakan salah satu camilan favorit yang tak pernah kehilangan penggemarnya. Kini, banyak orang mencari cara praktis untuk membuatnya sendiri di rumah, termasuk dengan mencoba resep adonan martabak manis tanpa ragi takaran sendok yang lebih sederhana. Metode ini sangat cocok bagi pemula yang ingin tetap menghasilkan martabak dengan tekstur lembut, bersarang, dan cita rasa manis yang khas.

Tanpa menggunakan ragi, proses pembuatan martabak manis menjadi lebih cepat karena tidak memerlukan waktu fermentasi yang lama. Takaran sendok juga memudahkan siapa saja untuk menyiapkan bahan tanpa harus menggunakan timbangan dapur. Meski terlihat sederhana, teknik pengolahan adonan tetap memegang peranan penting agar hasil akhirnya tetap maksimal, baik dari segi tekstur maupun rasa.

Melalui resep ini, Anda tetap bisa menikmati martabak manis homemade dengan kualitas yang tak kalah dari penjual kaki lima. Dengan bahan yang mudah didapat dan langkah praktis, siapa pun bisa menciptakan sajian lezat untuk keluarga di rumah. Selain itu, Anda juga bisa berkreasi dengan berbagai topping sesuai selera untuk menambah kenikmatan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (27/04/2026).

Resep Adonan Martabak Manis Tanpa Ragi Takaran Sendok

Membuat adonan martabak manis tanpa ragi dengan takaran sendok menawarkan kemudahan dan kepraktisan, menjadikannya pilihan ideal bagi pemula di dapur.  Kunci keberhasilan terletak pada kombinasi bahan pengembang yang tepat dan metode pencampuran yang akurat.

Resep ini memanfaatkan kekuatan baking powder dan baking soda sebagai agen pengembang utama. Bahan-bahan ini akan bereaksi saat dipanaskan, membentuk gelembung udara yang menciptakan tekstur bersarang khas martabak manis. Dengan demikian, Anda dapat menikmati martabak empuk dan lezat dalam waktu yang lebih singkat.

Bahan: 

  • Tepung terigu serbaguna: 15 sendok makan penuh
  • Gula pasir: 5 sendok makan
  • Telur ayam: 1 butir
  • Susu cair full cream: 200 ml
  • Baking powder: 1/2 sendok teh
  • Baking soda: 1/2 sendok teh
  • Garam: Sejumput (sekitar 1/4 sendok teh)
  • Vanili bubuk: 1/4 sendok teh (opsional)
  • Minyak goreng: 1 sendok makan (untuk adonan)

Cara Membuat:

  1. Campur Bahan Kering: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, gula pasir, baking powder, garam, dan vanili bubuk. Aduk rata hingga semua bahan kering tercampur sempurna. Pencampuran bahan kering terlebih dahulu memastikan distribusi bahan pengembang merata dalam adonan.
  2. Masukkan Telur dan Susu: Buat lubang di tengah campuran bahan kering, lalu masukkan telur dan sebagian susu cair. Aduk perlahan dari tengah sambil menuangkan sisa susu sedikit demi sedikit hingga adonan licin dan tidak bergerindil. Penambahan cairan secara bertahap membantu mencegah terbentuknya gumpalan pada adonan.
  3. Tambahkan Minyak: Masukkan minyak goreng ke dalam adonan, aduk kembali hingga tercampur rata. Minyak dalam adonan berfungsi untuk memberikan kelembutan dan mencegah adonan menjadi kering.
  4. Diamkan Adonan: Diamkan adonan selama minimal 30 menit hingga 1 jam pada suhu ruang. Meskipun tanpa ragi, proses pendiaman ini membantu bahan-bahan menyatu dan menghasilkan tekstur yang lebih baik, serta membantu gluten rileks.
  5. Tambahkan Baking Soda (Saat Akan Dimasak): Tepat sebelum dimasak, masukkan baking soda ke dalam adonan dan aduk cepat hingga rata. Penambahan baking soda di akhir adalah kunci untuk mendapatkan sarang yang maksimal karena reaksinya akan terjadi saat adonan mulai dipanaskan.

Setiap langkah dalam pembuatan adonan ini berperan penting dalam menghasilkan martabak manis yang empuk dan bersarang. Dari pencampuran bahan kering hingga penambahan baking soda di akhir, semua bertujuan untuk memaksimalkan tekstur dan rasa.

Tips Jitu Memasak Martabak Manis Agar Hasilnya Maksimal

Setelah adonan siap, teknik memasak juga memegang peranan krusial untuk mendapatkan martabak manis yang bersarang sempurna dan lezat. Ikuti tips berikut untuk memastikan setiap martabak yang Anda buat mencapai hasil maksimal.

  1. Gunakan Api Kecil-Sedang: Saat memasak martabak, gunakan api kecil cenderung sedang agar martabak matang merata tanpa gosong di bagian bawah. Memasak dengan api kecil-sedang memungkinkan martabak matang perlahan dan menghasilkan sarang yang merata.
  2. Panaskan Wajan dengan Baik: Pastikan wajan atau teflon sudah benar-benar panas sebelum adonan dituang, ini penting untuk memicu reaksi baking soda dan membentuk sarang. Wajan yang panas sempurna adalah kunci untuk memicu pembentukan gelembung udara atau 'sarang' pada martabak.
  3. Jangan Terlalu Banyak Mengaduk: Setelah baking soda dimasukkan, aduk seperlunya saja agar gas yang terbentuk tidak banyak hilang. Pengadukan berlebihan setelah penambahan baking soda dapat mengurangi efektivitasnya dalam membentuk sarang.
  4. Olesi Mentega Setelah Matang: Segera setelah martabak diangkat dari wajan, olesi permukaannya dengan mentega atau margarin agar tetap lembut dan harum. Mengolesi mentega pada martabak yang baru matang akan menjaga kelembaban dan menambah aroma.
  5. Gunakan Tutup Wajan: Saat memasak, tutup wajan agar panas terperangkap dan martabak matang sempurna hingga ke bagian atas. Menutup wajan saat memasak martabak membantu memerangkap panas, memastikan adonan matang merata dan sarang terbentuk sempurna.

Dengan memperhatikan detail-detail kecil ini, Anda dapat menghindari kegagalan umum dalam membuat martabak manis. Hasilnya adalah martabak yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki tekstur bersarang yang sempurna.

FAQ

  1. Apa itu adonan martabak manis tanpa ragi takaran sendok? Adonan ini adalah campuran bahan martabak manis tanpa ragi yang diukur menggunakan sendok agar lebih praktis.
  2. Apakah martabak manis tanpa ragi tetap bisa mengembang? Ya, adonan tetap bisa mengembang dengan bantuan bahan lain seperti baking powder atau soda kue.
  3. Apa kelebihan menggunakan takaran sendok? Takaran sendok memudahkan proses pembuatan tanpa perlu alat ukur khusus.
  4. Apakah hasil martabak tanpa ragi tetap lembut? Bisa tetap lembut jika teknik pencampuran dan pemasakan dilakukan dengan benar.
  5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya? Biasanya lebih cepat karena tidak memerlukan proses fermentasi seperti menggunakan ragi.
  6. Bahan apa yang digunakan sebagai pengganti ragi? Umumnya menggunakan baking powder atau soda kue untuk membantu adonan mengembang.
  7. Apakah cocok untuk pemula? Sangat cocok karena langkahnya sederhana dan bahan mudah didapat.
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |