Jepang Dinobatkan Jadi Negara Paling Sopan di Dunia, Indonesia Absen

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Jepang menempati posisi teratas sebagai negara paling sopan di dunia. Dalam survei yang dilakukan Remitly, lebih dari sepertiga responden (35,15 persen) menyebut Negeri Sakura sebagai destinasi yang paling ramah dan sopan terhadap orang asing.

Melansir laman Remitly, Jumat, 3 April 2026, survei ini melibatkan 4.600 responden dari 26 negara. Mereka diminta menilai tingkat kesopanan, baik berdasarkan perilaku mereka sendiri maupun pengalaman saat mengunjungi berbagai negara.

Hasilnya, Jepang menonjol sebagai tempat di mana wisatawan merasa paling dihargai dan disambut dengan sikap yang santun. "Daftar ini tidak mengukur kekasaran, hasilnya hanya mencerminkan negara mana yang paling diasosiasikan orang dengan kesopanan," tulis pihaknya.

"Peringkat lebih rendah dalam persepsi kesopanan tidak berarti peringkat tinggi dalam kekasaran," mereka menambahkan. Kesopanan memainkan peran yang nyata dalam kehidupan sehari-hari di Jepang, dan negara ini telah lama dikaitkan dengan budaya rasa hormat dan harmoni sosial.

Misalnya, membungkuk tidak hanya digunakan untuk menyapa orang, tapi juga sebagai tanda hormat. Bahasa mereka juga dibangun di sekitar gelar kehormatan dan ucapan sopan, yang semakin memperkuat pentingnya bersikap penuh perhatian terhadap orang lain.

Peringkat keduanya adalah Kanada, yang disebut sebagai negara sopan oleh 13,35 persen responden. Meski orang Kanada terkadang digambarkan sebagai orang yang meminta maaf atas hal-hal di luar kendali mereka, stereotip tersebut merupakan penyederhanaan dari masyarakat di mana kesopanan masih berperan penting dalam interaksi sehari-hari.

Inggris Juga Masuk Daftar

Pendekatan yang ramah terhadap pendatang baru, keindahan alam, dan prospek pekerjaan yang kuat semuanya membantu menjadikan Kanada sebagai tujuan populer bagi orang-orang yang pindah ke luar negeri, menurut survei tersebut.

Menyusul selanjutnya adalah Inggris. Remitly menulis, "Ekspektasi kesopanan di Inggris mirip dengan Kanada. Warganya dikenal sering meminta maaf, serta menggunakan kata 'tolong' dan 'terima kasih' dalam percakapan sehari-hari."

Hal ini membuat 6,23 persen responden menilai Inggris sebagai salah satu negara dengan masyarakat paling sopan di dunia. Budaya antre yang kuat juga menunjukkan bagaimana kesopanan menjadi bagian dari interaksi sosial mereka.

Di sisi lain, Inggris juga punya ciri khas berupa humor yang "kering" dan sering merendahkan diri sendiri. Gaya humor ini mungkin terasa asing bagi pendatang baru, tapi justru menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang yang tinggal di sana.

China sampai Jerman

Di urutan keempat, survei tersebut mencatatkan China, yang dipandang sopan oleh 3,07 persen oleh peserta studi. Kesopanan di sini sering berakar pada tradisi yang dibentuk oleh nilai-nilai Konfusianisme, yang menekankan rasa hormat, hierarki, dan harmoni sosial.

Hal ini ditunjukkan dengan berbagai cara, mulai dari menghormati orang tua hingga menghindari konfrontasi langsung dan sebagai gantinya menyelesaikan perbedaan pendapat dengan lebih halus. Orang-orang menghargai menjaga hubungan dan mengekspresikan kesopanan dalam interaksi sosial sehari-hari.

Menggenapi lima besar adalah Jerman, yang dianggap sopan oleh 2,8 persen responden, di mana terdapat penekanan kuat pada kesopanan, komunikasi langsung, dan privasi. Umumnya digunakan nada yang lebih formal dalam interaksi sehari-hari, meski ini sering menjadi lebih santai seiring perkembangan hubungan.

Negara-Negara Paling Sopan

Kesopanan juga tercermin melalui ketepatan waktu, keandalan, dan sikap memperhatikan orang lain, misalnya, dengan menghindari suara keras di larut malam atau pada hari Minggu, yang biasanya dianggap sebagai "hari istirahat."

Tanpa Indonesia, berikut negara-negara paling sopan menurut survei tersebut::

1. Jepang

2. Kanada

3. Inggris

4. China

5. Jerman

6. Filipina

7. Swedia

8. Denmark

9. Finlandia

10. Afrika Selatan

11. Australia

11. Swiss

13. Amerika Serikat

14. India

15. Irlandia

16. Selandia Baru

17. Norwegia

18. Belanda

19. Thailand

19. Prancis

21. Brasil

22. Spanyol

23. Belgia

24. Italia

25. Austria

"Penelitian kami menunjukkan bahwa persepsi tentang kesopanan dan keramahan dapat sangat bervariasi di berbagai budaya. Jika Anda berencana memulai kehidupan baru di negara lain, membenamkan diri dalam budaya dan komunitas setempat dapat membantu Anda merasa nyaman," tulisnya.

"Bahkan gestur kebaikan kecil, seperti senyum ramah atau membungkuk, dapat membantu mengubah tempat yang asing menjadi komunitas yang ramah," tandas mereka.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |