Liputan6.com, Jakarta - Menggoreng sosis agar mekar seperti bunga bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang teknik sederhana yang membuat tampilan makanan jadi lebih menarik dan menggugah selera, baik untuk bekal anak, jualan, maupun camilan keluarga di rumah. Dengan bentuk yang mekar, sosis terlihat lebih kreatif dan memberi kesan istimewa meskipun bahan yang digunakan sangat sederhana serta mudah ditemukan di pasaran.
Banyak orang gagal membuat sosis mekar karena kurang memahami jenis sosis, teknik sayatan, suhu minyak, hingga cara memasukkan sosis ke dalam penggorengan, padahal semua itu sangat memengaruhi hasil akhirnya. Oleh karena itu, memahami langkah yang tepat sejak awal akan membantu menghasilkan sosis yang tidak hanya matang sempurna, tetapi juga mekar cantik menyerupai bunga dan terlihat lebih profesional saat disajikan.
1. Pilih Jenis Sosis yang Tepat
Memilih jenis sosis yang tepat merupakan langkah awal yang sangat penting karena tidak semua sosis memiliki tekstur yang mudah mekar ketika digoreng dalam minyak panas. Sosis dengan kulit elastis dan kadar daging seimbang, seperti sosis ayam atau sapi kemasan plastik, biasanya lebih mudah membuka saat terkena panas sehingga membentuk kelopak bunga yang rapi.
Selain jenis, kondisi sosis juga perlu diperhatikan agar hasil gorengan tidak pecah atau justru mengerut saat masuk ke minyak. Sosis yang masih beku sebaiknya dikeluarkan terlebih dahulu dan didiamkan pada suhu ruang supaya teksturnya lebih lentur, sehingga saat digoreng, bagian yang disayat bisa mengembang sempurna tanpa merusak bentuknya.
Ukuran sosis juga berpengaruh terhadap tampilan akhir karena sosis yang terlalu kecil biasanya sulit menampilkan bentuk bunga yang jelas. Dengan memilih sosis berukuran sedang hingga besar, kamu akan lebih mudah membuat pola sayatan dan memperoleh hasil mekar yang simetris serta terlihat lebih cantik saat disajikan.
2. Buat Sayatan Pola Bunga dengan Benar
Teknik menyayat sosis menjadi faktor utama yang menentukan apakah sosis bisa mekar indah atau tidak ketika digoreng. Sayatan sebaiknya dibuat menggunakan pisau tajam agar hasil potongan rapi dan tidak merobek permukaan sosis yang bisa menyebabkan bentuknya rusak saat terkena panas minyak.
Pola sayatan dapat dibuat memanjang dari ujung ke tengah dengan kedalaman sekitar setengah bagian sosis, lalu diulang hingga membentuk empat sampai enam bagian agar kelopak bunga terlihat lebih penuh. Semakin simetris pola yang dibuat, semakin merata pula sosis akan membuka saat digoreng, sehingga tampilannya lebih menarik dan tidak miring ke satu sisi.
Selain memanjang, kamu juga bisa memvariasikan arah sayatan sedikit menyilang agar efek mekarnya terlihat lebih natural. Teknik ini membantu sosis mengembang secara seimbang dan menghasilkan bentuk menyerupai bunga yang lebih estetik ketika sudah matang dan siap disajikan.
3. Rendam Sebentar dalam Air Hangat
Merendam sosis yang sudah disayat ke dalam air hangat merupakan trik sederhana yang sering diabaikan, padahal cara ini sangat membantu proses mekarnya sosis saat digoreng. Air hangat membuat tekstur sosis menjadi lebih lentur sehingga bagian yang dipotong tidak kaku ketika langsung bertemu minyak panas.
Proses perendaman cukup dilakukan selama tiga hingga lima menit agar serat sosis mulai terbuka secara perlahan dan siap mengembang ketika masuk ke penggorengan. Dengan kondisi yang lebih fleksibel, sosis tidak mudah mengerut atau tertutup kembali sehingga kelopak bunganya dapat terbentuk lebih maksimal.
Selain membantu bentuk, perendaman juga membuat panas lebih mudah meresap ke dalam sosis ketika digoreng. Hasilnya, sosis matang merata, tampilan bunganya rapi, dan teksturnya tetap lembut di bagian dalam meskipun bagian luar sudah terlihat renyah.
4. Gunakan Minyak Banyak dan Panas Stabil
Minyak yang cukup banyak sangat diperlukan agar seluruh bagian sosis terendam sempurna sehingga panas menyebar secara merata dan membuat bagian sayatan langsung terbuka. Jika minyak terlalu sedikit, panas tidak akan mengenai semua sisi sosis dan membuat bentuk bunganya kurang maksimal.
Suhu minyak juga harus stabil, yaitu panas dengan api sedang, bukan terlalu kecil dan bukan pula sampai berasap. Minyak yang terlalu dingin membuat sosis lama mekar, sedangkan minyak yang terlalu panas bisa membuat sosis cepat gosong sebelum sempat membuka bentuk bunganya dengan sempurna.
Dengan minyak panas yang pas, sosis akan langsung bereaksi ketika dimasukkan ke wajan, bagian sayatan mengembang perlahan, dan kelopak bunga terbentuk alami. Teknik ini sangat membantu menghasilkan sosis yang tidak hanya cantik, tetapi juga matang merata tanpa tekstur yang keras.
5. Masukkan Sosis dengan Posisi yang Tepat
Cara memasukkan sosis ke dalam minyak ternyata juga memengaruhi hasil akhir bentuk bunganya. Posisi terbaik adalah dengan menghadap bagian sayatan ke bawah terlebih dahulu agar panas langsung mengenai celah potongan dan memicu sosis untuk membuka secara alami.
Biarkan beberapa detik tanpa diaduk supaya proses mekarnya berjalan dengan baik sebelum sosis dibalik secara perlahan. Jika terlalu cepat diaduk, bagian yang seharusnya membuka bisa tertutup kembali dan membuat bentuk bunga tidak terlihat maksimal.
Setelah kelopak mulai terbentuk, barulah sosis dibalik agar seluruh bagian matang merata. Teknik sederhana ini membantu menghasilkan sosis yang mekar lebih lebar, rapi, dan tampak lebih menarik saat sudah diangkat dari penggorengan.
6. Goreng Hingga Warna Keemasan dan Tiriskan
Menggoreng sosis sebaiknya dilakukan sampai warnanya berubah menjadi kuning keemasan agar tampilannya terlihat menggoda dan teksturnya tetap nyaman saat dimakan. Proses ini tidak boleh terlalu lama karena panas berlebih bisa membuat sosis menjadi keras dan kelopak bunganya menyusut kembali.
Selama menggoreng, balik sosis secara perlahan agar semua sisi mendapatkan panas yang sama tanpa merusak bentuk bunga yang sudah terbentuk. Dengan cara ini, sosis matang merata, bagian luar sedikit renyah, dan bagian dalam tetap juicy serta lezat.
Setelah matang, angkat sosis dan tiriskan di atas tisu dapur atau kertas minyak agar sisa minyak terserap dengan baik. Langkah ini membuat sosis terlihat lebih bersih, tidak berminyak berlebihan, dan siap disajikan dengan tampilan mekar cantik seperti bunga.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Kenapa sosis tidak mau mekar saat digoreng?
A: Biasanya karena sayatan kurang dalam, minyak kurang panas, atau sosis masih terlalu beku saat dimasukkan ke wajan.
Q: Apakah semua jenis sosis bisa dibuat mekar?
A: Tidak semua, sosis dengan kulit elastis seperti sosis ayam dan sapi kemasan plastik lebih mudah mekar dibanding sosis berkulit tebal.
Q: Apakah sosis perlu direbus dulu sebelum digoreng?
A: Tidak wajib, tetapi merendamnya sebentar dalam air hangat sudah cukup membantu proses mekarnya.
Q: Berapa jumlah sayatan ideal agar terlihat seperti bunga?
A: Sekitar empat sampai enam sayatan sudah cukup untuk membentuk kelopak yang rapi dan seimbang.
Q: Minyak harus banyak atau sedikit?
A: Sebaiknya cukup banyak agar sosis terendam dan panas menyebar merata sehingga bentuk bunganya terbuka sempurna.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466498/original/025557700_1767846169-kue_sus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4040914/original/012982000_1654183386-Susu_pada_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511414/original/007391200_1771908561-cropped-a22d6a28-37f5-4dfd-8587-e755d804a17b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1205357/original/088400800_1460803843-bersihin_lantai2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3593035/original/057198900_1633420080-Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505843/original/034549200_1771397895-telur_tahu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322728/original/006784700_1755753794-kue_cubit_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511242/original/012021200_1771902699-BAFTA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511332/original/087073200_1771906151-cropped-531606ed-add6-49de-a873-6e1724f1131a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511265/original/058539900_1771903637-cropped-f3471715-c246-420d-91fa-7d81fb6e255b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511262/original/085360700_1771903081-cropped-432a023f-0a92-4ae4-9008-e35c5a0aba97.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511135/original/037039600_1771893582-parke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511217/original/014929200_1771901636-cropped-b61e08a3-7da9-4042-9823-7a37654ec2a2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)