5 Cara Sehat Makan Kentang, Bergizi dan Cocok untuk Pola Makan Seimbang

4 hours ago 2
  • Apakah kentang baik untuk diet?
  • Mana lebih sehat, kentang atau nasi?
  • Apakah kentang meningkatkan gula darah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Kentang sering dianggap kurang sehat karena identik dengan gorengan seperti kentang goreng atau keripik. Padahal, jika diolah dengan cara yang tepat, kentang justru bisa menjadi sumber karbohidrat yang baik dan mengenyangkan. Kandungan serat, vitamin C, dan kalium dalam kentang bermanfaat untuk energi sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Kuncinya bukan pada kentangnya, melainkan pada metode memasak dan porsi konsumsi.

Cara sehat makan kentang juga penting bagi kamu yang ingin menjaga berat badan atau menerapkan pola makan seimbang. Dengan memilih teknik memasak rendah lemak dan memadukannya dengan nutrisi lain, kentang bisa menjadi menu harian yang bergizi. Liputan6 merangkum panduan lengkap agar konsumsi kentang tetap sehat tanpa mengurangi kenikmatannya.

1. Pilih Metode Masak Rendah Lemak

Cara paling sehat makan kentang adalah dengan merebus, mengukus, atau memanggang tanpa banyak minyak. Metode ini menjaga kandungan nutrisi sekaligus menekan kalori tambahan dari lemak. Kentang rebus atau kukus juga memiliki indeks glikemik lebih stabil dibanding kentang goreng. Selain itu, rasa alami kentang tetap terasa tanpa perlu banyak bumbu.

Jika ingin memanggang, gunakan sedikit minyak zaitun dan oven suhu sedang. Hindari menggoreng dalam minyak banyak karena bisa meningkatkan kalori secara signifikan. Kentang panggang dengan bumbu sederhana tetap lezat sekaligus lebih sehat. Ini menjadi alternatif terbaik pengganti kentang goreng.

2. Konsumsi Bersama Sumber Protein

Kentang akan lebih sehat jika dikombinasikan dengan protein seperti telur, ayam, ikan, atau tahu. Kombinasi ini membantu rasa kenyang lebih lama dan menstabilkan gula darah. Protein juga membuat menu lebih seimbang secara nutrisi. Misalnya, kentang rebus dengan telur dan sayur bisa menjadi menu makan siang yang lengkap.

Mengonsumsi kentang tanpa pendamping sering membuat cepat lapar kembali. Dengan tambahan protein, energi dilepaskan lebih perlahan. Ini sangat membantu bagi yang sedang diet atau menjaga pola makan. Menu pun terasa lebih variatif.

3. Tambahkan Sayur untuk Serat

Menggabungkan kentang dengan sayuran meningkatkan kandungan serat dan vitamin. Kamu bisa membuat salad kentang sehat dengan tambahan wortel, buncis, atau brokoli. Serat membantu pencernaan dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Selain itu, warna sayur membuat tampilan makanan lebih menarik.

Hindari saus berlemak tinggi seperti mayones berlebihan. Gunakan yogurt plain atau dressing ringan sebagai alternatif. Cara ini membuat salad kentang tetap creamy tetapi lebih rendah kalori. Pilihan yang cocok untuk menu sehat sehari-hari.

4. Perhatikan Porsi Makan

Walaupun sehat, kentang tetap sumber karbohidrat sehingga porsinya perlu dikontrol. Porsi ideal biasanya sekitar 1 kentang ukuran sedang per sekali makan. Mengonsumsi berlebihan bisa meningkatkan asupan kalori harian. Mengatur porsi membantu menjaga keseimbangan nutrisi.

Gunakan prinsip piring seimbang: setengah sayur, seperempat protein, seperempat karbohidrat termasuk kentang. Dengan begitu, kebutuhan energi terpenuhi tanpa berlebihan. Kebiasaan ini membantu menjaga berat badan lebih stabil. Pola makan pun lebih teratur.

5. Hindari Topping Tinggi Lemak

Topping seperti keju berlebihan, mentega, atau saus krim bisa membuat kentang menjadi tinggi kalori. Jika ingin menambah rasa, gunakan bumbu alami seperti lada, bawang putih, atau rempah. Alternatif lain adalah menambahkan yogurt rendah lemak. Cara ini menjaga rasa tetap enak tanpa menambah lemak berlebih.

Kentang dengan bumbu sederhana justru lebih menonjolkan rasa aslinya. Selain lebih sehat, juga membantu mengurangi konsumsi lemak jenuh. Ini penting untuk menjaga kesehatan jantung. Pilihan topping yang tepat membuat kentang tetap ramah diet.

Pertanyaan seputar Cara Sehat Makan Kentang

1. Apakah kentang baik untuk diet?

Ya, jika dimasak tanpa digoreng dan dikonsumsi dalam porsi seimbang.

2. Mana lebih sehat, kentang atau nasi?

Keduanya sehat, tetapi kentang memiliki kalori lebih rendah per porsi yang sama.

3. Apakah kentang meningkatkan gula darah?

Bisa, tetapi efeknya lebih stabil jika dimakan bersama protein dan serat.

4. Berapa kali seminggu boleh makan kentang?

Umumnya 2–4 kali seminggu masih aman sebagai variasi karbohidrat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |