Cara Mengupas Bawang Putih Cepat Tanpa Bau di Tangan, Metode Praktis dan Tips Anti-Bau

4 hours ago 3
  • Bagaimana cara mengupas bawang putih dengan cepat?
  • Mengapa bawang putih meninggalkan bau di tangan dan bagaimana menghilangkannya?
  • Apakah kopi benar-benar bisa menghilangkan bau bawang di tangan?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Cara mengupas bawang putih adalah hal yang penting untuk diketahui. Pasalnya, bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur esensial yang hampir selalu hadir dalam setiap masakan Indonesia. Kehadirannya tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga aroma yang menggugah selera pada hidangan sehari-hari.

Namun, proses mengupas bawang putih seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang, terutama karena memakan waktu dan meninggalkan bau menyengat yang sulit hilang di tangan. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai metode praktis dan cepat untuk mengupas bawang putih tanpa perlu khawatir tangan menjadi bau.

Liputan6 membagikan teknik-teknik efisien yang dapat Anda terapkan di dapur, mulai dari cara sederhana hingga penggunaan alat bantu. Selain itu, panduan ini juga akan dilengkapi dengan tips memilih bawang putih segar, cara penyimpanannya agar awet, serta berbagai manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya, Senin (6/4/2026). 

Metode Cepat Mengupas Bawang Putih

Mengupas bawang putih dalam jumlah banyak seringkali terasa melelahkan dan memakan waktu berharga di dapur. Untungnya, ada beberapa metode inovatif yang dapat mempercepat proses ini secara signifikan, sekaligus meminimalkan kontak langsung dengan kulit bawang yang merepotkan.

1. Metode Guncang dalam Wadah Tertutup

Metode ini sangat efisien, terutama jika Anda perlu mengupas banyak siung bawang putih sekaligus. Anda bisa menggunakan toples kaca, dua mangkuk logam atau keramik yang saling menangkup, atau wadah tertutup lainnya yang kuat. Cukup masukkan bawang putih ke dalam wadah, tutup rapat, lalu guncang kuat-kuat selama 20–30 detik hingga kulitnya terlepas dengan mudah.

2. Metode Tekan dengan Pisau

Metode menekan dengan pisau cocok untuk mengupas beberapa siung bawang putih dengan cepat tanpa banyak alat. Letakkan bawang putih di atas talenan, lalu tekan menggunakan sisi pipih pisau besar hingga sedikit gepeng. Tujuan penekanan ini bukan untuk menghancurkan bawang putih sepenuhnya, melainkan untuk melepaskan kulitnya agar retak dan mudah dilepas dengan tangan.

3. Metode Rendam Air Panas

Merendam bawang putih dalam air panas dapat melunakkan kulitnya sehingga lebih mudah dikupas. Masukkan bawang putih ke dalam air hangat atau panas selama 5–10 menit, dan kulitnya akan mengembang serta mudah dikelupas. Namun, penting untuk diingat bahwa metode ini tidak disarankan jika bawang putih akan disimpan dalam waktu lama, karena dapat membuatnya lembap dan cepat busuk.

4. Metode Microwave

Pemanasan singkat dalam microwave juga dapat membantu melonggarkan kulit bawang putih dengan efektif. Cukup panaskan bawang putih dalam microwave selama 10-20 detik. Setelah dipanaskan, biarkan dingin sebentar, dan kulitnya akan lebih mudah terlepas dari siungnya.

Mencegah Bau Bawang Putih di Tangan

Bau bawang putih yang menempel di tangan seringkali menjadi keluhan utama setelah mengolah bumbu ini. Bau menyengat tersebut disebabkan oleh senyawa belerang berminyak bernama allicin, yang dilepaskan saat bawang dipotong atau dihancurkan.

Menggunakan Alat Pelindung

Cara paling aman dan efektif untuk mencegah bau bawang putih menempel di tangan adalah dengan menghindari kontak langsung. Penggunaan sarung tangan plastik atau karet saat mengupas bawang putih sangat disarankan, terutama jika Anda mengupas dalam jumlah besar. Ini akan menciptakan penghalang fisik antara kulit Anda dan senyawa allicin, sehingga tangan tetap bersih dan bebas bau.

Mencuci Tangan dengan Bahan Alami

Beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di dapur ternyata sangat efektif dalam menetralkan bau bawang putih di tangan:

  • Soda Kue: Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, lalu oleskan ke tangan. Diamkan beberapa menit sebelum dibilas, karena sifat penyerap dan penetral bau pada soda kue sangat efektif.
  • Jus Lemon/Jeruk Nipis: Asam sitrat dalam lemon atau jeruk nipis efektif memecah senyawa sulfur penyebab bau. Lumurkan irisan lemon atau perasan jeruk nipis ke tangan, gosok perlahan, lalu bilas bersih.
  • Kopi: Gosokkan ampas kopi atau bubuk kopi ke tangan yang berbau bawang. Aroma kopi yang khas dapat menetralkan bau bawang dan membantu mengelupas sel kulit mati secara bersamaan.
  • Garam: Campurkan garam dengan sabun cuci tangan hingga berbentuk pasta, lalu gunakan sebagai scrub. Garam berfungsi sebagai eksfoliator alami yang membantu mengangkat senyawa bau dari permukaan kulit.
  • Cuka Apel: Balurkan beberapa sendok teh cuka apel ke seluruh tangan, biarkan mengering sebentar, lalu bilas. Sifat asam cuka apel sangat ampuh mengatasi bau menyengat.
  • Pasta Gigi: Gosokkan sedikit pasta gigi ke jari dan tangan di bawah air mengalir. Senyawa alkali dalam pasta gigi dapat bereaksi dan memecah senyawa allicin penyebab bau.
  • Daun Mint: Hancurkan beberapa lembar daun mint dan gosokkan ke tangan. Kandungan asam rosmatic pada daun mint mampu mengurangi konsentrasi sulfur volatil yang menyebabkan bau tak sedap.

Menggunakan Peralatan Khusus

Selain bahan alami, ada juga peralatan khusus yang dirancang untuk membantu menghilangkan bau bawang di tangan.

  • Benda Stainless Steel: Menggosok tangan pada benda stainless steel, seperti sendok, wastafel, atau “sabun baja” khusus, dapat membantu menghilangkan bau. Reaksi kimia antara permukaan baja yang teroksidasi dan allicin membantu mengurangi bau di kulit, menjadikannya metode populer di kalangan koki profesional.
  • Alat Pengupas Silikon: Alat berbentuk tabung ini memungkinkan Anda mengupas siung bawang tanpa kontak langsung dengan tangan. Cukup masukkan siung ke dalam tabung, gosok di atas meja, dan kulitnya akan terkelupas dengan sendirinya, menjaga tangan tetap aman dan bebas bau.

Tips Tambahan untuk Mengupas dan Mengolah Bawang Putih

Untuk mendapatkan hasil masakan terbaik dan menjaga kualitas bawang putih yang Anda gunakan, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Ini mencakup cara memilih bawang putih yang segar, metode penyimpanan yang tepat, hingga pemahaman akan manfaat kesehatannya.

Memilih Bawang Putih Segar

Memilih bawang putih berkualitas adalah langkah awal untuk memastikan hidangan Anda lezat dan bernutrisi. Perhatikan ciri-ciri berikut saat berbelanja:

  • Umbi Keras: Pilih umbi yang terasa padat dan keras saat ditekan. Hindari bawang putih yang lembek karena bisa menandakan sudah tua atau membusuk.
  • Kulit Halus dan Utuh: Kulit bawang putih yang baik tampak kering, bersih, dan menempel rapat pada siung. Hindari kulit yang terlalu tipis, mengelupas, atau lembap karena menandakan kurang segar.
  • Tidak Bertunas atau Berbintik: Hindari bawang putih yang sudah bertunas karena rasanya cenderung lebih pahit dan aromanya tidak sekuat bawang segar. Pastikan juga tidak ada bintik hijau atau bercak kecoklatan/keabu-abuan yang bisa menandakan jamur.
  • Aroma Tajam: Bawang putih berkualitas memiliki aroma tajam khas bawang putih. Jika tercium bau asam atau tidak sedap, sebaiknya hindari karena menandakan bawang sudah tidak layak konsumsi.

Penyimpanan Bawang Putih

Penyimpanan yang tepat akan menjaga kesegaran dan kualitas bawang putih Anda lebih lama, memastikan bumbu ini selalu siap digunakan.

  • Suhu Ruang dan Sirkulasi Udara Baik: Bawang putih utuh (belum dikupas) sebaiknya disimpan di tempat kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpannya di dalam kulkas karena dapat mempercepat pertumbuhan tunas dan membuatnya lembap.
  • Bungkus Kertas: Membungkus bawang putih dalam kertas dapat membantu mempertahankannya lebih lama dan menjaga kelembapannya.
  • Bawang Putih Kupas/Cincang: Bawang putih yang sudah dikupas atau dicincang dapat disimpan dalam wadah tertutup rapat di kulkas, terendam minyak sayur. Dengan cara ini, bawang putih bisa awet hingga enam bulan.

Manfaat Bawang Putih

Selain sebagai bumbu masakan, bawang putih telah lama dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa, berkat kandungan senyawa aktif di dalamnya.

  • Antioksidan dan Anti-inflamasi: Bawang putih mengandung allicin, senyawa dengan sifat antibakteri, antiseptik, dan antioksidan yang mampu merawat peradangan dalam tubuh.
  • Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah: Konsumsi bawang putih dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah tinggi, berkat allicin yang menghambat pembentukan kolesterol dan merilekskan pembuluh darah. Ini sangat bermanfaat untuk meminimalkan risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan Imunitas dan Melawan Infeksi: Senyawa allicin pada bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang efektif untuk membantu mengatasi berbagai infeksi, termasuk pada kulit, saluran kemih, hingga pernapasan, sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Mencegah Kanker: Kajian menunjukkan bawang putih mempunyai ciri anti-kanker dan dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat.
  • Mengontrol Gula Darah: Bawang putih juga berkhasiat mengontrol kadar gula dalam darah, menjadikannya bermanfaat bagi penderita diabetes.

People Also Ask

1. Bagaimana cara mengupas bawang putih dengan cepat?

Jawaban: Anda bisa menggunakan metode guncang dalam wadah tertutup, menekan dengan pisau, merendam dalam air panas, atau memanaskan sebentar dalam microwave untuk melonggarkan kulitnya.

2. Mengapa bawang putih meninggalkan bau di tangan dan bagaimana menghilangkannya?

Jawaban: Bau bawang putih disebabkan oleh senyawa allicin yang menempel pada kulit. Untuk menghilangkannya, Anda bisa menggunakan sarung tangan saat mengupas atau mencuci tangan dengan bahan alami seperti soda kue, jus lemon, kopi, garam, cuka apel, pasta gigi, daun mint, atau menggosoknya pada benda stainless steel.

3. Apakah kopi benar-benar bisa menghilangkan bau bawang di tangan?

Jawaban: Ya, kopi memiliki aroma kuat yang mampu menyerap dan menutupi bau bawang. Selain itu, tekstur bubuk kopi juga berfungsi sebagai scrub alami yang membantu mengangkat sisa senyawa bawang dari permukaan kulit.

4. Bagaimana cara memilih bawang putih yang segar?

Jawaban: Pilih umbi yang terasa padat dan keras, memiliki kulit yang halus, kering, dan menempel rapat, tidak bertunas atau berbintik, serta memiliki aroma tajam khas bawang putih.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |