5 Resep Kue Khas Imlek 2026 yang Mudah Dibuat di Rumah, Bikin Perayaan Lebih Meriah

1 week ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan berbagai tradisi dan hidangan lezat yang kaya akan makna. Salah satu yang tak terpisahkan adalah aneka kue khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran di tahun yang baru. Dari kue keranjang hingga nastar, setiap sajian memiliki cerita dan harapan tersendiri.

Untuk Anda yang ingin menghadirkan suasana Imlek yang lebih personal dan meriah di rumah, membuat sendiri kue-kue tradisional ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Liputan6.com telah merangkum lima resep kue khas Imlek yang populer dan mudah untuk Anda praktikkan di dapur. 

1. Kue Keranjang: Klasik Manis yang Melambangkan Kemakmura

Kue keranjang, atau Nian Gao, adalah kue khas Imlek yang populer karena manisnya yang khas dan teksturnya yang kenyal. Kue ini terbuat dari ketan dan gula merah, melambangkan kemakmuran, rezeki, dan keberuntungan di tahun baru. Menikmati kue keranjang secara tradisional memberikan sensasi rasa manis dan lembut yang khas, cocok untuk disantap langsung atau dijadikan bahan pelengkap hidangan Imlek lainnya.

Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga sarat makna simbolis, menjadikannya salah satu kue wajib selama perayaan Imlek. Membuat kue keranjang sendiri di rumah bisa menjadi pengalaman menyenangkan, karena bahan-bahannya sederhana dan prosesnya cukup mudah diikuti. Berikut adalah resep kue keranjang original yang mudah dibuat di rumah, agar perayaan Imlekmu semakin meriah.

Bahan-bahan:

  • 500 gram tepung ketan putih
  • 300 gram gula merah (serut halus)
  • 250 ml air matang
  • 1 sdt minyak sayur

Cara Membuat:

  1. Larutkan gula merah dalam air matang, panaskan hingga gula benar-benar larut. Saring jika perlu agar tidak ada ampas.
  2. Campurkan tepung ketan dengan larutan gula merah secara bertahap sambil diaduk rata hingga tidak ada gumpalan.
  3. Olesi loyang dengan minyak tipis-tipis agar kue tidak lengket. Tuang adonan ke dalam loyang dan ratakan permukaannya.
  4. Kukus adonan selama 60–90 menit dengan api sedang hingga kue matang dan teksturnya kenyal.
  5. Setelah matang, biarkan kue dingin dalam loyang, kemudian keluarkan dan simpan dalam wadah tertutup agar tetap lembut.

2. Kue Mangkok: Simbol Kemakmuran dan Keberuntungan

Kue mangkok merupakan salah satu kue tradisional yang tak pernah absen dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Bentuknya yang bulat dan mekar dianggap sebagai simbol keberuntungan, kesuksesan, serta kemakmuran yang berkelanjutan dalam budaya Tionghoa.

Menyajikan kue mangkok di meja perayaan Imlek tidak hanya memperkaya hidangan, tetapi juga membawa harapan baik untuk tahun yang akan datang. Kue ini memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang pas, cocok dinikmati oleh semua anggota keluarga. Pembuatannya membutuhkan sedikit kesabaran, terutama saat proses fermentasi adonan.

Dengan resep yang tepat, Anda bisa membuat kue mangkok mekar sempurna di rumah. Perhatikan detail dalam proses pengolahan santan dan adonan agar hasilnya memuaskan. Sajikan kue mangkok dengan taburan kelapa parut kukus untuk menambah cita rasa gurih yang lezat.

Bahan-bahan:

  • 150 gram tepung beras
  • 80 gram terigu
  • 160 gram gula pasir
  • 320 mililiter santan
  • 4 gram ragi instan
  • 1/3 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • 1 lembar daun pandan (potong-potong)
  • Kelapa parut secukupnya (kukus lalu beri taburan garam)

Cara Membuat:

  1. Masak gula pasir, santan, garam, dan daun pandan di dalam panci hingga gula larut dan mendidih. Matikan api, saring larutan santan, lalu dinginkan.
  2. Campur tepung beras, tepung terigu, vanili, dan ragi instan. Tuang larutan santan yang sudah dingin. Aduk hingga tercampur rata dan tidak ada gumpalan adonan.
  3. Diamkan adonan sekitar 45 menit, setelah itu masukkan baking powder lalu aduk rata.
  4. Tuang adonan ke dalam cetakan kue mangkuk, lalu masukkan ke dalam kukusan yang sudah mendidih. Kukus adonan sekitar 15 menit menggunakan api sedang.
  5. Keluarkan kue mangkuk dari cetakan, lalu sajikan dengan taburan kelapa parut.

3. Nastar Imlek: Manis Legit Favorit Keluarga

Nastar adalah kue kering klasik yang selalu menjadi primadona di berbagai perayaan, termasuk Tahun Baru Imlek. Kue ini dikenal dengan isian selai nanas yang manis legit dan tekstur adonan yang lembut, lumer di mulut.

Kehadiran nastar di meja perayaan Imlek tidak hanya sebagai camilan, tetapi juga sebagai simbol kehangatan dan kebersamaan keluarga. Membuat nastar di rumah memungkinkan Anda untuk mengatur tingkat kemanisan dan kelembutan sesuai selera. Proses pembuatannya memang membutuhkan ketelitian, terutama saat membentuk dan mengisi adonan.

Resep nastar Imlek ini akan memandu Anda menciptakan kue kering yang sempurna. Pastikan bahan-bahan berkualitas dan ikuti setiap langkah dengan cermat, mulai dari membuat selai nanas hingga proses pemanggangan. Olesan kuning telur di atasnya akan memberikan tampilan yang cantik dan menggoda selera.

Bahan-bahan:

  • 50 gram butter
  • 120 gram margarin
  • 4 butir kuning telur
  • 100 gram gula halus
  • 2 gram vanilla essence
  • 415 gram tepung terigu protein sedang (kukus dulu 15 menit)
  • 30 gram maizena
  • 30 gram susu bubuk
  • 1 butir kuning telur (untuk olesan)

Bahan Selai Nanas:

  • 200 gr nanas parut
  • ½ sdt vanilla bubuk
  • 75-100 gr gula pasir (sesuai selera)

Cara Membuat Selai Nanas:

  1. Nanas dimasukkan ke dalam panci dan dimasak hingga menyusut.
  2. Masukkan gula pasir dan vanilla bubuk, dimasak hingga agak kental dan kering.
  3. Biarkan dingin sebelum digunakan sebagai isian.

Cara Membuat Nastar:

  1. Campurkan butter, margarin, kuning telur, gula halus, dan vanilla essence, aduk hingga merata.
  2. Masukkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk, aduk hingga adonan tercampur rata.
  3. Bentuk adonan bulat-bulat dan isi dengan selai nanas.
  4. Letakkan di atas loyang, lalu olesi dengan kuning telur.
  5. Panggang dalam oven hingga matang dan berwarna keemasan.

4. Kue Onde-Onde: Kenyal dan Manis, Menggugah Selera

Kue onde-onde, atau Tang Yuan, adalah kue tradisional yang populer saat Imlek dan perayaan Tahun Baru Imlek lainnya. Kue bulat ini terbuat dari tepung ketan dengan isian manis, biasanya kacang hijau atau kacang tanah yang dihaluskan, dan ditaburi biji wijen di luar. Teksturnya kenyal di dalam, renyah di luar saat digoreng atau lembut jika direbus, membuatnya menjadi camilan favorit semua usia.

Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga melambangkan kebersamaan dan kesatuan keluarga karena bentuknya bulat. Membuat onde-onde di rumah cukup mudah, menggunakan bahan-bahan sederhana. Berikut adalah resep mudah membuat kue onde-onde isi kacang, yang siap menemani perayaan Imlek di rumah.

Bahan-bahan:

Untuk kulit onde-onde:

  • 200 gram tepung ketan
  • 180 ml air hangat
  • 1 sdm minyak sayur

Untuk isian kacang:

  • 100 gram kacang hijau kupas (rendam 2 jam)
  • 50 gram gula pasir
  • 1 sdm minyak sayur

Pelapis:

  • 50 gram biji wijen

Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Kukus kacang hijau hingga empuk. Haluskan kacang hijau bersama gula pasir dan minyak sayur hingga menjadi pasta yang lembut. Bentuk pasta menjadi bola kecil seukuran kelereng, kemudian sisihkan sementara.
  2. Campur tepung ketan dengan air hangat dan minyak sayur. Uleni adonan hingga kalis dan mudah dibentuk.
  3. Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan di tangan, kemudian letakkan bola isian kacang di tengah. Bulatkan adonan hingga menutupi isian dengan rapat.
  4. Gulingkan bola onde-onde ke biji wijen hingga seluruh permukaan tertutup rata. Pastikan biji wijen menempel merata agar tampilan cantik dan renyah saat digoreng.
  5. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Goreng onde-onde hingga kuning keemasan dan matang merata. Angkat dan tiriskan sebelum disajikan.

5. Kue Kering Wijen: Camilan Renyah dan Gurih untuk Imlek

Kue kering wijen adalah salah satu camilan khas Imlek yang selalu hadir di meja hidangan. Kue ini terkenal dengan tekstur renyah dan rasa gurih dari biji wijen yang menempel di permukaannya, sehingga cocok dijadikan teman minum teh atau kopi. Membuatnya di rumah sangat mudah, dan hasilnya tetap renyah, harum, dan menggugah selera.

Hidangan ini cocok disajikan untuk keluarga maupun sebagai hadiah saat perayaan Imlek. Dengan bahan-bahan sederhana dan proses yang praktis, siapa pun bisa mencoba membuat kue kering wijen di rumah. Berikut adalah resep mudah untuk membuat kue kering wijen yang lezat, siap untuk mempercantik momen perayaan Imlek.

Bahan-Bahan:

  • 200 gram mentega atau margarin
  • 100 gram gula halus
  • 1 butir kuning telur
  • 250 gram tepung terigu
  • 50 gram biji wijen sangrai
  • Sejumput garam

Cara Membuat:

  1. Kocok mentega dan gula halus hingga lembut dan berwarna pucat. Tambahkan kuning telur dan sejumput garam, kocok kembali hingga tercampur rata.
  2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk rata hingga adonan bisa dipulung. Jangan terlalu lama diaduk agar kue tetap renyah setelah dipanggang.
  3. Ambil sejumput adonan, bulatkan atau cetak sesuai selera, kemudian gulingkan ke biji wijen hingga seluruh permukaan tertutup merata.
  4. Letakkan kue di atas loyang yang telah dialasi kertas roti atau dioles tipis dengan margarin agar tidak lengket. Panggang dalam oven dengan suhu 160–170°C selama 20–25 menit hingga permukaannya sedikit kecokelatan.
  5. Angkat kue, biarkan dingin di rak pendingin, lalu simpan dalam toples kedap udara agar tetap renyah.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apa makna kue mangkok dalam perayaan Imlek?

Kue mangkok melambangkan kesuksesan dan kemakmuran yang berkelanjutan karena bentuknya yang bulat dan mekar.

2. Bagaimana cara mengolah sisa kue keranjang yang sudah mengeras?

Sisa kue keranjang dapat diolah menjadi kue keranjang goreng dengan balutan adonan tepung dan telur, digoreng hingga renyah.

3. Kue apa saja yang populer disajikan saat Imlek selain kue keranjang?

Selain kue keranjang, kue mangkok, nastar, dan kue onde-onde juga populer disajikan saat Imlek.

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar

Edelweis Lararenjana, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |