7 Resep Kue dari Tepung Ketan dan Kelapa Parut yang Legit dan Mudah Dibuat

1 week ago 24

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

  • Apa itu Klepon dan bagaimana rasanya?
  • Apa yang membuat kue dari tepung ketan dan kelapa parut disebut "legit"?
  • Apakah Wingko Babat bisa dibuat tanpa oven?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Resep kue dari tepung ketan dan kelapa parut selalu menjadi pilihan favorit pencinta jajanan tradisional karena menghadirkan rasa legit dan tekstur kenyal yang khas. Perpaduan dua bahan sederhana ini telah lama digunakan dalam berbagai kue pasar yang tak lekang oleh waktu dan tetap digemari hingga kini.

Tepung ketan memberikan sifat lengket dan elastis pada adonan, sementara kelapa parut menambahkan cita rasa gurih serta aroma yang menggoda. Kombinasi keduanya, sering dipadukan dengan gula merah atau gula pasir, menghasilkan rasa manis yang seimbang dan tekstur yang memanjakan lidah. Tak heran jika olahan ini kerap menjadi camilan andalan di berbagai kesempatan. Berikut resep kue dari tepung ketan dan kelapa parut, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (16/2/2026). 

1. Klepon

Klepon adalah salah satu jajanan pasar paling ikonik yang terbuat dari tepung ketan, diisi dengan gula merah cair, dan dibaluri kelapa parut. Kue berbentuk bola-bola kecil ini seringkali berwarna hijau alami dari pandan, menawarkan sensasi manis yang lumer di mulut saat digigit, berpadu dengan gurihnya kelapa parut kukus.

Bahan Klepon

Bahan Adonan Klepon:

  • 250 gram tepung ketan putih
  • 200 ml air hangat (secukupnya, tambahkan bertahap)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh pasta pandan / air pandan (opsional, untuk warna dan aroma)

Bahan Isian:

  • 150 gram gula merah (serut halus atau cincang kecil)

Bahan Pelapis:

  • 150 gram kelapa parut (pilih yang setengah tua agar tidak terlalu keras)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma saat mengukus kelapa)

Cara Membuat Klepon

  1. Siapkan kelapa parut. Campurkan kelapa parut dengan garam, aduk rata.
  2. Kukus selama sekitar 10–15 menit bersama daun pandan agar lebih harum dan tahan lama.
  3. Setelah matang, angkat dan dinginkan. Sisihkan.
  4. Adonan: Masukkan tepung ketan dan garam ke dalam wadah.
  5. Tambahkan pasta pandan jika ingin warna hijau alami.
  6. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni.
  7. Uleni hingga adonan kalis, lembut, dan bisa dipulung tanpa retak.
  8. Ambil sedikit adonan, kira-kira sebesar kelereng atau sesuai selera.
  9. Pipihkan di telapak tangan. Masukkan gula merah serut secukupnya ke tengah. Tutup rapat dan bulatkan kembali.
  10. Pastikan tidak ada celah agar gula tidak bocor saat direbus.
  11. Didihkan air dalam panci. Masukkan bola-bola klepon ke air mendidih.
  12. Rebus hingga klepon mengapung (tanda sudah matang).
  13. Angkat menggunakan saringan dan tiriskan.
  14. Selagi klepon masih hangat, gulingkan ke kelapa parut kukus.
  15. Pastikan seluruh permukaan tertutup rata. Susun di piring saji.

2. Lupis

Lupis merupakan kue tradisional yang terbuat dari beras ketan, dibungkus daun pisang, dan disajikan dengan taburan kelapa parut serta siraman saus gula merah atau kinca. Kue ini menawarkan tekstur kenyal dan pulen dari beras ketan, diperkaya aroma khas daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus.

Bahan Lupis

Bahan Utama:

  • 500 gram beras ketan putih
  • Air secukupnya untuk merendam dan merebus
  • Daun pisang secukupnya (untuk membungkus)
  • Tusuk gigi atau lidi untuk menyemat

Bahan Kelapa Parut:

  • 250 gram kelapa parut setengah tua
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan (opsional)

Bahan Saus Gula Merah:

  • 200 gram gula merah (iris atau serut)
  • 2 sendok makan gula pasir (opsional, untuk memperkuat rasa manis)
  • 250 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam

Cara Membuat Lupis

  1. Cuci bersih beras ketan hingga airnya jernih.
  2. Rendam selama minimal 2–3 jam, atau lebih baik semalaman agar teksturnya lebih empuk.
  3. Tiriskan sebelum dibungkus. Perendaman membuat ketan matang merata dan tidak keras di bagian tengah.
  4. Bersihkan daun pisang dengan lap basah.
  5. Layukan sebentar di atas api kecil atau air panas agar lentur dan tidak mudah sobek. 
  6. Potong sesuai ukuran bungkus yang diinginkan.
  7. Ambil daun pisang, bentuk kerucut atau gulungan memanjang.
  8. Isi dengan beras ketan sekitar 2/3 bagian saja (jangan terlalu penuh karena akan mengembang saat dimasak).
  9. Lipat dan sematkan dengan tusuk gigi atau lidi. Lakukan hingga semua ketan habis.
  10. Didihkan air dalam panci besar.
  11. Masukkan semua bungkusan ketan. Pastikan seluruhnya terendam air.
  12. Rebus selama sekitar 2–3 jam hingga ketan benar-benar matang dan lembut.
  13. Tambahkan air panas jika air rebusan berkurang.
  14. Setelah matang, angkat dan tiriskan hingga agak dingin.
  15. Campurkan kelapa parut dengan garam.
  16. Kukus sekitar 10–15 menit bersama daun pandan agar harum dan tidak cepat basi. Aduk sebentar dan dinginkan.
  17. Saus Gula Merah: Masukkan gula merah, gula pasir, air, daun pandan, dan garam ke dalam panci.
  18. Masak dengan api sedang hingga gula larut dan sedikit mengental.
  19. Saring jika perlu agar teksturnya halus. Dinginkan hingga hangat.

3. Wingko Babat

Wingko Babat adalah kue tradisional khas Lamongan, Jawa Timur, yang terkenal dengan teksturnya yang kenyal, legit, dan sedikit berminyak dari kelapa. Kue ini dibuat dari campuran tepung ketan, kelapa parut, gula, dan santan, menghasilkan rasa manis gurih dengan aroma kelapa yang sangat kuat.

Bahan Wingko Babat

Bahan Utama:

  • 300 gram kelapa parut muda (jangan terlalu tua agar tidak keras)
  • 200 gram tepung ketan
  • 150 gram gula pasir
  • 100 ml santan kental
  • 2 butir telur
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk (opsional)

Bahan Tambahan (Opsional):

  • 1 sendok makan margarin cair (agar lebih lembut)
  • Keju parut atau cokelat chip (jika ingin variasi modern)

Bahan Olesan (Opsional):

  • Sedikit margarin untuk loyang atau permukaan panggangan

Cara Membuat Wingko Babat

  1. Pastikan kelapa parut dalam kondisi segar dan tidak terlalu basah.
  2. Jika ingin lebih awet, kukus kelapa sekitar 5–10 menit lalu dinginkan.
  3. Aduk kelapa agar tidak menggumpal.
  4. Dalam wadah besar, masukkan tepung ketan, gula pasir, garam, dan vanili.
  5. Aduk rata hingga semua bahan tercampur merata.
  6. Tambahkan telur ke dalam campuran tepung.
  7. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  8. Masukkan margarin cair jika menggunakan.
  9. Aduk hingga adonan tercampur rata dan agak lengket.
  10. Masukkan kelapa parut ke dalam adonan.
  11. Aduk menggunakan spatula atau tangan hingga merata.
  12. Pastikan semua bagian adonan tercampur sempurna.
  13. Ambil adonan secukupnya.
  14. Bentuk bulat pipih sesuai ukuran yang diinginkan.
  15. Jika ingin seragam, gunakan cetakan atau timbang adonan. 
  16. Panggang wingko babat.
  17. Metode oven: Panaskan oven sekitar 180°C.
  18. Oles loyang dengan margarin tipis.
  19. Susun adonan dengan jarak sedikit.
  20. Panggang 25–35 menit hingga bagian bawah kecokelatan.
  21. Balik jika perlu agar matang merata.
  22. Metode teflon (tradisional): Panaskan teflon dengan api kecil.
  23. Oles tipis margarin.
  24. Masak wingko hingga bagian bawah kecokelatan.
  25. Balik dan masak sisi lainnya hingga matang.
  26. Angkat wingko yang sudah matang.
  27. Biarkan hangat sebentar agar teksturnya set.
  28. Sajikan sebagai camilan atau teman minum teh.

4. Kue Mendut

Kue Mendut atau dikenal juga sebagai Koci-koci, adalah kue basah tradisional yang memukau dengan adonan tepung ketan yang kenyal, diisi unti kelapa manis, dan dibungkus daun pisang. Kulitnya yang lembut dan kenyal berpadu harmonis dengan isian unti kelapa yang gurih dan manis, menciptakan pengalaman rasa yang unik.

Bahan Kue Mendut 

Bahan Kulit Mendut:

  • 250 gram tepung ketan
  • 50 gram tepung beras (opsional, agar tekstur lebih lembut)
  • 200 ml santan hangat
  • 100 gram gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • Pewarna makanan merah muda / hijau (opsional, sesuai selera)

Bahan Isi Unti Kelapa:

  • 200 gram kelapa parut (setengah tua)
  • 150 gram gula merah, serut halus
  • 50 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam

Bahan Pembungkus:

  • Daun pisang secukupnya
  • Tusuk gigi atau lidi (opsional)

Cara Membuat Kue Mendut

  1. Isi Unti Kelapa: Masukkan gula merah, air, daun pandan, dan garam ke dalam wajan.
  2. Masak dengan api sedang hingga gula larut dan mendidih.
  3. Tambahkan kelapa parut, aduk terus hingga air menyusut.
  4. Masak sampai teksturnya agak kering tapi tetap lembap.
  5. Angkat dan dinginkan, lalu bentuk bulatan kecil untuk memudahkan pengisian.
  6. Bersihkan daun pisang dengan lap basah.
  7. Layukan sebentar di atas api kecil atau siram air panas agar lentur.
  8. Potong ukuran sekitar 15 × 15 cm atau sesuai kebutuhan.
  9. Adonan Kulit: Campurkan tepung ketan, tepung beras, gula pasir, dan garam dalam wadah.
  10. Tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  11. Aduk hingga adonan lembut, kental, dan bisa dipulung.
  12. Tambahkan pewarna makanan jika ingin tampilan lebih menarik.
  13. Uleni ringan sampai adonan halus dan tidak retak.
  14. Ambil adonan kulit secukupnya, pipihkan di telapak tangan.
  15. Letakkan satu bulatan unti kelapa di tengah.
  16. Tutup dan bulatkan kembali hingga rapi.
  17. Letakkan di atas daun pisang, lalu bungkus seperti amplop atau lipatan sederhana.
  18. Lakukan sampai semua adonan habis.
  19. Panaskan kukusan hingga air benar-benar mendidih.
  20. Susun kue mendut dalam kukusan dengan jarak sedikit.
  21. Kukus selama 25–30 menit dengan api sedang.
  22. Jangan lupa tutup kukusan dilap kain agar air tidak menetes ke kue.
  23. Setelah matang, angkat dan biarkan agak hangat.

5. Kue Bugis Mandi

Kue Bugis Mandi, atau Putri Mandi, adalah varian kue tradisional yang mirip dengan Mendut namun disajikan dengan cara yang berbeda. Kue ini terdiri dari adonan tepung ketan kenyal yang diisi unti kelapa, lalu disajikan dengan siraman vla santan yang kental dan gurih.

Bahan Kue Bugis Mandi

Bahan Kulit Ketan:

  • 250 gram tepung ketan
  • 200 ml santan hangat
  • 1/4 sendok teh garam
  • Pewarna makanan hijau / merah muda (opsional)

Bahan Isi Unti Kelapa:

  • 200 gram kelapa parut setengah tua
  • 150 gram gula merah, serut halus
  • 50 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam

Bahan Kuah Santan:

  • 500 ml santan sedang
  • 1 sendok makan tepung beras (agar sedikit kental)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan

Cara Membuat Bugis Mandi

  1. Isi Unti Kelapa: Masukkan gula merah, air, daun pandan, dan garam ke dalam wajan.
  2. Masak dengan api sedang hingga gula larut dan mendidih.
  3. Tambahkan kelapa parut, aduk terus hingga air menyusut.
  4. Masak sampai tekstur agak kering namun tetap lembap.
  5. Angkat dan dinginkan, lalu bentuk bulatan kecil sebagai isian.
  6. Adonan Kulit: Campurkan tepung ketan dan garam dalam wadah.
  7. Tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni.
  8. Uleni hingga adonan lembut, halus, dan bisa dipulung.
  9. Tambahkan pewarna makanan jika ingin tampilan menarik.
  10. Ambil sedikit adonan, pipihkan di telapak tangan.
  11. Masukkan bulatan unti kelapa di tengah.
  12. Tutup dan bulatkan hingga rapi.
  13. Lakukan hingga semua adonan habis.
  14. Panaskan kukusan hingga air benar-benar mendidih.
  15. Susun bola-bola bugis di loyang atau daun pisang.
  16. Kukus selama 20–25 menit dengan api sedang.
  17. Angkat dan biarkan hangat.
  18. Kuah Santan: Campurkan santan, tepung beras, garam, dan daun pandan dalam panci.
  19. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak pecah.
  20. Masak hingga kuah sedikit mengental.
  21. Angkat setelah matang.

6. Kue Awug-Awug

Kue Awug-Awug adalah kue tradisional yang terbuat dari tepung ketan dan kelapa parut, seringkali dicampur dengan gula merah, lalu dikukus. Kue ini memiliki tekstur yang lembut, kenyal, dan sedikit berpasir dari kelapa parut, menjadikannya camilan yang unik dan menggiurkan.

Bahan Kue Awug-Awug

Bahan Utama:

  • 250 gram tepung beras
  • 200 gram kelapa parut setengah tua
  • 150 gram gula merah, serut halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 150–200 ml air matang (untuk membasahi tepung)

Bahan Aromatik (Opsional tapi disarankan):

  • 1–2 lembar daun pandan
  • Sedikit vanili (opsional)

Bahan Tambahan (Opsional):

  • Daun pisang untuk alas cetakan
  • Gula pasir secukupnya jika ingin rasa lebih manis

Cara Membuat Kue Awug-Awug

  1. Masukkan tepung beras ke dalam wadah besar.
  2. Tambahkan garam, aduk rata.
  3. Percikkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan tangan.
  4. Aduk hingga tepung menjadi lembap dan berbutir seperti pasir basah.
  5. Remas ringan agar tidak ada gumpalan besar.
  6. Campurkan kelapa parut dengan sedikit garam (opsional) di wadah terpisah.
  7. Aduk rata agar rasa gurih merata.
  8. Jika ingin lebih awet, kukus kelapa sekitar 5–10 menit lalu dinginkan.
  9. Panaskan kukusan hingga air mendidih.
  10. Lapisi cetakan dengan daun pisang jika ada agar aroma lebih harum.
  11. Siapkan daun pandan untuk diletakkan di air kukusan agar wangi.
  12. Masukkan lapisan tepung beras lembap ke dasar cetakan (jangan ditekan terlalu padat).
  13. Tambahkan lapisan gula merah serut di atasnya.
  14. Tutup kembali dengan lapisan tepung beras.
  15. Tambahkan kelapa parut di bagian atas atau di tengah sesuai selera.
  16. Isi cetakan hingga penuh, tapi tetap longgar agar matang merata.
  17. Masukkan cetakan ke dalam kukusan panas.
  18. Kukus sekitar 30–45 menit dengan api sedang.
  19. Tutup kukusan dilap kain agar uap air tidak menetes ke adonan.
  20. Setelah matang, angkat dan biarkan agak hangat sebelum dikeluarkan dari cetakan.

7. Wajik Ketan

Wajik Ketan adalah kue tradisional yang padat, lengket, dan kenyal, terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula, khususnya gula merah, hingga mengental. Kue ini memiliki rasa manis legit yang kuat dari gula merah dan gurih dari santan kelapa, seringkali dihiasi aroma harum daun pandan.

Bahan Wajik Ketan 

Bahan Utama:

  • 500 gram beras ketan putih
  • 400 ml santan kental
  • 250 gram gula merah (serut halus)
  • 100 gram gula pasir (opsional, untuk memperkuat rasa manis)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 lembar daun pandan

Bahan Tambahan (Opsional):

  • 1 sendok makan margarin (untuk hasil lebih mengilap)
  • Pewarna makanan cokelat / pandan (jika ingin variasi warna)

Bahan Olesan Loyang:

  • Sedikit minyak atau margarin untuk mengoles loyang

Cara Membuat Wajik Ketan

  1. Cuci beras ketan hingga airnya jernih.
  2. Rendam minimal 2–3 jam atau semalaman agar teksturnya pulen.
  3. Tiriskan, lalu kukus sekitar 20–30 menit hingga setengah matang.
  4. Masukkan santan, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan ke dalam wajan besar.
  5. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut dan campuran mendidih.
  6. Aduk terus agar santan tidak pecah.
  7. Masukkan ketan kukus ke dalam campuran santan gula yang sedang panas.
  8. Aduk rata hingga semua ketan terbalut cairan santan.
  9. Masak sambil terus diaduk hingga santan terserap hampir habis.
  10. Setelah santan terserap, pindahkan ketan ke loyang atau wadah tahan panas.
  11. Kukus kembali sekitar 30–40 menit hingga benar-benar matang dan legit.
  12. Angkat dan biarkan sedikit hangat.
  13. Oles loyang atau wadah datar dengan margarin atau minyak.
  14. Tuang ketan matang ke dalam loyang.
  15. Ratakan dan tekan perlahan agar padat.
  16. Diamkan hingga dingin dan set.
  17. Setelah benar-benar dingin, keluarkan dari loyang.
  18. Potong sesuai bentuk yang diinginkan (persegi, wajik, atau balok).
  19. Sajikan sebagai camilan atau hidangan acara.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik

1. Apa itu Klepon dan bagaimana rasanya?

Jawaban: Klepon adalah jajanan pasar tradisional Indonesia berbentuk bola-bola kecil dari tepung ketan, berisi gula merah cair, dan dibaluri kelapa parut. Rasanya manis lumer di mulut, gurih, dan kenyal.

2. Apa yang membuat kue dari tepung ketan dan kelapa parut disebut "legit"?

Jawaban: Kue-kue ini disebut legit karena kombinasi rasa manis gula merah atau gula pasir, gurihnya kelapa parut, dan tekstur kenyal atau pulen dari tepung ketan atau beras ketan yang berpadu harmonis.

3. Apakah Wingko Babat bisa dibuat tanpa oven?

Jawaban: Ya, Wingko Babat mudah dibuat karena proses pencampurannya sederhana dan dapat dipanggang menggunakan teflon di atas kompor tanpa memerlukan oven.

4. Apa perbedaan utama antara Kue Mendut dan Kue Bugis Mandi?

Jawaban: Perbedaan utamanya terletak pada penyajian. Kue Mendut dibungkus daun pisang dan dikukus, sedangkan Kue Bugis Mandi disajikan dengan disiram vla santan kental yang gurih setelah direbus. Keduanya memiliki isian unti kelapa.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |