8 Tanaman Pencegah DBD di Musim Hujan untuk Rumah Anda

1 month ago 59

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman bisa menjadi untuk mencegah DBD. Memasuki musim hujan, kewaspadaan terhadap genangan air yang menjadi sarang nyamuk harus ditingkatkan.

Selain menjaga kebersihan, Anda bisa menggunakan tanaman tertentu sebagai langkah alami pencegah DBD sekaligus mempercantik dekorasi hunian. Tanaman-tanaman ini bekerja dengan cara mengeluarkan aroma alami yang sangat dibenci oleh nyamuk, namun terasa segar dan menenangkan bagi manusia.

Memilih tanaman pengusir nyamuk adalah solusi cerdas untuk mengurangi penggunaan obat nyamuk berbahan kimia yang seringkali memiliki bau menyengat. Dengan menempatkan pot-pot hijau di area strategis seperti dekat jendela, pintu, atau teras, Anda tidak hanya mendapatkan rumah yang estetik, tetapi juga perlindungan tambahan bagi keluarga dari ancaman demam berdarah yang biasanya meningkat di musim penghujan.

1. Lavender (Lavandula)

Melansir Garden Design, Selasa (20/1/2026), lavender sudah lama dikenal sebagai ratu tanaman pengusir nyamuk. Tanaman ini memiliki kandungan minyak esensial pada daunnya yang mengeluarkan aroma harum dan menenangkan bagi manusia, namun sangat dihindari oleh serangga. Uniknya, aroma lavender disebut-sebut mampu mengganggu kemampuan nyamuk dalam mencium mangsanya.

Di Indonesia, lavender sering diletakkan di dalam pot dekat jendela kamar tidur agar aromanya bisa membantu kualitas tidur sekaligus menghalau nyamuk masuk. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan drainase tanah yang baik, sehingga sangat cocok diletakkan di area balkon atau teras rumah yang terkena cahaya matahari langsung.

2. Serai Wangi atau Citronella (Cymbopogon nardus)

Serai wangi adalah bahan alami yang paling sering ditemukan dalam lilin atau semprotan anti-nyamuk komersial. Memiliki aroma jeruk yang segar dan tajam, tanaman ini sangat efektif menjauhkan nyamuk dari area duduk di luar ruangan. Bentuknya yang menyerupai rumput tinggi memberikan kesan tropis yang cantik pada taman rumah Anda.

Tanaman ini tergolong sangat mudah dirawat dan cukup tahan banting di iklim tropis seperti Indonesia. Anda bisa menanamnya di dalam pot besar dan meletakkannya di dekat pintu masuk atau teras. Selain berfungsi sebagai pengusir nyamuk, serai juga sering digunakan sebagai bumbu dapur, menjadikannya tanaman fungsional yang wajib ada di rumah.

3. Rosemary (Salvia rosmarinus)

Rosemary bukan hanya tanaman herbal yang nikmat untuk membumbui masakan, tetapi juga senjata ampuh melawan nyamuk. Tanaman ini memiliki aroma kayu (woody scent) yang khas dan sangat kuat. Nyamuk cenderung menjauh dari aroma ini, sehingga rosemary sangat ideal ditempatkan di area dapur atau meja makan terbuka.

Selain mengusir nyamuk, rosemary juga efektif mengusir beberapa jenis lalat. Tanaman ini tumbuh paling baik di lingkungan yang panas dan kering. Jika Anda tinggal di daerah dengan kelembapan tinggi, pastikan pot rosemary Anda memiliki lubang drainase yang cukup agar akarnya tidak cepat membusuk karena air yang tergenang.

4. Selasih atau Basil (Ocimum basilicum)

Berbeda dengan banyak tanaman lain yang perlu diremas daunnya untuk mengeluarkan aroma, selasih atau basil mampu memancarkan bau tajam secara alami tanpa harus disentuh. Aroma kuat dari daunnya inilah yang membuat nyamuk dan lalat merasa enggan untuk mendekat ke arah tanaman.

Tanaman ini menyukai kelembapan dan sinar matahari yang cukup. Anda bisa mengombinasikan basil dengan bunga-bunga lain dalam satu pot besar untuk menciptakan tampilan taman mini yang rimbun. Keuntungannya ganda: rumah bebas nyamuk dan Anda memiliki persediaan daun basil segar untuk masakan pasta atau lalapan di dapur.

5. Marigold atau Bunga Tahi Ayam (Tagetes)

Marigold adalah pilihan sempurna bagi Anda yang menginginkan tanaman hias dengan warna bunga yang cerah seperti oranye dan kuning. Tanaman ini mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai oleh nyamuk dan hama tanaman lainnya seperti kutu daun. Marigold sering ditanam di tepi taman atau dalam pot di dekat pintu masuk rumah.

Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Selain mempercantik halaman, marigold juga dikenal sebagai tanaman pelindung di kebun sayur karena mampu menghalau berbagai serangga perusak. Warnanya yang mencolok akan memberikan energi positif pada dekorasi eksterior rumah Anda selama musim hujan.

6. Mint (Mentha)

Mint adalah tanaman pengusir nyamuk yang bersifat non-toksik dan sangat aman bagi penghuni rumah. Semakin kuat aroma yang dihasilkan oleh daunnya, semakin efektif pula tanaman ini dalam menghalau nyamuk, lalat, bahkan semut. Menanam mint di pot kecil di area patio atau balkon sangat disarankan agar Anda mudah menjangkaunya.

Selain kegunaannya sebagai pengusir serangga, daun mint yang segar bisa langsung Anda petik untuk campuran teh sore hari. Daun mint yang dikeringkan juga bisa diletakkan di dalam kantong kain kecil sebagai pengharum ruangan alami yang berfungsi sebagai pengontrol hama di dalam rumah.

7. Geranium Citronella (Pelargonium)

Banyak kolektor tanaman hias di Indonesia menyukai Geranium karena bentuk daunnya yang artistik dan bunganya yang menawan. Jenis Geranium tertentu memiliki aroma lemon yang sangat kuat, mirip dengan serai wangi. Aroma lemon ini merupakan salah satu bau yang paling dibenci oleh nyamuk.

Tanaman ini tumbuh sangat cepat dan menyukai tempat yang terkena cahaya matahari namun tetap sejuk. Menempatkan Geranium di dalam pot gantung atau diletakkan di meja teras akan memberikan sentuhan estetik yang klasik sekaligus melindungi Anda dari gangguan nyamuk saat bersantai di sore hari.

8. Bawang Putih dan Hias (Allium)

Keluarga bawang-bawangan, termasuk bawang putih dan tanaman Allium hias, dikenal memiliki aroma sulfur yang sangat kuat. Meskipun bagi manusia aromanya mungkin tidak seharum lavender, bagi nyamuk aroma ini adalah peringatan untuk menjauh. Allium hias memiliki bunga berbentuk bola yang sangat cantik dan unik untuk dekorasi taman.

Menanam tanaman ini di area pekarangan dapat membantu menciptakan benteng perlindungan alami. Selain mengusir nyamuk, Allium juga sering digunakan untuk menjauhkan berbagai hama serangga lainnya dari tanaman hias favorit Anda. Bentuknya yang eksentrik akan menjadi pusat perhatian di antara tanaman hijau lainnya di rumah Anda.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |