Liputan6.com, Jakarta - Roti goreng isi coklat merupakan camilan favorit berbagai kalangan karena perpaduan tekstur empuk di dalam dan renyah di luar dengan lelehan coklat manis. Camilan ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh, bekal, maupun sajian saat berkumpul bersama keluarga.
Bagi yang tidak memiliki timbangan dapur, resep dengan takaran sendok menjadi solusi praktis dan mudah diikuti. Cara ini memungkinkan siapa saja memasak tanpa khawatir akurasi bahan, namun tetap menghasilkan roti yang empuk dan lezat jika langkah diikuti dengan benar.
Artikel Liputan6.com ini memberikan panduan membuat roti goreng isi coklat menggunakan takaran sendok. Selain itu, disertakan pula tips, trik, dan variasi isian untuk memperkaya rasa camilan.
Mengapa Roti Goreng Isi Coklat Menjadi Pilihan Favorit?
Roti goreng isi coklat menjadi camilan favorit karena daya tariknya yang universal dan disukai banyak kalangan. Kelezatannya berasal dari kombinasi tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang tetap lembut dan empuk.
Isian coklat lumer menjadi faktor utama yang membuat camilan ini semakin digemari. Lelehan coklat hangat yang manis berpadu dengan gurihnya roti menciptakan rasa yang seimbang dan memanjakan lidah.
Selain itu, proses pembuatannya relatif mudah dengan bahan yang sederhana dan mudah ditemukan. Penggunaan takaran sendok semakin mempermudah, sehingga siapa pun dapat membuatnya tanpa alat ukur khusus.
Resep Roti Goreng Isi Coklat Takaran Sendok
Berikut adalah resep roti goreng isi coklat takaran sendok yang empuk dan lembut, cocok untuk Anda coba di rumah. Resep ini dirancang agar mudah diikuti bahkan bagi pemula, dengan hasil yang memuaskan.
Bahan-bahan
- Tepung terigu protein sedang: 20-25 sendok makan penuh (sekitar 200-250 gram).
- Gula pasir: 3 sendok makan.
- Ragi instan: 1 sendok teh atau 1/2 sendok teh (tergantung merek dan keaktifan ragi).
- Susu bubuk: 1-2 sendok makan (opsional, untuk kelembutan ekstra).
- Telur: 1 butir (opsional, bisa diganti dengan susu cair untuk kelembutan).
- Air hangat atau susu cair hangat: 120-180 ml (sekitar 8-12 sendok makan, sesuaikan konsistensi adonan).
- Margarin atau mentega: 1-3 sendok makan.
- Garam: 1/4 sendok teh.
- Coklat batang atau meses: secukupnya untuk isian.
- Minyak goreng: secukupnya untuk menggoreng.
Cara Membuat
- Aktifkan Ragi: Siapkan wadah, masukkan air hangat atau susu cair hangat, tambahkan gula pasir dan ragi instan, lalu aduk rata. Diamkan selama sekitar 5-10 menit hingga ragi berbusa, menandakan ragi aktif dan siap digunakan. Jika ragi tidak berbusa, kemungkinan ragi sudah tidak aktif dan sebaiknya diganti.
- Campur Bahan Kering: Dalam wadah terpisah, campurkan tepung terigu, susu bubuk (jika menggunakan), dan garam, aduk hingga rata. Setelah ragi aktif, tuangkan campuran ragi ke dalam bahan kering, tambahkan telur (jika menggunakan), lalu aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
- Uleni Adonan: Uleni adonan dengan tangan hingga setengah kalis, sekitar 5-7 menit. Kemudian, masukkan margarin atau mentega, lalu uleni kembali hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan. Adonan tidak perlu diuleni hingga kalis elastis seperti roti pada umumnya, cukup sampai lembut dan tercampur rata.
- Fermentasi Pertama (Proofing): Bulatkan adonan, letakkan dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak, lalu tutup dengan kain bersih atau plastic wrap. Diamkan adonan selama sekitar 45-60 menit atau hingga mengembang dua kali lipat. Proses ini penting agar roti menjadi empuk.
- Bentuk dan Isi Roti: Setelah mengembang, kempiskan adonan untuk mengeluarkan udara di dalamnya. Pindahkan adonan ke alas kerja yang sudah ditaburi sedikit tepung, lalu bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai ukuran yang diinginkan. Pipihkan setiap bagian adonan, beri isian coklat di tengahnya, lalu rapatkan dan bulatkan kembali hingga isian tertutup sempurna.
- Fermentasi Kedua (Proofing Singkat): Letakkan adonan yang sudah diisi di atas loyang yang sudah ditaburi tepung, lalu diamkan kembali selama 15-20 menit agar sedikit mengembang lagi. Sambil menunggu, panaskan minyak goreng dengan api sedang cenderung kecil.
- Goreng Roti: Goreng roti dalam minyak panas dengan api kecil hingga sedang, bolak-balik agar matang merata dan berwarna kuning keemasan. Angkat roti goreng dan tiriskan dari minyak berlebih. Roti goreng isi coklat siap disajikan selagi hangat.
Tips dan Trik untuk Roti Goreng Sempurna
Untuk menghasilkan roti goreng isi coklat yang empuk, lembut, dan lezat, ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda terapkan selama proses pembuatan. Perhatikan konsistensi adonan dan teknik penggorengan untuk hasil terbaik.
Pertama, pastikan adonan memiliki konsistensi yang tepat; tidak terlalu kaku dan tidak terlalu lembek. Adonan yang terlalu kaku dapat membuat roti goreng menjadi keras setelah matang, sementara adonan yang terlalu lembek akan sulit dibentuk dan menyerap banyak minyak saat digoreng. Jika adonan terasa terlalu lengket, tambahkan sedikit tepung terigu secara bertahap, dan jika terlalu kering, tambahkan sedikit air atau susu cair hingga mencapai tekstur yang lembut dan mudah diuleni.
Kedua, perhatikan proses fermentasi atau proofing adonan. Pastikan ragi yang digunakan masih aktif dengan mengujinya terlebih dahulu dalam air hangat dan gula. Proses fermentasi yang cukup akan membuat roti mengembang sempurna dan menghasilkan tekstur yang empuk. Hindari fermentasi yang terlalu lama karena dapat menyebabkan roti menjadi terlalu asam atau keriput setelah digoreng.
Ketiga, saat menggoreng roti goreng, gunakan api kecil hingga sedang dan pastikan minyak sudah cukup panas sebelum roti dimasukkan. Menggoreng dengan api terlalu besar akan membuat roti cepat gosong di luar namun belum matang di dalam, sedangkan api terlalu kecil akan membuat roti menyerap banyak minyak. Balik roti hanya sekali atau dua kali agar tidak terlalu banyak menyerap minyak dan matang merata hingga berwarna kuning keemasan.
Variasi Isian dan Penyajian Roti Goreng
Roti goreng isi coklat dapat dikreasikan dengan berbagai variasi isian untuk menciptakan rasa yang lebih menarik. Selain coklat, Anda bisa menggunakan selai stroberi, selai kacang, keju parut, atau kombinasi coklat dan keju, dengan catatan isian tidak terlalu basah agar tidak bocor saat digoreng.
Untuk penyajian, roti goreng paling nikmat disantap saat masih hangat ketika coklat di dalamnya masih lumer. Anda juga bisa menambahkan gula halus, saus coklat atau karamel, serta menyajikannya dengan teh atau kopi sebagai teman bersantai.
Jika ingin disimpan, pastikan roti sudah benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke wadah kedap udara. Roti dapat bertahan 1–2 hari pada suhu ruang dan bisa dihangatkan kembali menggunakan microwave atau oven agar teksturnya kembali empuk dan isian meleleh.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa keunggulan membuat roti goreng isi coklat dengan takaran sendok?
Keunggulannya adalah proses pembuatan menjadi lebih praktis dan mudah karena tidak memerlukan timbangan dapur, sehingga cocok untuk pemula dan membuat kegiatan memasak lebih menyenangkan.
2. Bagaimana cara memastikan ragi aktif saat membuat roti goreng?
Untuk memastikan ragi aktif, campurkan ragi instan dengan air hangat atau susu cair hangat dan sedikit gula, lalu diamkan 5-10 menit. Jika berbusa, ragi aktif dan siap digunakan.
3. Apa saja tips agar roti goreng tidak menyerap banyak minyak?
Gunakan api kecil hingga sedang saat menggoreng dan pastikan minyak sudah cukup panas. Balik roti hanya sekali atau dua kali agar matang merata dan tidak terlalu banyak menyerap minyak.
4. Selain coklat, isian apa lagi yang cocok untuk roti goreng?
Anda bisa mencoba variasi isian seperti selai stroberi, selai kacang, keju parut, atau kombinasi coklat dan keju. Pastikan isian tidak terlalu basah.
5. Bagaimana cara menyimpan roti goreng agar tetap enak?
Pastikan roti goreng sudah benar-benar dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Untuk menghangatkan kembali, bisa menggunakan microwave atau oven.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564846/original/049364400_1777002103-20260423_094952.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565232/original/098500500_1777015758-Gemini_Generated_Image_fj98yvfj98yvfj98.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564853/original/020016600_1777002351-Screenshot_2026-04-24_103900.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565037/original/069567900_1777009924-203b1988-b5de-4810-a55f-74e4e4c9a9a0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3195046/original/059899500_1596102378-meat-3276893_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565018/original/068008600_1777008604-cropped-32fb40d6-b656-464f-8fa5-a0ccb49b3025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565012/original/092066700_1777008025-cropped-ad1031f8-72f8-4eff-8898-8f30375e8a06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565009/original/043094400_1777007772-000_A8T338Y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564850/original/025239000_1777002255-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564855/original/078902500_1777002550-875cba9f-0d5a-4b59-a7af-395276fdd9b1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2923206/original/021433300_1569498284-20190926-Shinkansen_-Kereta-Peluru-dari-Jepang-AFP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564784/original/070318400_1777000285-Gemini_Generated_Image_kn0w71kn0w71kn0w.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564684/original/079720400_1776994827-WhatsApp_Image_2026-04-24_at_07.43.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564671/original/045210200_1776992471-nemophila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564640/original/091140200_1776989642-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_19.01.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564543/original/087884300_1776949581-ikoyi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564481/original/044816600_1776943741-SnapInsta-Ai_3881531424956560494.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564340/original/039330900_1776934888-b219d6b9-91b6-4b48-b45f-b31fbcb079f2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538008/original/008615300_1774498527-menggoreng_sambal_balado.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564244/original/028531100_1776931454-dimsum.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457619/original/024579800_1767007726-The_Gifted_Graduation_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457234/original/059159100_1766992319-Kampanye_Diskon_Rame_Rame_ShopeeFood__Catatkan_Pertumbuhan_Konsisten_bagi_Merchant__1_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428143/original/073281800_1764480694-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5460026/original/031674800_1767199754-WhatsApp_Image_2025-12-31_at_22.06.03__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460689/original/019088300_1767265318-Juara_dua_Dangdut_Academy_7_Indosiar__Achmad_Valen_Akbar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455599/original/090088500_1766719304-minum_obat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458778/original/001190700_1767090334-episode-10-nenek-supernya-kaero-385270.webp)