- Mengapa gorengan bisa gosong di luar tapi mentah di dalam?
- Bagaimana cara mengetahui suhu minyak yang tepat untuk menggoreng?
- Apakah boleh menggoreng banyak bahan sekaligus?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Menggoreng adalah salah satu teknik memasak yang sangat digemari di Indonesia, menghasilkan berbagai hidangan lezat mulai dari camilan hingga lauk pauk. Namun, seringkali para penggemar gorengan dihadapkan pada tantangan umum: gorengan yang gosong di bagian luar namun masih mentah di dalamnya. Kondisi ini tentu mengurangi kenikmatan dan membuat hidangan tidak matang sempurna.
Permasalahan ini bukan tanpa sebab, melainkan dipicu oleh beberapa faktor kunci yang berkaitan dengan suhu, persiapan bahan, hingga teknik penggorengan itu sendiri. Memahami penyebab dan solusi yang tepat adalah langkah awal untuk menghasilkan gorengan yang renyah di luar dan matang merata di dalam.
Untuk membantu Anda menciptakan gorengan yang sempurna setiap saat, artikel ini akan mengupas 7 cara mengatasi gorengan yang gosong di luar dan mentah di dalam. Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda tidak perlu lagi khawatir akan hasil gorengan yang kurang memuaskan.
Kontrol Suhu Minyak dengan Tepat
Mengatur suhu minyak adalah faktor paling krusial dalam proses penggorengan yang sukses. Minyak yang terlalu panas akan menyebabkan bagian luar bahan makanan cepat matang dan gosong, sementara bagian dalamnya belum sempat matang sempurna. Sebaliknya, minyak yang kurang panas akan membuat makanan menyerap terlalu banyak minyak, menghasilkan gorengan yang lembek dan berminyak.
Untuk memastikan suhu minyak sudah ideal, Anda bisa melakukan tes sederhana. Celupkan ujung sendok kayu ke dalam minyak; jika muncul gelembung-gelembung kecil di sekitarnya, itu menandakan minyak sudah siap digunakan. Penting untuk tidak membiarkan minyak terlalu panas karena akan mempercepat proses penggosongan bagian luar.
Suhu ideal untuk menggoreng umumnya berkisar antara 170 hingga 180 derajat Celcius. Menggunakan api sedang adalah kunci untuk menghasilkan gorengan yang matang merata dari luar hingga ke dalam. Jika adonan langsung cokelat dan buihnya meletup-letup liar saat dicoba, artinya minyak terlalu panas, sehingga api perlu dikecilkan dan ditunggu sejenak.
Jangan Menggoreng Terlalu Banyak Sekaligus
Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah memasukkan terlalu banyak bahan makanan ke dalam wajan secara bersamaan. Tindakan ini dapat menyebabkan penurunan suhu minyak secara drastis, yang mengganggu proses pematangan yang merata.
Ketika suhu minyak turun, makanan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, dan seringkali berakhir dengan bagian luar yang gosong karena terlalu lama terpapar panas, sementara bagian dalamnya masih mentah. Selain itu, porsi yang berlebihan juga membuat makanan tidak memiliki cukup ruang untuk matang secara optimal.
Sebaiknya, gorenglah dalam porsi kecil atau secukupnya agar suhu minyak tetap stabil dan panasnya tersebar merata ke seluruh permukaan makanan. Hal ini akan memastikan setiap potong gorengan matang sempurna dan renyah.
Keringkan Bahan Makanan Sebelum Digoreng
Kadar air yang tinggi pada bahan makanan merupakan penyebab utama minyak meletup saat menggoreng, yang tidak hanya berbahaya tetapi juga menghambat proses pematangan yang merata. Bahan yang basah cenderung menyerap lebih banyak minyak dan menghasilkan gorengan yang kurang renyah.
Sebelum menggoreng, pastikan bahan dalam keadaan kering. Anda bisa meniriskan bahan menggunakan saringan atau tisu dapur untuk menghilangkan kelebihan air. Jika menggunakan adonan tepung, pastikan tepung sudah menempel sempurna tanpa ada bagian yang terlalu basah.
Untuk bahan beku seperti nugget atau kentang goreng, pastikan tidak ada es yang menempel sebelum dimasukkan ke dalam minyak panas. Mengeringkan bahan bukan hanya membuat gorengan lebih renyah, tetapi juga lebih aman karena mengurangi risiko minyak meletup.
Jangan Terlalu Sering Membolak-balik Gorengan
Membolak-balik gorengan terlalu sering saat proses memasak adalah kebiasaan yang dapat mengganggu kematangan dan tekstur akhir. Tindakan ini dapat menghambat pembentukan lapisan renyah di luar dan membuat makanan lebih mudah gosong atau bahkan hancur jika masih lembek di bagian dalam.
Proses pemasakan yang efektif membutuhkan waktu bagi satu sisi makanan untuk matang dan membentuk kerak sebelum dibalik. Jika terlalu sering dibalik, panas tidak akan terdistribusi secara konsisten, mengakibatkan kematangan yang tidak merata.
Biarkan satu sisi gorengan matang terlebih dahulu hingga berwarna keemasan sebelum membaliknya. Dengan begitu, makanan akan matang lebih merata, tidak mudah hancur, dan menghasilkan tekstur yang lebih renyah dan sempurna.
Gunakan Minyak dalam Jumlah Cukup dan Bersih
Jumlah minyak yang digunakan saat menggoreng memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir gorengan. Penggunaan minyak yang kurang dapat menyebabkan suhu wajan meningkat terlalu cepat, membuat gorengan mudah gosong karena terpapar panas berlebih pada area yang sempit.
Selain jumlah, kebersihan minyak juga sangat penting. Minyak yang kotor, yang mengandung sisa-sisa makanan atau remah gorengan dari penggorengan sebelumnya, dapat mempercepat proses gosong pada gorengan baru dan memengaruhi rasa. Sisa makanan ini akan terus terbakar dan menempel pada gorengan berikutnya.
Pastikan Anda menggunakan minyak dalam jumlah yang cukup untuk merendam sebagian besar atau seluruh permukaan gorengan. Selalu saring minyak setiap kali selesai menggoreng untuk menghilangkan sisa makanan, dan disarankan untuk tidak menggunakan minyak goreng lebih dari dua kali untuk hasil optimal.
Pastikan Suhu Adonan Tidak Terlalu Dingin
Suhu bahan makanan atau adonan sebelum digoreng juga berperan penting dalam proses pematangan. Bahan yang terlalu dingin, terutama yang baru keluar dari kulkas, membutuhkan lebih banyak energi panas dari minyak untuk mencapai suhu masak yang optimal.
Kondisi ini seringkali menyebabkan bagian luar gorengan cepat matang atau bahkan gosong karena terpapar panas intens, sementara bagian dalamnya masih dingin dan belum matang sempurna. Contohnya, sayuran untuk bakwan yang langsung dicampur adonan dingin akan mengalami masalah ini.
Untuk menghindari masalah ini, disarankan untuk membiarkan bahan makanan mencapai suhu ruangan sebelum digoreng. Jika menggunakan bahan beku, pastikan sudah tidak ada es yang menempel dan suhunya tidak terlalu rendah agar proses pematangan bisa berjalan lebih merata.
Angkat Gorengan pada Waktu yang Tepat
Mengangkat gorengan pada waktu yang tepat adalah indikator terakhir untuk memastikan kematangan sempurna dan menghindari gosong. Banyak yang sering ragu kapan harus mengangkat gorengan, sehingga hasilnya bisa terlalu matang atau justru kurang matang.
Indikator visual terbaik untuk mengetahui kapan gorengan siap diangkat adalah warnanya. Umumnya, gorengan yang matang sempurna akan memiliki warna cokelat keemasan yang merata di seluruh permukaannya. Warna ini menunjukkan bahwa bagian dalam sudah matang dan bagian luar sudah renyah.
Jangan menunggu hingga gorengan berwarna cokelat gelap atau kehitaman, karena itu berarti sudah gosong dan rasanya akan pahit. Dengan memperhatikan warna cokelat keemasan, Anda akan mendapatkan gorengan yang tidak hanya lezat tetapi juga matang sempurna dan aman untuk dikonsumsi.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Kenapa gorengan bisa gosong di luar tapi mentah di dalam?
Gorengan biasanya gosong di luar namun mentah di dalam karena suhu minyak terlalu panas. Panas tinggi membuat bagian luar cepat matang, sementara bagian dalam belum sempat matang sempurna.
2. Berapa suhu ideal untuk menggoreng agar matang merata?
Suhu ideal menggoreng berkisar antara 170–180 derajat Celcius. Pada suhu ini, gorengan bisa matang perlahan dari luar hingga ke dalam tanpa cepat gosong.
3. Apakah boleh menggoreng dengan minyak sedikit?
Tidak disarankan. Minyak yang terlalu sedikit membuat panas tidak merata dan meningkatkan risiko gorengan gosong di satu sisi, sementara bagian lain belum matang.
4. Kenapa gorengan menyerap banyak minyak?
Gorengan menyerap banyak minyak biasanya karena suhu minyak terlalu rendah atau bahan terlalu basah. Kondisi ini membuat makanan tidak langsung “mengunci” bagian luar, sehingga minyak mudah masuk.
5. Kapan waktu yang tepat mengangkat gorengan?
Waktu terbaik mengangkat gorengan adalah saat warnanya sudah berubah menjadi cokelat keemasan. Warna ini menandakan bagian dalam sudah matang dan bagian luar sudah renyah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3574531/original/014777500_1631846441-4371939.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507991/original/043705600_1771560319-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2766320/original/048508300_1554101519-000_1EI2XA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488451/original/018805600_1769751395-ChatGPT_Image_30_Jan_2026__12.36.00.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1099979/original/022767800_1451715937-IMG_20151217_123705.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538689/original/079362000_1774575524-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464451/original/072377500_1767690365-WhatsApp_Image_2026-01-06_at_16.01.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544915/original/088145100_1775120075-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_15.42.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544789/original/037541800_1775117445-Membuat_Sambal_Cabai_Rawit_Awet_Tanpa_Kulkas_yang_Anti_Basi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2898984/original/053103600_1567395289-2019-09-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544662/original/041416800_1775112502-041321000_1741666948-side-view-baked-chicken-breast-with-spring-onion-sauce-sesame-seeds-rice-plate_141793-4758.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3982479/original/045479200_1648863480-AP22090322673941.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544525/original/056374400_1775106440-a9168193-3ba2-4210-9c21-5912a92345cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544329/original/051060800_1775099852-cropped-d6a4db52-aedd-4d6d-b4d5-4c7217e66f67.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542855/original/043743800_1774969460-IMG-20260331-WA0085.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481032/original/020409200_1769074145-000_93J42D4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544304/original/028864500_1775098840-cropped-ee308dbb-8556-46ef-8f36-31c32cf3d96a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182953/original/027639300_1744117018-Screenshot__402_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544269/original/043157000_1775097809-cropped-dff8ac27-0676-49e4-95dc-99902f561ad8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532246/original/042989000_1773645642-tifanitopan-rendang-10166888_1920.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441754/original/040472300_1765517078-One_Piece_-_The_Davy_Back_Fight_Arc_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124986/original/034186300_1738911365-Depositphotos_747789088_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439070/original/061485400_1765347758-ATK_UEL_2025_MATCH_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430351/original/009349300_1764661301-Budapest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5406057/original/038711200_1762509412-Puteri_Indonesia_Pariwisata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438132/original/053417700_1765272847-ATK_BOLA_LALIGA_MW_16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5438643/original/079066700_1765334694-IMG_1550.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4790608/original/051572300_1711957554-Snapinsta.app_434952652_713051267701306_2115528080891952472_n_1080.jpg)