Melania Trump Berbusana Serba Kuning Saat Sambut Raja Charles di Gedung Putih, Sepatunya Curi Atensi

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump terlihat mengenakan setelan rok kuning krem saat ia dan Donald Trump menyambut kehadiran Raja Charles dan Ratu Camilla di Gedung Putih di Washington DC pada Senin sore, 27 April 2026, waktu AS. Itu merupakan kunjungan kenegaraan resmi Charles dan Camilla pertama ke AS sejak dilantik sebagai Raja Inggris.

Kedua pasangan itu kemudian berpose dalam sesi foto di Portico Selatan Gedung Putih. Untuk kesempatan itu, Melania memilih setelan double-breasted yang dirancang oleh desainer Adam Lippes.

Mengutip Daily Mail, Selasa (28/4/2026), atasan setelan itu itu menampilkan kancing bulat besar di bagian depan dengan detail kerah yang rapi. Diyakini atasan itu adalah Jaket Malone dari merek tersebut yang hanya tersedia dalam warna hitam secara online dengan harga USD 3.290 (sekitar Rp56,6 juta).

Istri Donald Trump itu memadukan busananya dengan sepatu hak tinggi bermotif ular piton dari Manolo Blahnik yang biasanya dijual dengan harga lebih dari USD 1.000 (Rp17,2 juta). Lippes dikenal mendandani Melania dengan mantel wol sutra biru tua dan rok pensil untuk pelantikan Trump pada 2025.

Melania menata rambutnya dengan gaya gelombang panjang khasnya dan mengenakan riasan netral. Ia tersenyum lebar saat berdiri di samping Donald yang mengenakan setelan biru tua klasik.

Tampilan Ratu Camilla dan Raja Charles di Gedung Putih

Sementara itu, Ratu Camilla mengenakan gaun sifon putih dengan detail manik-manik hitam di bagian dada karya Anna Valentine sembari menyematkan bros yang menampilkan bendera AS dan Union Jack. Bros tersebut merupakan hadiah untuk Ratu Elizabeth II pada 1957 selama kunjungan kenegaraan pertamanya ke Amerika Serikat.

Suaminya, Raja Charles, mengenakan setelan jas bergaris biru tua. Pasangan kerajaan tersebut berkunjung dari Senin hingga Kamis, 30 April 2026, berlangsung hanya dua hari setelah seorang pria bersenjata mencoba menargetkan anggota pemerintahan Trump selama acara White House Correspondents' Dinner.

Tinjauan keamanan mendesak sedang dilakukan mengingat insiden dramatis di Washington, DC, pada Sabtu, 25 April 2026, dan beberapa 'penyesuaian operasional sederhana' akan dilakukan pada 'beberapa elemen' dari program Yang Mulia. Sementara pada pertemuan Senin, kedua pasang kepala negara itu mengisi waktu dengan minum teh di Green Room dan tur ke rumah lebah Gedung Putih.

Penangkapan Penyerang Donald Trump

Selama beberapa hari ke depan, Raja Charles dan Ratu Camilla akan kembali ke Gedung Putih untuk sejumlah pertemuan, termasuk pertemuan bilateral antara Trump dan Charles. Pada Selasa, 28 April 2026, Trump dan Melania akan menyelenggarakan Upacara Kedatangan Kenegaraan di South Lawn, diikuti oleh pidato Presiden.

Kunjungan Raja untuk menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika dari Inggris Raya telah direncanakan lebih dari setahun. Kunjungan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah tersangka penembak Cole Tomas Allen (31) ditangkap di White House Correspondents' Dinner pada Sabtu, pekan lalu, setelah menerobos perimeter keamanan.

Ruang ballroom yang dipenuhi oleh jurnalis top negara, selebriti Hollywood, dan anggota Kabinet, termasuk Menteri Keamanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, langsung kacau. Rekaman pengawasan diduga menunjukkan Allen berusaha menerobos pos pemeriksaan keamanan sambil membawa senapan, pistol, dan beberapa pisau.

Acara Gala Dinner Bakal Dijadwalkan Ulang

Allen terlibat baku tembak dengan agen Secret Service sebelum mereka menjatuhkannya ke tanah dan menangkapnya. Seorang agen terkena tembakan di rompi anti-pelurunya dan diperkirakan akan pulih. Tidak ada orang lain yang terluka.

Saat Trump dan Ibu Negara dievakuasi ke tempat aman, para hadirin yang ketakutan berlindung di mana pun mereka bisa sambil dengan cemas menunggu kabar. Trump berbicara kepada pers hanya beberapa jam setelah kejadian tersebut.

Masih mengenakan tuksedonya, ia berpidato kepada bangsa, mengatakan, "Ketika Anda berpengaruh, mereka akan mengejar Anda." "Mereka tampaknya berpikir dia adalah serigala tunggal. Kita tidak akan membiarkan siapa pun mengambil alih masyarakat kita."

Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa makan malam tersebut akan dijadwal ulang dalam waktu 30 hari, menjanjikan acara yang 'lebih besar dan lebih baik.'

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |