Es Krim Godiva x Labubu Kini Hadir di Indonesia, Sendok Spesial Jadi Merchandise Unik

3 days ago 20

Liputan6.com, Jakarta - Demam Labubu masih melanda dunia. Memanfaatkan popularitas yang belum kunjung surut, GODIVA menggandeng Pop Mart, pemegang IP Labubu, untuk berkolaborasi dalam menghadirkan serangkaian menu es krim spesial yang dijual secara terbatas.

Setelah sukses menarik perhatian konsumen di Hong Kong, China, dan Singapura pada Juli 2025, lima menu kolaborasi GODIVA x Labubu kini hadir di Indonesia mulai hari ini, Rabu (27/8/2025). Kesemua menu tersedia di delapan gerai GODIVA, yang meliputi tujuh di Jakarta dan satu di Surabaya.

"Di Hong Kong dan China yang pasti sudah line up dari hari pertama. Walau store lebih banyak dari kita, ludesnya cepat. Within a week. Jadi, mudah-mudahan kita juga diterima dengan baik," kata Dini Arizully, Brand Division Manager GODIVA Indonesia, ditemui di Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ia mengungkapkan butuh waktu lebih dari setahun mempersiapkan produk tersebut. Setiap karyawan menjalani pelatihan intensif oleh tim GODIVA Hong Kong, baik melalui video call maupun conference call untuk memastikan penyajian produk memenuhi standar yang sama.

"Dari regional juga mengecek. Semua persiapan kita harus di-approve sama Pop Mart," ujarnya.

Apa Saja Menu GODIVA x Labubu?

Koleksi menu yang resmi dinamai GODIVA x Labubu Icy Delights itu terdiri dari tiga soft serve da dua shakes. Menu itu terinspirasi dari pesona Labubu dan hutan nan rimbun.

Para kreatos cokelat GODIVA menghadirkan cita rasa cokelat klasik dengan kokoa murni. Palet warnanya merupakan perpaduan dari warna merah beri dan hijau kacang dari pistachio kunafa. Jenis beri yang dipakai merupakan percampuran dari raspberrry kering, cranberry, blueberry, dan stroberi.

Saat di lidah, rasa asam manis dari beri berpadu dengan cokelat manis dengan sedikit pahit yang menyenangkan. Tambahan kunafa yang renyah membuat setiap jilatan lebih kaya karena ada tekstur yang berbeda. 

Masing-masing menu shakes dihadirkan di cup plastik yang dibalut sleeve khusus bergambar Labubu. Terdapat hologram yang menandakan bahwa sleeve itu orisinal dan dibuat khusus oleh desainer Labubu, Kasing Lung. Sementara, konsumen yang memesan varian soft serve akan mendapatkan sendok stainless steel Labubu berwarna emas yang bisa dibawa pulang.

Berapa Harga Produknya?

Dini mengatakan bahwa varian soft serve dijual seharga Rp175 ribu, sudah termasuk sendok teh. Sedangkan, dua varian shakes berbahan dasar cokelat premium dijual seharga Rp155 ribu. "Sleeve-nya jangan dibuang karena itu dicetak terbatas," canda Dini.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Manoj Loya, Managing Director Pladis APAC, perusahaan yang menaungi GODIVA menerangkan kolaborasi yang dijalin dengan Labubu dimaksudkan untuk menarik generasi konsumen baru. Ia mengaku popularitas Labubu yang meroket menjadi daya tarik utama kolaborasi tersebut.

"Dengan memadukan warisan keahlian artisanal kami dengan dunia LABUBU yang penuh imajinasi, kami memulai ragam baru dalam cokelat premium: di mana cita rasa istimewa berpadu dengan storytelling yang imersif untuk menarik generasi konsumen yang baru," kata Loya.

"Kolaborasi ini bukan hanya tentang cokelat, melainkan sebuah ajakan untuk merasakan kegembiraan, kreativitas, dan optimisme melalui setiap karya," imbuhnya.

Rencana Perilisan Labubu Mini

CEO Pop Mart Wang Ning mengumumkan akan segera merilis boneka Labubu mini pada minggu ini. Boneka tersebut, yang didesain agar bisa digantung di ponsel dan tas, pernah dirilis beberapa waktu lalu dan ludes terjual hanya dalam beberapa menit.

Mengutip NY Post, Jumat (22/8/2025), tidak dijelaskan waktu lebih pasti terkait peluncuran Labubu mini tersebut. Yang pasti, rencana itu sedera meningkatkan harga saham Pop Mart. Di bursa saham Hong Kong, saham Pop Mart melonjak 11,9 persen dan ditutup pada harga 40,75 dolar Amerika (sekitar Rp666 ribu), level tertinggi sejak Pop Mart melantai di bursa pada 2020.

Produk-produk baru Pop Mart sebelumnya terjual habis dalam hitungan menit, menyebabkan situs webnya mengalami crash. Wang, yang mendirikan perusahaan mainan tersebut pada 2010, mengatakan Pop Mart berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pendapatan sebesar 20 miliar yuan (sekitar Rp45,5 triliun) dan bahwa target tahun ini sebesar 4,18 miliar dolar Amerika 'seharusnya cukup mudah.'

Foto Pilihan

Penari Reog Ponorogo dari Sedulur Warok Ponorogo Bekasi beraksi saat pembukaan acara Parade Wastra Nusantara 2025 yang di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025). (KapanLagi.com/Budy Santoso)
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |