Cara Menghilangkan Duri Ikan Bandeng dengan Mudah agar Aman Dikonsumsi

1 week ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu komoditas perikanan yang sangat digemari di Indonesia. Dagingnya lezat, gurih, dan kaya nutrisi, termasuk kandungan omega-3 yang tinggi, menjadikannya pilihan favorit banyak keluarga.

Namun, kenikmatan mengonsumsi ikan bandeng seringkali terganggu oleh banyaknya duri halus yang tersebar di seluruh dagingnya. Satu ekor bandeng bahkan bisa memiliki sekitar 70 pasang duri, baik yang besar maupun yang halus, sehingga berisiko tertelan dan menyulitkan saat disantap.

Meski demikian, keberadaan duri ini tidak perlu menjadi penghalang untuk menikmati manfaat kesehatan dari ikan bandeng. Berbagai metode telah dikembangkan untuk mengatasi masalah duri ini, mulai dari teknik pencabutan manual yang membutuhkan ketelitian, hingga metode memasak yang dapat melunakkan duri hingga tidak terasa lagi. 

Simak cara menghilangkan duri ikan bandeng, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (11/2/2026).

Pencabutan Duri Manual (Deboning)

Metode pencabutan duri manual atau deboning, adalah cara efektif untuk menghilangkan duri ikan bandeng sehingga aman dan nyaman dikonsumsi. Teknik ini cocok untuk berbagai olahan seperti bandeng bakar utuh, sate bandeng, atau fillet goreng, memastikan ikan dapat dinikmati sepenuhnya tanpa duri yang mengganggu.

Sebelum proses deboning, ikan bandeng harus dibersihkan sisiknya dengan pisau tajam dari ekor ke kepala, kemudian dibelah melebar seperti kupu-kupu tanpa memotong tulang punggung utama. Bagian perut dan insang dibuang, lalu ikan dicuci di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa darah atau lendir.

Setelah itu, ikan diletakkan tengkurap di talenan dan dagingnya dipipihkan dengan telapak tangan secara lembut. Tekanan ini membuat duri halus lebih mudah terlihat, kemudian duri utama dan halus dicabut menggunakan pinset searah serat daging agar tekstur ikan tetap utuh.

Teknik Presto untuk Melunakkan Duri

Teknik presto adalah salah satu cara paling populer untuk melunakkan duri ikan bandeng hingga aman dan nyaman dikonsumsi. Dengan tekanan tinggi dan suhu panas dalam panci presto, tulang dan bahkan sisik ikan menjadi lunak, menghasilkan daging empuk tanpa duri yang mengganggu.

Untuk membuat bandeng presto, ikan yang sudah dibersihkan sisik dan isi perutnya dapat langsung dibumbui sesuai selera. Pilih ikan dengan ukuran seragam dan susun di dalam panci presto, bisa menggunakan daun pisang sebagai alas, agar matang merata tanpa terlalu padat.

Waktu memasak bandeng presto bervariasi tergantung ukuran ikan dan jenis panci, namun cukup lama untuk memastikan duri lunak sepenuhnya. Setelah presto, ikan bandeng siap digoreng, dibakar, atau diolah menjadi hidangan lain, sehingga teknik ini ideal bagi yang ingin menikmati bandeng tanpa repot mencabut duri satu per satu.

Mengiris atau Menyayap Daging Ikan

Teknik mengiris atau menyayap adalah metode lain untuk membuat duri ikan bandeng tidak terasa saat dimakan, tanpa harus mencabutnya atau menggunakan presto. Cara ini melibatkan pembuatan sayatan-sayatan kecil dan presisi pada daging ikan untuk memotong duri-duri halus menjadi ukuran yang sangat kecil. Meskipun duri secara fisik tidak hilang, sensasinya saat dimakan akan sangat berkurang karena ukurannya yang sangat kecil.

Langkah awal dalam teknik ini adalah membersihkan sisik ikan bandeng dan membuang isi perutnya. Kemudian, sayat bagian punggung ikan dari kepala hingga ekor, namun jangan terlalu dalam agar duri di dalamnya tidak terpotong sepenuhnya, melainkan hanya terbelah. Setelah itu, sayat bagian ekor lebih dalam mengikuti arah duri, karena bagian ekor biasanya memiliki duri yang lebih banyak.

Setelah sayatan utama dibuat, lakukan irisan-irisan kecil secara cermat pada daging ikan, dengan jarak sekitar 0,5 cm antara setiap potongan. Pastikan irisan tidak terlalu rapat agar tidak merusak tekstur daging ikan. Teknik ini bertujuan untuk memecah duri-duri halus menjadi fragmen yang sangat kecil, sehingga saat dimasak dan dimakan, duri tersebut tidak akan terasa lagi.

Teknik Mematahkan Ekor dan Menarik Tulang Utama

Teknik mematahkan ekor dan menarik tulang utama adalah cara cepat untuk menghilangkan tulang punggung dan duri besar ikan bandeng. Metode ini bisa dilakukan dengan tangan tanpa pinset, meski duri halus mungkin masih memerlukan penanganan tambahan.

Langkah pertama adalah membersihkan ikan dari sisik dan isi perut, lalu pegang kepala dan ekor ikan dengan kedua tangan. Tekuk ekor ke atas hingga terdengar bunyi "patah", menandakan tulang punggung utama terlepas dari sambungannya, dilakukan hati-hati agar daging tidak rusak.

Setelah itu, tulang punggung dapat dikeluarkan melalui insang secara perlahan. Untuk mengambil daging, tekan ikan menggunakan rolling pin agar daging terlepas dari tulang, sementara duri halus masih bisa dicabut dengan pinset atau diiris agar ikan benar-benar bebas duri.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa ikan bandeng memiliki banyak duri?

Ikan bandeng dikenal memiliki banyak duri halus yang tersebar di seluruh dagingnya, bahkan bisa mencapai 70 pasang, yang merupakan karakteristik alami spesies ini.

2. Apa itu teknik deboning untuk ikan bandeng?

Deboning adalah metode pencabutan duri manual menggunakan pinset atau alat penjepit setelah ikan dibelah dan dipipihkan, memastikan duri terangkat sempurna.

3. Bagaimana cara melunakkan duri ikan bandeng dengan teknik presto?

Duri ikan bandeng dapat dilunakkan dengan memasaknya dalam panci presto di bawah tekanan tinggi dan suhu panas, sehingga tulang menjadi sangat empuk dan aman dikonsumsi.

4. Apakah teknik menyayap efektif menghilangkan duri ikan bandeng?

Teknik menyayap tidak menghilangkan duri secara fisik, tetapi membuat sayatan kecil pada daging untuk memecah duri halus menjadi fragmen yang tidak terasa saat dimakan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |