Liputan6.com, Jakarta - Mencoba cara buat apem kampung takaran gelas bisa menjadi solusi praktis bagi Anda yang ingin menghadirkan kue tradisional tanpa ribet menimbang bahan. Dengan menggunakan takaran gelas, proses memasak jadi lebih mudah diikuti, bahkan oleh pemula sekalipun. Apem kampung sendiri dikenal sebagai jajanan klasik yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis khas yang selalu dirindukan.
Kunci utama dalam membuat apem yang empuk dan mekar sempurna terletak pada komposisi bahan serta proses fermentasi yang tepat. Meski terlihat sederhana, ada beberapa trik penting yang perlu diperhatikan, seperti penggunaan ragi, suhu adonan, hingga teknik mengukus agar hasilnya tidak bantat. Dengan langkah yang benar, apem kampung bisa mengembang cantik dan memiliki pori-pori halus.
Selain praktis, apem kampung juga cocok disajikan dalam berbagai kesempatan, mulai dari camilan keluarga hingga hidangan acara tradisional. Aromanya yang harum dan teksturnya lembut membuat kue ini selalu digemari berbagai kalangan. Tak heran jika banyak orang ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah dengan cara yang lebih mudah dan tetap menghasilkan rasa lezat. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (29/04/2026).
Cara Membuat Apem Kampung Takaran Gelas
Bahan:
- 1 gelas tepung beras
- 1 gelas tepung terigu
- ½ gelas gula pasir
- 1¼ gelas air (atau santan)
- 1 sendok teh ragi instan
- ½ sendok teh garam
- 1 saset vanili bubuk (opsional)
- 2 sendok makan minyak goreng (untuk adonan)
- Pewarna makanan secukupnya (opsional)
- Daun pisang secukupnya (untuk alas cetakan, opsional)
- Minyak goreng untuk mengoles cetakan
Cara Membuat:
- Aktifkan Ragi: Campurkan ragi instan dengan sedikit air hangat (sekitar 38-43°C) dan sedikit gula. Aduk rata, lalu diamkan 5-10 menit hingga berbusa, menandakan ragi aktif.
- Campurkan Bahan Kering: Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung terigu, gula pasir, vanili bubuk (jika ada), dan garam hingga rata.
- Masukkan Bahan Cair: Tuangkan larutan ragi aktif ke campuran kering, tambahkan air atau santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan tidak bergerindil.
- Fermentasi Adonan: Tutup wadah dengan serbet atau plastik wrap, diamkan 1-2 jam di tempat hangat hingga mengembang dua kali lipat.
- Siapkan Cetakan: Olesi cetakan apem (kue mangkuk atau khusus apem) dengan sedikit minyak goreng.
- Kukus Apem: Panaskan kukusan hingga beruap banyak, tuang adonan ¾ penuh ke cetakan. Kukus 15-25 menit dengan api sedang hingga matang dan mengembang sempurna, pastikan tutup kukusan dilapisi kain.
- Sajikan: Angkat apem setelah matang, biarkan sedikit dingin sebelum dikeluarkan dari cetakan, lalu sajikan.
Tips Agar Apem Kampung Mekar Sempurna dan Tidak Bantet
Meskipun cara buat apem kampung takaran gelas terkesan mudah, ada beberapa tips penting untuk memastikan hasilnya empuk, lembut, dan tidak bantat.
- Pemilihan Bahan: Pemilihan bahan berkualitas adalah langkah awal yang krusial. Pastikan tepung beras, tepung terigu, dan ragi yang digunakan masih segar dan belum kedaluwarsa untuk hasil optimal.
- Proses Fermentasi: Kunci utama keberhasilan terletak pada proses fermentasi adonan yang optimal. Pastikan adonan mengembang dua kali lipat dari ukuran semula, karena ini menunjukkan ragi bekerja dengan baik menghasilkan gas karbon dioksida.
- Pengaturan Suhu: Suhu ruangan yang hangat sangat membantu mempercepat proses fermentasi ini.
- Konsistensi Adonan: Perhatikan konsistensi adonan, jangan terlalu kental atau terlalu encer, karena dapat memengaruhi tekstur akhir apem.
- Tips Mengukus: Saat mengukus, pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan beruap banyak sebelum adonan masuk. Selalu gunakan api sedang dan hindari membuka tutup kukusan selama proses pengukusan agar uap panas tidak keluar dan apem tidak kempes.
Mengapa Takaran Gelas Jadi Pilihan Populer untuk Apem Kampung?
Apem kampung bukan sekadar camilan biasa, melainkan bagian dari kekayaan kuliner dan budaya Indonesia. Jajanan ini seringkali hadir dalam berbagai upacara adat atau perayaan penting sebagai simbol kebersamaan. Kehadirannya selalu dinantikan, terutama saat berkumpul bersama keluarga atau kerabat. Secara historis, apem memiliki makna filosofis yang mendalam, terutama di kalangan masyarakat Jawa.
Penyajiannya dalam acara keagamaan mencerminkan permohonan maaf dan ampunan, menjadikannya lebih dari sekadar hidangan penutup. Bentuknya yang mirip serabi namun lebih tebal juga menjadi ciri khas tersendiri. Kelezatan apem kampung terletak pada perpaduan rasa manis gula dan gurihnya santan, ditambah tekstur yang empuk dan sedikit kenyal.
Proses fermentasi ragi memberikan rongga-rongga udara yang membuat apem terasa ringan saat disantap. Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang mencari cara buat apem kampung takaran gelas untuk membuatnya sendiri. Penggunaan takaran gelas dalam resep apem kampung menjadi sangat populer karena kemudahannya. Banyak rumah tangga tidak memiliki timbangan dapur yang presisi, sehingga takaran gelas menjadi solusi praktis dan universal.
FAQ
- Apa fungsi ragi dalam pembuatan apem? Ragi berfungsi sebagai agen pengembang adonan dengan menghasilkan gas karbon dioksida melalui fermentasi, membuat apem menjadi empuk dan berongga.
- Berapa lama idealnya proses fermentasi adonan apem? Umumnya, proses fermentasi membutuhkan waktu 1-2 jam, tergantung suhu ruangan dan jumlah ragi yang digunakan.
- Bisakah apem dibuat tanpa santan? Ya, apem bisa dibuat tanpa santan dengan menggantinya menggunakan air atau susu cair, meskipun santan memberikan rasa gurih dan kelembutan khas.
- Mengapa apem bisa menjadi bantat? Apem bisa bantat karena ragi tidak aktif, adonan kurang fermentasi, takaran bahan tidak tepat, atau uap air menetes ke adonan saat dikukus.
- Bagaimana cara menyimpan apem kampung agar tahan lama? Apem paling baik dikonsumsi dalam 1-2 hari, namun dapat disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang hingga 2-3 hari, atau di kulkas selama 3-5 hari.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569465/original/058780500_1777443227-Bakmi_Jogja_Tebet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538319/original/056165200_1774511483-Gemini_Generated_Image_3bz7r63bz7r63bz7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2338162/original/030676300_1534997231-tupperware_dot_co_dot_id.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569548/original/036311600_1777445885-063_2273613579.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232577/original/078410100_1748242271-Gemini_Generated_Image_jgej5ajgej5ajgej.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496982/original/035941900_1770612065-gambar__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396953/original/079694200_1761796949-bumbu_rujak_bangkok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569102/original/015418400_1777431337-cropped-4180720d-f72e-4c9b-bedd-721c90edf6e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569253/original/035756400_1777434707-Brongkos_Kacang_Tolo_Khas_Jogja_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569096/original/043007100_1777430868-cropped-c28d8103-f59f-4089-a9e5-cef35b8a79f0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569047/original/029090900_1777430315-cropped-86c22226-2236-4f25-a6d6-e0569e890e8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5569010/original/083889600_1777425875-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_07.02.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568964/original/011884900_1777420961-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_22.10.53__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569046/original/049060200_1777430048-cropped-25bcb05f-cb9e-47b1-8047-22834849f928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568957/original/074468400_1777415729-Penumpang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557623/original/016680200_1776345429-IMG-20260416-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568962/original/070364700_1777417270-paspor_edisi_trump.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563506/original/085407200_1776894501-IMG-20260422-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568766/original/082628200_1777372466-IMG-20260428-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478833/original/083037600_1768938992-lemper.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428143/original/073281800_1764480694-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5460026/original/031674800_1767199754-WhatsApp_Image_2025-12-31_at_22.06.03__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460689/original/019088300_1767265318-Juara_dua_Dangdut_Academy_7_Indosiar__Achmad_Valen_Akbar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458778/original/001190700_1767090334-episode-10-nenek-supernya-kaero-385270.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461296/original/097336800_1767361193-Rama_Duwaji.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461569/original/030178100_1767421367-000_89EJ72P.jpg)