Met Gala 2026: dari Tema Utama hingga Waktu Pelaksanaan

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Hitungan mundur menuju Met Gala 2026 resmi dimulai. Seperti tradisi setiap tahunnya, ajang yang akan berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, waktu Amerika Serikat itu akan merayakan pembukaan pameran musim semi Costume Institute di Metropolitan Museum of Art. 

Diselenggarakan dan dipimpin Anna Wintour sejak 1995, Met Gala telah berkembang menjadi salah satu perayaan mode paling bergengsi di dunia. Melansir British Vogue, Sabtu (2/5/2026), Met Gala tahun ini mengangkat tema tentang peran sentral 'tubuh yang berpakaian' dalam koleksi The Met, yang merepresentasikan perjalanan seni dan budaya selama ribuan tahun. 

Selain menjadi ajang unjuk kreativitas di karpet merah, acara ini juga berfungsi sebagai penggalangan dana utama untuk Costume Institute di The Metropolitan Museum of Art.  Setiap tahunnya, Met Gala secara konsisten berhasil mengumpulkan dana hingga puluhan juta dolar, menegaskan posisinya sebagai salah satu acara amal paling sukses di industri fashion global.

Siaran langsung Met Gala 2026 akan diselenggarakan secara eksklusif oleh Vogue dan ditayangkan melalui berbagai platform digital resminya, termasuk YouTube serta TikTok. Penonton dapat menyaksikan momen karpet merah secara langsung mulai pukul 23.00 GMT.

Acara ini akan dipandu oleh Ashley Graham, La La Anthony, dan Cara Delevingne, yang akan mengulas berbagai tampilan dan momen menarik sepanjang malam. Sementara itu, Emma Chamberlain kembali hadir sebagai koresponden resmi karpet merah, menghadirkan wawancara eksklusif dengan para tamu undangan.

Eksplorasi Tubuh yang Berpakaian di Met Gala 2026

Pameran musim semi 2026 dari Costume Institute yang menjadi dasar Met Gala tahun ini mengusung tema 'Costume Art'. Tema ini menyoroti sentralitas 'tubuh yang berpakaian' dalam koleksi luas Metropolitan Museum of Art, yang mencakup perjalanan seni hingga 5.000 tahun.

Kurator Andrew Bolton merancang pameran ini dengan menggabungkan berbagai medium, mulai dari lukisan, patung, hingga objek seni lainnya, yang dipadukan dengan busana historis dan kontemporer dari Costume Institute. Bolton menyusun pameran ini berdasarkan sejumlah kategori tubuh tematik.

Ia membaginya ke dalam tiga kelompok utama, yaitu tubuh yang telah lama menjadi representasi dalam seni seperti tubuh klasik dan tubuh telanjang, tubuh yang kerap terpinggirkan seperti tubuh yang menua dan tubuh hamil, serta kategori yang lebih universal seperti tubuh anatomi. Pendekatan ini bertujuan untuk memperluas perspektif tentang bagaimana tubuh dipahami dan direpresentasikan dalam konteks budaya dan mode.

Kode Berpakaian Met Gala 2026

Kode berpakaian Met Gala 2026 ditetapkan sebagai “Fashion Is Art” atau “Mode adalah Seni”, sebuah tema yang membuka ruang interpretasi luas bagi para tamu undangan. Sejalan dengan konsep pameran di Metropolitan Museum of Art, dress code ini menempatkan busana bukan sekadar pakaian, tetapi sebagai medium ekspresi artistik yang setara dengan karya seni lainnya.

Tema ini dinilai relevan karena pameran tahun ini menampilkan dialog antara busana dengan berbagai karya seni yang mencakup lebih dari 5.000 tahun sejarah. Dalam konteks tersebut, pakaian diposisikan sebagai representasi budaya, identitas, dan gagasan yang hidup, bukan hanya sebagai elemen estetika semata. Karena itu, para desainer dan selebriti diharapkan menghadirkan interpretasi kreatif yang menempatkan tubuh sebagai kanvas utama dalam mengekspresikan konsep artistik mereka.

Met Gala 2026 kembali menghadirkan jajaran ketua bersama dari berbagai latar belakang industri, mulai dari hiburan hingga olahraga. Tahun ini, posisi tersebut diisi oleh Beyoncé, Nicole Kidman, Venus Williams, serta Anna Wintour yang secara konsisten memimpin acara ini sejak lama.

Deretan Co-Chair Met Gala 2026

Kehadiran Beyoncé menjadi sorotan tersendiri, mengingat terakhir kali ia menghadiri Met Gala pada 2016 dalam tema “Manus x Machina” dengan busana Givenchy Haute Couture yang ikonik. Sementara itu, Nicole Kidman dan Venus Williams dikenal sebagai langganan karpet merah Met Gala yang kerap tampil mencuri perhatian dengan interpretasi fashion yang kuat.

Selain ketua utama, Met Gala 2026 juga didukung Ketua Komite Penyelenggara, yaitu Anthony Vaccarello dan Zoë Kravitz. Mereka memimpin jajaran komite yang berisi sejumlah nama ternama seperti Sabrina Carpenter, Doja Cat, Gwendoline Christie, Alex Consani, Misty Copeland, Elizabeth Debicki, Lena Dunham, Paloma Elsesser, Lisa BLACKPINK, Chloe Malle, Sam Smith, Teyana Taylor, Lauren Wasser, Anna Weyant, A'ja Wilson, serta Yseult.

Kombinasi nama-nama besar ini mencerminkan semangat Met Gala sebagai ajang lintas disiplin yang menyatukan mode, seni, musik, dan budaya populer dalam satu panggung global.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |