Cara Mencuci Kol dengan Benar, Trik Sederhana Menghilangkan Cacing dan Kotoran Tersembunyi

1 week ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Kol merupakan salah satu sayuran yang sangat populer dan serbaguna, sering menjadi bahan utama berbagai hidangan di dapur rumah tangga. Namun, di balik keserbagunaannya, kol memiliki lapisan daun yang rapat, menjadikannya tempat persembunyian ideal bagi cacing, serangga, serta kotoran dan residu pestisida.

Karena itu, menyiapkan kol untuk dimasak membutuhkan lebih dari sekadar membilasnya di bawah air mengalir. Proses pencucian yang tidak tepat dapat meninggalkan kotoran, bahkan serangga kecil yang berpotensi membahayakan kesehatan jika ikut terkonsumsi.

Penting untuk memahami bahwa kol tidak bisa langsung dipotong dan dimasak tanpa proses pembersihan yang menyeluruh. Dengan mengikuti beberapa langkah sederhana dan trik khusus, seperti dirangkum dari Times of India, Jumat, 13 Februari 2026, Anda dapat menikmati kol tanpa khawatir akan keberadaan ulat atau kotoran tersembunyi.

Pertama, mulailah dengan membuang lapisan daun terluar kol yang mungkin terlihat rusak, layu, atau sangat kotor. Daun-daun ini sering kali menjadi tempat pertama menempelnya tanah atau serangga. Membuangnya akan memudahkan proses pembersihan selanjutnya dan mengurangi jumlah kotoran yang harus ditangani.

Setelah itu, potong kol menjadi empat bagian atau lebih, tergantung ukuran, dan buang bagian tengah batangnya yang keras. Batang ini tidak hanya sulit dimakan, tapi juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Memotong kol menjadi beberapa bagian akan mempermudah Anda untuk memisahkan setiap helai daun.

Langkah-Langkah Membersihkan Kol dengan Efektif

Langkah krusial berikutnya adalah memisahkan daun kol satu per satu sebelum mencucinya. Ini adalah tahapan penting karena sebagian besar serangga dan kotoran tersembunyi di antara daun-daun yang saling menumpuk.

Dengan memisahkan daun, Anda memastikan setiap permukaan daun dapat dijangkau dan dibersihkan secara menyeluruh, mempersiapkannya untuk pencucian akhir. Setelah daun-daun kol terpisah, saatnya melakukan pencucian akhir menggunakan trik khusus yang terbukti efektif.

Cara ini dirancang untuk membersihkan kol secara menyeluruh tanpa merusak tekstur daun, memastikan semua kontaminan, termasuk cacing dan residu pestisida, terangkat sempurna.

Rendaman Air Garam

Cukup tambahkan garam ke dalam mangkuk berisi air, lalu rendam daun kol yang sudah dipisahkan selama 10─15 menit. Trik ini berhasil karena cacing dan serangga tidak dapat bertahan hidup di air asin, sehingga mereka akan keluar dengan sendirinya dan mengapung di permukaan air.

Bilas Air Cuka

Untuk menghilangkan residu, Anda bisa menggunakan cuka. Campurkan satu sendok makan cuka ke dalam air, lalu rendam daun kol di dalamnya selama sekitar lima menit.

Penting untuk diingat, setelah direndam cuka, Anda harus membilasnya dengan benar menggunakan air bersih yang mengalir. Kol tidak bisa langsung dimasak setelah menggunakan cuka karena akan meninggalkan rasa asam.

Pencucian Akhir dengan Air Hangat

Air hangat membantu melonggarkan kotoran dan partikel yang mungkin masih menempel pada permukaan daun. Sambil membilas, gosok daun dengan lembut menggunakan jari Anda untuk memastikan semua kotoran terangkat sempurna. Hindari penggunaan sabun atau pembersih kimia, karena tidak perlu dan dapat meninggalkan residu berbahaya.

Penting untuk selalu menghindari mencuci kol secara utuh atau mengabaikan waktu perendaman yang disarankan. Bahkan jika Anda membeli kol yang sudah dipotong dari toko, kol tersebut tetap harus dicuci, dikeringkan, dan disimpan dalam wadah kedap udara, sebab label "sudah dipotong" tidak selalu berarti "sudah dibersihkan."

Manfaat Kol untuk Kesehatan Tubuh

Selain lezat dan serbaguna, kol juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Sayuran ini dikenal memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, sebuah nutrisi esensial yang berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C bekerja dengan mendukung fungsi sel darah putih, yang merupakan garis pertahanan utama tubuh terhadap infeksi. Konsumsi kol secara rutin dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, sebuah faktor yang sering kali menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.

Dengan sistem kekebalan yang kuat dan peradangan yang terkontrol, tubuh akan lebih siap melawan infeksi dan pulih lebih cepat dari penyakit. Maka itu, memastikan kol yang Anda konsumsi bersih dan bebas kontaminan adalah langkah awal untuk mendapatkan manfaat kesehatannya secara optimal.

Proses pencucian yang benar bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang memaksimalkan potensi nutrisi dari sayuran ini.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |