Menbud Fadli Zon Angkat 5 Tokoh Jadi Dewan Pengawas Museum dan Cagar Budaya, Diminta Bantu Capai Target Pemasukan

4 days ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon resmi membentuk Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Museum dan Cagar Budaya (MCB) melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 165/P/2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas pada Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan. Ada lima tokoh yang duduk di jajaran Dewan Pengawas Museum dan Cagar Budaya.

Mereka terdiri dari Muhammad Asrian Mirza sebagai Ketua Dewan Pengawas, dengan anggota Sitie Indrawati Djojohadikusumo, Linda Djuwita Djalil, Tamalia Alisjahbana, dan Thomas A.M. Djiwandono. Dua dari lima dewan pengawas itu ternyata adalah keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Sitie Indrawati Djojohadikusumo merupakan putri Hashim Djojohadikusumo yang sebelumnya menjabat sebagai Deputy Chairwoman di Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Dikutip dari profil akun LinkedIn miliknya, Siti Indra Djojohadikusumo juga menjadi Direktur Keuangan dan Perbendaharaan Arsari Group sejak 2023 setelah sebelumnya menjadi Wakil Direktur Keuangan dan Perbendaharaan perusahaan tersebut.

Sementara, Thomas AM Djiwandono adalah keponakan Prabowo Subianto dari kakaknya, Biantiningsih Miderawati. Ia kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-Officio dari Kementerian Keuangan.

Sekilas Profil Dewan Pengawas MCB

Sementara, Muhammad Asrian Mirza adalah lulusan jurusan Sejarah di Universitas Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri Partai Gerindra dan juga Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik di Kemenbud.

Mengutip blognya, lindadjalil.com, Linda Djuwita Djalil pernah menjadi wartawan selama 23 tahun untuk majalah Tempo, Gatra dan penulis lepas di beberapa majalah wanita. Terakhir, Tamalia Alisjahbana merupakan putri sastrawan Sutan Takdir Alisjahbana.

Dilihat dari profil akun LinkedIn-nya, ia pernah menjadi Direktur Eksekutif Yayasan Gedung Arsip Nasional RI pada 1998 hingga 2012. Pada 2013 hingga 2014, ia pernah menjadi Tim Nasional Ahli Warisan Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Ia juga pernah menjadi konsultan di Jakarta Endowment for Arts and Heritage pada 2015. Kini, ia berkarier sebagai konsultan di bidang hukum, seni, budaya, dan demokrasi.

Mengutip rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Selasa (26/8/2025), SK pengangkatan Dewan Pengawas MCB diserahkan secara simbolis dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Mereka secara resmi menjabat mulai 7 Juli 2025 sampai 3 Januari 2027.

Tugas Dewan Pengawas MCB

Menbud Fadli Zon berharap keberadaan dewan pengawas dapat meningkatkan kualitas pengelolaan museum dan cagar budaya, serta memperkuat identitas budaya bangsa. Setidaknya ada tiga fungsi dewan pengawas, yakni:

1. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan;

2. Memberikan nasihat kepada Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan; dan

3. Memberikan arahan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Badan Layanan Umum Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan.

MCB saat ini mengelola aset sebanyak 34 situs cagar budaya, beberapa di antaranya sudah bekerja sama dengan InJourney dan Taman Wisata Candi (TWC). Menbud Fadli menekankan pentingnya upaya menata pengelolaan cagar budaya ini agar dapat menghasilkan pendapatan dari pengelolaan situs tersebut.

Kejar Pemasukan dari Pengelolaan Museum dan Cagar Budaya

Dalam kesempatan ini, Menbud Fadli juga menekankan soal peningkatan pemasukan dari pengelolaan museum dan cagar budaya. Hal itu bisa terwujud melalui kerja sama operasional pengelolaan situs, seperti Kawasan Muarajambi, Dieng, Gedongsongo, dan beberapa situs lainnya.

Sementara, Museum Nasional Indonesia ditargetkan bisa mendatangkan 20 ribu pengunjung dari capaian saat ini 12.750 orang. "Kita juga banyak museum-museum yang perlu diaktifkan. misalnya, museum-museum sejarah, seperti Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Sumpah Pemuda, dan Museum Kebangkitan Nasional. Mungkin kita (bisa) jadikan semacam satu klaster," ujar Menbud.

Acara Penyerahan SK Dewan Pengawas ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Kepala Museum dan Cagar Budaya, Abi Kusno; serta Direktur Eksekutif Badan Pengelola Usaha Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin.

Foto Pilihan

Penari Reog Ponorogo dari Sedulur Warok Ponorogo Bekasi beraksi saat pembukaan acara Parade Wastra Nusantara 2025 yang di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025). (KapanLagi.com/Budy Santoso)
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |