Liputan6.com, Jakarta - Tepung beras merupakan salah satu bahan dasar yang sangat penting dalam berbagai hidangan Asia, termasuk kuliner tradisional Indonesia. Dalam banyak resep kue tradisional, resep kue tepung beras kukus sering menjadi pilihan karena menghasilkan tekstur lembut, kenyal, dan ringan. Bahan ini dibuat dari beras yang digiling halus hingga menjadi bubuk, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif tepung terigu dalam berbagai olahan.
Menurut penjelasan dari laman kuliner Think Rice di usarice.com, tepung beras adalah tepung yang dibuat dari beras putih atau beras merah yang digiling hingga halus. Tepung ini bersifat bebas gluten, rendah lemak, dan menjadi sumber energi yang baik dari karbohidrat. Karena teksturnya yang ringan, tepung beras sering digunakan dalam pembuatan kue, mi, dumpling, hingga berbagai makanan penutup tradisional.
Di Indonesia sendiri, tepung beras sangat identik dengan jajanan pasar. Banyak kue tradisional yang dibuat dengan teknik kukus menggunakan bahan ini, seperti kue lapis, apem, hingga brownies kukus modern. Berikut beberapa resep kue tepung beras kukus dari Liputan6.com, yang bisa Anda coba di rumah, Kamis (5/3/2026).
1. Resep Brownies Kukus Tepung Beras
Brownies biasanya dibuat menggunakan tepung terigu, tetapi versi tepung beras menghasilkan tekstur yang lebih ringan dan tetap lembut.
Bahan-bahan
- 2 butir telur
- 75 gram gula pasir
- 50 gram dark cooking chocolate (DCC)
- 50 ml minyak goreng
- 50 gram tepung beras
- 10 gram cokelat bubuk
- Keju oles secukupnya (opsional)
- Keju cheddar parut secukupnya (opsional)
Cara membuat
- Lelehkan dark cooking chocolate bersama minyak goreng menggunakan teknik tim atau microwave. Sisihkan.
- Panaskan kukusan hingga airnya benar-benar mendidih.
- Kocok telur dan gula pasir menggunakan mixer hingga mengembang dan kental berjejak.
- Ayak tepung beras dan cokelat bubuk, lalu masukkan ke dalam adonan telur. Aduk atau mixer sebentar hingga tercampur rata.
- Tuangkan campuran cokelat dan minyak yang sudah dilelehkan tadi. Aduk menggunakan spatula hingga adonan tercampur sempurna.
- Tuang adonan ke dalam loyang ukuran sekitar 20 × 10 cm yang sudah diolesi minyak atau dilapisi kertas baking.
- Kukus selama sekitar 30 menit hingga matang.
- Setelah dingin, potong brownies menjadi dua bagian. Olesi bagian tengah dengan keju oles, lalu tumpuk kembali.
- Oles bagian atas dan taburi dengan keju cheddar parut.
Brownies kukus ini cocok disajikan sebagai camilan keluarga atau hidangan saat berkumpul bersama.
2. Resep Apem Kukus Tepung Beras
Apem merupakan salah satu kue tradisional yang sangat populer di berbagai daerah di Indonesia. Kue ini memiliki rasa manis dengan aroma khas dari fermentasi tape.
Bahan-bahan
- 15 sendok makan tepung beras
- 5 sendok makan tepung terigu protein tinggi
- 250 gram tape singkong (buang sumbu)
- 1 sendok teh fermipan
- 9 sendok makan gula pasir
- 300 ml air kelapa
- Pewarna makanan secukupnya
- Daun pisang untuk alas
Cara membuat
- Didihkan air kelapa bersama gula pasir hingga gula larut. Setelah itu, biarkan hingga hangat.
- Haluskan tape singkong hingga lembut.
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, fermipan, dan tape singkong dalam wadah besar.
- Tuang air kelapa hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.
- Diamkan adonan selama sekitar 1 jam hingga mengembang.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri pewarna makanan sesuai selera.
- Panaskan kukusan. Siapkan cetakan dari daun pisang atau loyang kecil.
- Tuang adonan ke dalam cetakan dan kukus sekitar 30 menit hingga matang.
Apem kukus biasanya disajikan dengan parutan kelapa sehingga rasanya semakin gurih.
3. Resep Kue Lapis Tepung Beras Kukus
Kue lapis merupakan salah satu jajanan pasar yang paling ikonik. Teksturnya kenyal dan memiliki lapisan warna yang menarik.
Bahan-bahan
- 400 gram tepung beras
- 200 gram tepung tapioka
- 400 gram gula pasir
- 2000 ml santan
- 3 lembar daun pandan
- ½ sendok teh garam
- Pewarna makanan sesuai selera
Cara membuat
- Masak santan bersama daun pandan hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
- Tambahkan gula pasir ke dalam santan panas, aduk hingga larut.
- Masukkan tepung beras, tepung tapioka, dan garam ke dalam santan. Aduk hingga adonan halus.
- Jika perlu, saring adonan agar tidak ada gumpalan.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri pewarna makanan berbeda pada setiap bagian.
- Tuang satu lapisan adonan ke dalam loyang, lalu kukus selama 5 menit.
- Tambahkan lapisan berikutnya dengan warna berbeda, kukus kembali 5 menit.
- Ulangi proses hingga semua adonan habis.
- Setelah lapisan terakhir, kukus sekitar 20 menit hingga matang.
- Dinginkan sebelum dipotong agar lapisan tetap rapi.
Kue lapis tepung beras terkenal dengan teksturnya yang kenyal serta aroma santan yang harum.
4. Resep Kue Putu Tepung Beras Kukus
Kue putu merupakan salah satu jajanan pasar legendaris yang sangat populer di Indonesia. Ciri khas kue ini adalah aroma pandan yang harum, isi gula merah yang meleleh, serta taburan kelapa parut gurih di atasnya. Biasanya kue putu dibuat menggunakan bambu kecil, tetapi versi berikut bisa dibuat dengan cetakan sederhana di rumah.
Bahan-bahan
- 100 gram tepung beras
- 1/8 sdt garam
- ±60 ml air hangat
- 1/4 sdt pasta pandan
- 60 gram gula merah, sisir halus
- 45 gram kelapa parut
- 1/8 sdt garam untuk kelapa
Cara Membuat
- Campurkan tepung beras dan garam dalam satu wadah besar.
- Tuang air hangat yang sudah dicampur pasta pandan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan tangan hingga tepung menjadi lembap dan berbutir.
- Remas-remas hingga teksturnya bergerindil, lalu saring menggunakan saringan kawat agar butirannya lebih halus.
- Siapkan cetakan kecil atau cup yang sudah diolesi sedikit minyak.
- Masukkan tepung beras hingga setengah cetakan, lalu beri gula merah secukupnya di tengah.
- Tutup kembali dengan tepung hingga penuh, tetapi jangan ditekan agar teksturnya tetap lembut.
- Panaskan kukusan hingga air mendidih.
- Kukus kue putu selama sekitar 15 menit.
- Sementara itu, kukus juga kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam selama 10 menit.
- Sajikan kue putu hangat dengan taburan kelapa parut di atasnya.
5. Resep Kue Talam Tepung Beras Pandan
Kue talam adalah kue tradisional khas Betawi yang memiliki dua lapisan dengan rasa manis dan gurih. Lapisan bawah biasanya berwarna hijau pandan, sedangkan bagian atas berwarna putih dari santan.
Bahan-bahan
Lapisan Hijau
- 150 gram tepung beras
- 400 ml santan sedang
- 80 gram gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 2 tetes pasta pandan
Lapisan Putih
- 50 gram tepung beras
- 200 ml santan
- 1/2 sdt garam
Cara Membuat
- Rebus santan, gula, dan garam hingga hangat (tidak perlu sampai mendidih).
- Masukkan tepung beras ke dalam wadah, lalu tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus tanpa gumpalan.
- Tambahkan pasta pandan, aduk hingga warna merata.
- Olesi cetakan kue dengan sedikit minyak agar tidak lengket.
- Tuang adonan hijau ke dalam cetakan hingga 3/4 bagian.
- Kukus selama 15 menit dengan api sedang.
- Sementara itu, buat lapisan putih dengan cara mencampurkan tepung beras dengan santan hangat dan garam hingga rata.
- Setelah lapisan hijau setengah matang, tuang lapisan putih di atasnya.
- Kukus kembali selama 15 menit hingga matang.
- Dinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan agar bentuknya tetap rapi.
6. Resep Awug Tepung Beras Kukus
Awug merupakan kue tradisional khas Sunda yang memiliki tekstur lembut dengan rasa manis dari gula aren. Biasanya awug dibuat menggunakan cetakan kerucut atau mangkuk kecil dan disajikan bersama kelapa parut.
Bahan-bahan
- 200 gram tepung beras
- 1 lembar daun pandan
- 1/4 sdt garam
- 150 gram kelapa parut
- 4 sdm air
- 200 gram gula aren, sisir halus
Cara Membuat
- Kukus tepung beras bersama daun pandan selama kurang lebih 20 menit agar aromanya harum.
- Setelah dikukus, campurkan tepung beras dengan garam dan kelapa parut.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan lembap.
- Siapkan cetakan kecil, lalu isi setengah bagian dengan adonan tepung.
- Tambahkan gula aren di tengah sebagai isian.
- Tutup kembali dengan adonan tepung beras.
- Lakukan hingga semua bahan habis.
- Kukus selama sekitar 30 menit hingga matang.
- Sajikan awug hangat sebagai camilan tradisional yang manis dan gurih.
7. Resep Kue Mangkok Mekar Tepung Beras
Kue mangkok merupakan jajanan pasar yang terkenal karena bentuknya yang mekar di bagian atas setelah dikukus. Kue ini biasanya memiliki rasa manis dari gula merah dan tekstur lembut yang sedikit kenyal.
Bahan-bahan
Bahan A
- 40 gram tepung beras
- 320 ml air kelapa
- 160 ml santan kental
- 200 gram gula aren, sisir
- 25 gram gula pasir
Bahan B
- 200 gram tepung beras
- 2 sdm tepung tapioka
- 1 sdt garam
- 1 sdt ragi instan
Bahan C
- 150 ml air
- 1/2 sdt baking soda
Cara Membuat
- Campurkan gula aren, gula pasir, dan air kelapa dalam panci. Masak hingga mendidih.
- Campurkan santan dan tepung beras, lalu tuang ke dalam larutan gula sambil diaduk hingga rata.
- Masak hingga adonan sedikit mengental, lalu dinginkan.
- Dalam wadah lain, campurkan tepung beras, tepung tapioka, garam, dan ragi.
- Tuang campuran bahan A ke bahan B, aduk hingga rata.
- Tutup adonan dan diamkan selama sekitar 2 jam agar mengembang.
- Campurkan air dan baking soda, lalu tuang ke adonan dan aduk rata.
- Panaskan kukusan dan masukkan cetakan terlebih dahulu agar panas.
- Tuang adonan ke dalam cetakan dan kukus dengan api besar selama 20–25 menit.
- Setelah matang, biarkan dingin sebelum dikeluarkan dari cetakan.
8. Resep Bolu Kukus Tepung Beras
Bolu kukus tepung beras menjadi alternatif kue yang lebih ringan dibandingkan bolu berbahan tepung terigu. Teksturnya tetap lembut dan cocok disajikan sebagai camilan keluarga.
Bahan-bahan
- 2 butir telur
- 100 gram gula pasir
- 120 gram tepung beras
- 1 sdt baking powder
- 1/2 sdt vanili
- 100 ml santan
- Pewarna makanan secukupnya
Cara Membuat
- Kocok telur dan gula pasir menggunakan mixer hingga mengembang dan berwarna pucat.
- Ayak tepung beras dan baking powder, lalu masukkan ke dalam adonan telur.
- Tambahkan santan dan vanili, aduk hingga rata menggunakan spatula.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri pewarna sesuai selera.
- Siapkan cetakan bolu kukus yang sudah diberi kertas cup.
- Tuang adonan hingga hampir penuh.
- Panaskan kukusan hingga air mendidih.
- Kukus selama 15–20 menit dengan api besar hingga bolu mengembang dan matang.
- Angkat dan dinginkan sebelum disajikan.
Mengapa Tepung Beras Cocok untuk Kue Kukus?
Banyak orang memilih menggunakan tepung beras dalam kue kukus karena karakteristiknya yang unik. Berdasarkan penjelasan dari Bon Appétit, tepung beras memiliki kandungan pati yang memberikan tekstur lembut sekaligus kenyal pada makanan.
Beberapa alasan mengapa bahan ini populer dalam resep kue tepung beras kukus antara lain:
- Teksturnya ringan dan halus
- Bebas gluten sehingga cocok untuk banyak orang
- Mudah menyerap cairan sehingga menghasilkan kue lembut
- Cocok dipadukan dengan santan, gula, dan bahan tradisional lainnya
Tidak heran jika banyak kue tradisional Indonesia memanfaatkan tepung beras sebagai bahan utama.
FAQ Seputar Kue Tepung Beras
1. Apa perbedaan tepung beras putih dan tepung beras merah?
Tepung beras putih memiliki tekstur lebih halus dan warna lebih terang, sedangkan tepung beras merah masih mengandung lapisan dedak sehingga lebih kaya serat dan nutrisi.
2. Apakah tepung beras sama dengan tepung ketan?
Tidak. Tepung beras dibuat dari beras biasa, sedangkan tepung ketan berasal dari beras ketan yang memiliki kandungan pati berbeda sehingga menghasilkan tekstur lebih lengket.
3. Mengapa kue tepung beras sering dikukus?
Teknik kukus membantu menjaga kelembapan adonan sehingga kue menjadi lebih lembut dan tidak mudah kering.
4. Bagaimana agar kue tepung beras tidak menggumpal?
Ayak tepung terlebih dahulu dan aduk adonan secara merata. Jika perlu, saring adonan sebelum dimasak.
5. Berapa lama kue tepung beras bisa disimpan?
Kue tepung beras sebaiknya dikonsumsi dalam 1–2 hari agar teksturnya tetap lembut. Simpan dalam wadah tertutup pada suhu ruang atau lemari pendingin.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1290816/original/029320300_1468811995-Impor_Jeroan_Sapi-ok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454338/original/080598700_1766556649-942d5097-5113-4511-8d8d-90d857426438.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5521777/original/007862000_1772700348-IMG_2972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3350286/original/027543900_1610708961-pesawat4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521941/original/049618700_1772704558-074700700_1620199796-pexels-anna-tarazevich-6937425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5015373/original/024080300_1732160095-Sepiring_kepiting_saus_Padang.__Liputan6.comIGshirleyliem_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409267/original/046551900_1762850741-pepes_patin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521729/original/058544800_1772698397-unnamed-94.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290594/original/007247200_1753150306-unnamed__86_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521674/original/057108200_1772697180-Gemini_Generated_Image_aqoe6naqoe6naqoe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375036/original/082688200_1759909398-bakwan_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521661/original/053654900_1772696741-bolu_lembut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521269/original/002698300_1772685256-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521132/original/057963700_1772680802-unnamed__85_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521598/original/072451700_1772694489-Depositphotos_787643090_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521140/original/073892100_1772681081-000_98UM332.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3106252/original/049458700_1587284673-close-up-photo-of-raisins-and-dates-2291592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5157584/original/053575700_1741602362-delicious-sauce-bowl-high-angle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521531/original/035091300_1772692316-cropped-e69e612f-9558-41d1-a777-ca5aa3bc4dfe.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347724/original/003956200_1757731932-Gemini_Generated_Image_ckz5packz5packz5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)