House of Tugu Satu-satunya Wakil Indonesia di Daftar World’s Greatest Places 2026 Majalah Time

10 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Majalah Time kembali merilis daftar World's Greatest Places of 2026. Dalam daftar tersebut, Indonesia menempatkan satu nama di kategori tempat menginap, yakni House of Tugu.

Dalam deskripsi di publikasi tersebut, TIME menggambarkan hotel yang berlokasi di Kota Tua Jakarta itu 'menawarkan sesuatu yang langka di Indonesia', yakni rumah publik untuk warisan Peranakan. Menurut penulis, keunikan properti itu adalah pada barang-barang antik unik yang dikumpulkan selama hampir 60 tahun oleh Anhar Setjadibrata yang merpakan pemilik bersama Grup Tugu Hotels & Restaurants dengan istrinya, Wedya Julianti dan putrinya Lucienne Anhar.

Barang-barang antik itu memenuhi 26 kamar tamu dan koridor kompleks bersejarah yang terdiri dari delapan bangunan. Dikutip Senin (16/3/2026), House of Tugu saat ini menampilkan lebih dari 1.000 benda yang dilestarikan secara pribadi, termasuk naga Tahun Baru Imlek sepanjang 87 kaki berwarna emas dan merah dari 1960-an dan perahu upacara berkepala harimau yang dibangun pada 1648.

Pengembangan terus dilakukan dengan pada Juni 2026, House of Tugu berencana membuka Museum Huang di lokasi tersebut dengan beberapa ribu artefak lagi dari gudang akan ditampilkan ke publik.

"Kami tidak ingin menjadi museum biasa," kata Lucienne kepada TIME. "Kami ingin menceritakan kisah di balik setiap barang ini—dan orang-orang di baliknya."

Sementara dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Lucienne mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah memulai dengan tujuan membangun jaringan hotel dan restoran. "Yang ingin kami lakukan adalah menjaga kisah tentang masyarakat Indonesia agar tetap dikenang melalui ruang, artefak, dan pengalaman yang dapat dirasakan oleh para pengunjung," ujarnya.

Makna Masuk Daftar World’s Greatest Places 2026

Menurut Lucienne, masuknya House of Tugu dalam daftar World’s Greatest Places 2026 memiliki arti yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar pencapaian dalam industri perhotelan. Penghargaan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan panjang untuk menjaga warisan budaya Indonesia yang semakin jarang ditemukan.  

Di tempat itu juga hadir Jajaghu, destinasi kuliner Nusantara yang mengangkat resep-resep leluhur dalam sajian yang elegan, serta Babah Koffie by Kawisari, sebuah kafe bernuansa nostalgia yang merayakan warisan salah satu perkebunan kopi tertua dari era kolonial di Jawa. Pada 2026, House of Tugu Jakarta juga akan memperkenalkan sejumlah pengembangan baru.

Pada Mei nanti akan dibuka De Tiger, sebuah speakeasy poolside dengan live music yang terinspirasi dari suasana kehidupan malam Batavia pada masa lampau. Selanjutnya pada Juni 2026, seperti disampaikan di atas, House of Tugu Jakarta akan menghadirkan The Huang Museum, yang menampilkan ribuan artefak bersejarah dari arsip koleksi keluarga Tugu, termasuk berbagai koleksi yang belum pernah dipamerkan sebelumnya.

Apa Itu World's Greatest Places 2026?

Daftar World's Greatest Places 2026 merupakan daftar yang disusun TIME dengan meminta nominasi tempat, termasuk hotel, kapal pesiar, restoran, atraksi, museum, taman dan banyak lagi, dari jaringan koresponden dan kontributor internasionalnya. Prosesnya juga melalui proses aplikasi dengan tujuan untuk menemukan tempat-tempat yang menawarkan pengalaman baru, menarik, dan relevan.

Hasilnya: 100 destinasi luar biasa untuk menginap dan dikunjungi tahun ini, masing-masing 50 spot. Di antara Tempat-Tempat Terhebat di Dunia tahun ini ada  Songtsam Lodge di Cizhong, Tiongkok, disebutkan pertama di daftar tempat menginap. Itu adalah sebuah jaringan hotel butik yang berupaya memikat wisatawan keluar dari kota-kota besar Tiongkok dan menuju pedesaan yang subur.

Netflix House hingga Museum Agung Mesir

Sementara di daftar tempat untuk dikunjungi ada Netflix House di Philadelphia, tujuan utama bagi penggemar acara orisinal mulai dari Stranger Things hingga Is It Cake? hingga Squid Game serta Surf Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, yang membuat gebrakan sebagai taman selancar buatan pertama yang bergabung dengan sirkuit kejuaraan selancar profesional, dan terbuka untuk pengunjung dari semua kemampuan.

Daftar itu juga memuat V&A Storehouse East yang baru di London. Tempat itu disebut membuat seni lebih mudah diakses dengan memungkinkan pengunjung untuk melihat karya-karya tak ternilai dan menghabiskan waktu intim untuk memeriksanya dari dekat.

Museum Agung Mesir yang baru dibuka penuh pada Sabtu, 1 November 2025, juga masuk daftar tersebut. Lokasinya berada di dekat Piramida Giza yang terkenal. Museum tersebut dibangun selama lebih dari dua dekade dengan biaya USD1 miliar (sekitar Rp16,7 triliun), sebagian besar merupakan pinjaman dari Jepang.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |