Meghan Markle Berbagi Ramalan Bintang di Media Sosial, Singgung Akhir 7 Tahun Terberat

20 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Meghan Markle ternyata merupakan penggemar ramalan bintang alias astrologi. Ia baru-baru ini membagikan dua unggahan horoskop di akun Instagramnya yang diyakini berkaitan dengan tantangan hidupnya.

Duchess of Sussex itu membagikan ulang video yang diunggah sebuah halaman bernama Astrology is for Everyone, yang menampilkan dua pria menari dengan gembira. Keterangan video tersebut berbunyi, "Taurus, Leo, Scorpio & Aquarius mengakhiri tujuh tahun terberat dalam hidup mereka pada 25 April."

Meghan lahir pada 4 Agustus 1981, jadi ia berzodiak Leo. Pengunggahan ulang klip tersebut kepada 4,5 juta pengikutnya menunjukkan bahwa ia mempercayai prediksi tersebut dan merasa bahwa tujuh tahun terakhir sangat menantang.

Video yang dibuat oleh influencer Harrison Keefe dan Nepia Takuira-Mita, disertai dengan penjelasan tentang bagaimana pergerakan Uranus diduga telah menyebabkan orang-orang dengan zodiak Taurus, Leo, Scorpio, dan Aquarius mengalami 'tahun-tahun terberat dalam hidup mereka'. Merayakan fakta bahwa Meghan membagikan video tersebut, orang di balik akun astrolologi itu menulis, "Ratu sendiri telah menjadi bukti publik dari transit ini... semoga ia kembali berkuasa."

Unggahan lain di Instagram Story Meghan mengklaim menggambarkan tanda-tanda bahwa Leo 'akan bernapas lega untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun'. Mengutip Daily Mail, Senin (27/4/2026), isi unggahan itu berbunyi, "Ketegangan antara siapa Anda sebenarnya dan apa yang dunia di sekitar Anda ingin lihat telah melelahkan dengan cara yang sulit dijelaskan kepada orang-orang yang belum mengalaminya."

"Kepercayaan diri Anda terpukul yang seharusnya tidak terjadi. Anda mempertanyakan arah kreatif Anda, sorotan Anda, nilai Anda. 25 April, tekanan mereda. Anda mendapatkan ruang untuk sekadar eksis tanpa harus berjuang untuk itu."

Tantangan Hidup Meghan dan Harry

Meghan dan Harry sama-sama mundur dari tugas kerajaan pada awal 2020, sebelum pindah ke California untuk membesarkan anak-anak mereka, di tengah badai pengawasan publik. Sejak saat itu, kehidupan mereka terus menghadapi tantangan.

Kesepakatan Spotify dengan Duke dan Duchess, yang diperkirakan bernilai 18 juta pound sterling pada akhir 2020, berakhir pada 2023. Tahun ini, Meghan dan Harry juga berpisah dengan Netflix.

Ia dan Harry juga dikecam atas tur semi-kerajaan mereka ke Australia bulan ini, dengan beberapa kritikus mengeluh bahwa mereka memperlakukan negara itu 'seperti ATM'. Selama perjalanan tersebut, Meghan memberikan beberapa indikasi tentang tantangan yang ia rasakan dan dirasakannya selama beberapa tahun terakhir.

Berbicara kepada mahasiswa di Universitas Teknologi Swinburne Melbourne tentang bahaya media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental, ia berkata, "Selama sepuluh tahun, setiap hari selama sepuluh tahun, saya telah diintimidasi dan diserang. Dan saya adalah orang yang paling banyak diolok-olok di seluruh dunia. Saya masih di sini."

Pujian dari Warga Australia

Tapi, tak semua kalimat negatif diarahkan pada Meghan. Saat berkunjung ke Australia selama empat hari pada pertengahan April 2026, ia sempat dipuji seorang warga setempat. 

Pada Selasa, 14 April 2026, Duchess of Sussex mengunjungi sebuah tempat penampungan yang dikelola McAuley Community Services for Woman yang mendukung perempuan dan anak-anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga, tunawisma, dan tantangan terkait lainnya. Di sana, ia menyumbangkan celemek dan menyajikan frittata kepada mereka yang berada di pusat tersebut.

Pada suatu saat, Meghan diperkenalkan kepada seorang wanita bernama Leah. "Baiklah, Leah, seberapa lapar kita?" tanya Duchess of Sussex sambil memotong frittata dalam sebuah video yang dibagikan Hello Magazine, dikutip dari People, Rabu, 15 April 2026.

Leah berkata kepada Meghan, "Anda terlihat luar biasa. Anda terlihat seperti model." Wajah Meghan terlihat senang seraya berkata, "Ya ampun, itu sangat murah hati."

Leah melanjutkan, "Anda punya anak, dan Anda tidak memiliki kerutan. Kulit Anda juga tampak bercahaya." Sambil menggelengkan kepala, Meghan menjawab, "Anda sangat baik."

Kritik soal Pendaftaran Nama Kedua Anak Meghan dan Harry

Meghan Markle lagi-lagi dikritik publik karena menjual lilin aromaterapi yang terinspirasi dari kedua anaknya, Archie dan Lilibet. Ada dua jenis lilin yang dijual di situs As Ever, toko gaya hidup Meghan, yakni No. 506 yang terkait dengan 'tanggal lahir Pangeran Archie dari Sussex' dan No. 604 untuk 'tanggal lahir Putri Lilibet dari Sussex'.

Penjelasan tentang produk itu masuk dalam materi promosi merek. Kedua lilin yang dijual seharga USD 64 (sekitar Rp1,1 juta) itu merupakan bagian dari koleksi Hari Ibunya yang dirilis pada Rabu, 22 April 2026.

Meskipun siaran pers menjelaskan bahwa satu 'lilin terinspirasi oleh putri Meghan, Putri Lilibet', dan yang lainnya 'oleh Pangeran Archie dari Sussex', nama anak-anak tersebut tidak digunakan pada produk atau kemasannya. Sebuah sumber menegaskan bahwa Markle telah 'sangat bijaksana' dalam penggunaan nama anak-anak tersebut dan itu direstui Harry.

Meski begitu, publik tetap mengkritiknya lantaran Harry dan Meghan ternyata telah mendaftarkan merek dagang nama Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Mengutip Page Six, Rabu, 22 April 2026, Meghan dan Harry juga dilaporkan telah mengklaim email, akun media sosial, dan nama domain anak-anak mereka.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |