7 Cara Buat Cakwe Empuk Berongga di Rumah, Simak Resep Rahasia Anti Gagal Ala Pedagang

10 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Cakwe menjadi salah satu camilan gurih berbentuk panjang yang cukup digemari banyak orang di berbagai daerah, baik sebagai teman bubur maupun sajian ringan di waktu santai. Tekstur ideal cakwe umumnya renyah pada bagian luar, sementara bagian dalam terasa ringan dan memiliki rongga khas. Dalam proses pembuatannya, banyak orang mencari teknik tepat agar hasil akhir sesuai harapan, sehingga pembahasan mengenai cara buat cakwe empuk berongga selalu menarik untuk dipelajari lebih dalam.

Keberhasilan menghasilkan cakwe berkualitas sangat dipengaruhi oleh teknik pengolahan adonan sejak tahap awal. Komposisi bahan, proses pengulenan, hingga waktu fermentasi memiliki peran besar dalam membentuk struktur adonan agar dapat mengembang sempurna. Pemahaman menyeluruh tentang cara buat cakwe empuk berongga membantu menghasilkan tekstur lembut di dalam serta tidak bantat saat digoreng.

Selain faktor bahan, proses penggorengan juga menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir cakwe. Suhu minyak, teknik penarikan adonan, serta durasi memasak berpengaruh langsung pada terbentuknya rongga di dalam adonan. Inilah alasan mengapa penerapan cara buat cakwe empuk berongga perlu dilakukan secara tepat agar hasilnya tidak hanya matang, tetapi juga memiliki kualitas tekstur terbaik.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).

1. Gunakan Komposisi Tepung yang Tepat

Langkah paling awal dalam proses cara buat cakwe empuk berongga adalah pemilihan jenis tepung terigu yang memiliki kadar protein sedang hingga tinggi, karena kandungan protein tersebut sangat berperan dalam pembentukan jaringan gluten yang kuat, lentur, dan elastis. Struktur gluten inilah yang nantinya akan membantu adonan mampu mengembang secara optimal saat melalui proses fermentasi maupun penggorengan.

Selain tepung, keseimbangan bahan lain seperti air, garam, gula, dan ragi juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas akhir cakwe. Setiap komposisi harus diperhitungkan secara tepat agar proses pengembangan adonan berjalan stabil, menghasilkan tekstur yang tidak terlalu padat, serta memungkinkan terbentuknya rongga khas di bagian dalam cakwe.

2. Proses Uleni Hingga Adonan Elastis

Tahapan menguleni adonan merupakan proses fundamental yang tidak boleh diabaikan dalam pembuatan cakwe, karena pada tahap ini struktur adonan mulai dibentuk secara menyeluruh. Adonan perlu diuleni hingga mencapai kondisi kalis sempurna, lentur, dan elastis, sehingga mampu menahan tekanan udara yang terbentuk selama proses fermentasi berlangsung.

Kondisi adonan yang kalis akan memberikan kemampuan lebih baik dalam mempertahankan gas dari ragi, sehingga saat digoreng, adonan dapat mengembang secara maksimal dan menghasilkan rongga di bagian dalam. Semakin baik proses pengulenan dilakukan, semakin besar peluang terciptanya tekstur cakwe yang ringan, empuk, dan tidak padat.

3. Fermentasi Adonan Secara Maksimal

Setelah adonan mencapai kondisi kalis, langkah berikutnya adalah melakukan proses fermentasi atau pendiaman selama beberapa jam hingga volume adonan mengembang sekitar dua kali lipat dari ukuran awal. Tahap ini menjadi bagian sangat krusial dalam cara buat cakwe empuk berongga, karena pada fase ini ragi bekerja menghasilkan gas yang akan terperangkap dalam struktur adonan.

Gas hasil fermentasi tersebut akan membentuk rongga-rongga alami di dalam cakwe ketika proses penggorengan berlangsung. Semakin optimal waktu fermentasi dan semakin stabil kondisi adonan selama proses ini, maka hasil akhir cakwe akan semakin ringan, berongga sempurna, dan memiliki tekstur lembut yang khas.

4. Bentuk Adonan dengan Teknik Lipatan

Adonan yang telah mengembang sempurna kemudian dibentuk memanjang dan dipotong menjadi bagian-bagian kecil dengan ukuran seragam sebelum akhirnya dipasangkan atau disatukan secara berpasangan. Pada tahap ini, tekanan ringan saat menyatukan dua bagian adonan sangat berpengaruh terhadap struktur lapisan yang akan terbentuk di dalamnya.

Teknik lipatan ini bertujuan menciptakan ruang udara di antara lapisan adonan, sehingga ketika proses penggorengan dilakukan, adonan dapat mengembang lebih maksimal dan membentuk rongga khas cakwe. Inilah salah satu teknik penting yang sangat menentukan keberhasilan tekstur akhir.

5. Gunakan Minyak Panas Stabil

Pengaturan suhu minyak menjadi faktor penting dalam proses penggorengan cakwe, karena suhu yang tidak stabil dapat memengaruhi hasil akhir secara signifikan. Minyak yang terlalu dingin akan menyebabkan cakwe menyerap terlalu banyak minyak sehingga terasa berminyak dan berat, sedangkan minyak yang terlalu panas akan membuat bagian luar cepat gosong sebelum bagian dalam sempat mengembang sempurna.

Suhu minyak yang stabil dan ideal akan membantu adonan mengembang secara merata, menciptakan rongga di dalam, serta menghasilkan warna keemasan yang menarik pada permukaan luar cakwe.

6. Goreng dengan Gerakan Mengembang

Saat proses penggorengan berlangsung, cakwe biasanya diberi sedikit tarikan menggunakan sumpit atau alat bantu lain agar adonan dapat mengembang lebih sempurna di dalam minyak panas. Gerakan ini bertujuan membantu udara masuk ke dalam struktur adonan sehingga rongga khas cakwe dapat terbentuk secara maksimal.

Proses ini harus dilakukan dengan cepat, hati-hati, dan terkontrol agar bentuk cakwe tetap utuh serta tidak pecah. Jika dilakukan dengan tepat, hasil akhirnya akan memiliki tekstur ringan, empuk, dan berongga sempurna di bagian dalam.

7. Tiriskan dengan Benar Setelah Menggoreng

Setelah cakwe matang dan berubah warna menjadi keemasan, tahap akhir yang tidak kalah penting adalah proses penirisan minyak. Cakwe sebaiknya diletakkan di atas kertas minyak atau rak kawat agar minyak berlebih dapat turun secara alami dan tidak terserap kembali ke dalam adonan.

Proses penirisan yang tepat akan membantu menjaga tekstur cakwe tetap renyah di bagian luar tanpa membuatnya menjadi lembek atau berminyak. Dengan cara ini, kualitas cakwe akan tetap terjaga baik dari segi rasa, tekstur, maupun tampilan.

Resep Cakwe Empuk Berongga Klasik (Gaya Pedagang Kaki Lima)

Resep ini paling umum digunakan oleh penjual cakwe karena menghasilkan tekstur ringan, empuk, dan rongga besar di dalam.

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1 sdt ragi instan
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt baking powder
  • 180 ml air hangat
  • 2 sdm minyak goreng (untuk adonan)
  • Minyak goreng secukupnya (untuk menggoreng)

Cara Membuat:

  1. Campurkan ragi, gula, dan air hangat, lalu diamkan sekitar 10 menit hingga berbusa sebagai tanda ragi aktif. Dalam wadah lain, campurkan tepung terigu, garam, dan baking powder secara merata.Tuangkan larutan ragi ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  2. Tambahkan minyak goreng, lalu uleni adonan hingga kalis, elastis, dan tidak lengket di tangan.Diamkan adonan selama 1–2 jam hingga mengembang dua kali lipat.
  3. Setelah mengembang, kempiskan adonan lalu pipihkan dan bentuk memanjang, kemudian potong-potong dan tumpuk dua lapisan.
  4. Tekan sedikit bagian tengahnya menggunakan sumpit agar menempel. Goreng dalam minyak panas sedang sambil terus dibolak-balik hingga mengembang dan berwarna keemasan.
  5. Angkat dan tiriskan, cakwe siap disajikan.

Resep Cakwe Empuk Berongga Tanpa Telur (Lebih Ringan & Lembut)

Resep ini cocok untuk hasil cakwe yang lebih ringan, tidak terlalu padat, dan tetap berongga besar di dalam.

Bahan-bahan:

  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 sdt ragi instan
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 200 ml air dingin
  • 1 sdm minyak goreng
  • 1/2 sdt baking soda

Cara Membuat:

  1. Larutkan ragi dan gula dalam air dingin, lalu diamkan 5–10 menit hingga aktif. Campurkan tepung terigu, garam, dan baking soda dalam wadah besar.
  2. Tuang larutan ragi sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mulai menyatu. Masukkan minyak goreng, lalu uleni hingga adonan halus, elastis, dan mudah ditarik.
  3. Tutup adonan menggunakan kain lembap, diamkan 3–4 jam agar fermentasi maksimal.
  4. Setelah mengembang, kempiskan adonan lalu bentuk memanjang dan potong kecil-kecil. Satukan dua potongan adonan, tekan ringan di bagian tengah agar menempel sempurna.
  5. Panaskan minyak, lalu goreng sambil terus dibalik dan ditarik perlahan hingga cakwe mengembang berongga. Angkat saat berwarna kuning keemasan, tiriskan, dan sajikan selagi hangat.

FAQ Seputar Topik

Apakah cakwe tanpa ragi bisa mengembang sempurna?

Ya, cakwe tanpa ragi dapat mengembang sempurna dengan menggunakan kombinasi baking soda dan baking powder sebagai agen pengembang alternatif.

Bahan apa saja yang penting untuk membuat cakwe empuk berongga?

Bahan penting meliputi tepung terigu protein tinggi, baking soda, baking powder, serta teknik pengulenan dan pengistirahatan adonan yang tepat.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendiamkan adonan cakwe tanpa ragi?

Adonan cakwe tanpa ragi perlu didiamkan di suhu ruang selama minimal 1-2 jam, atau bahkan semalaman, agar dapat mengembang dengan baik.

Apa tips agar cakwe mengembang merata dan kopong di dalam saat digoreng?

Pastikan minyak goreng benar-benar panas (170-180°C), goreng cakwe sedikit demi sedikit, dan bolak-balik adonan saat digoreng agar mengembang merata.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |