KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Permata Jonggol, Hadirkan Harapan Baru untuk Anak-anak

5 hours ago 9

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, kesempatan mengikuti operasi gratis yang digelar KukuBima bersama Yayasan TOP dan RS Permata Jonggol menjadi harapan besar bagi Novianti, ibu dari Maher, pasien bibir sumbing. Novi mengaku sangat bersyukur karena bantuan tersebut meringankan beban keluarga yang sebelumnya khawatir soal biaya operasi.

“Terima kasih banget karena kami sudah dibantu. Kalau tidak ada program seperti ini, belum tentu kami bisa melakukan operasi untuk anak kami,” ujarnya.

Bagi Novianti, operasi ini bukan sekadar tindakan medis. Ia berharap Maher kelak bisa tumbuh tanpa rasa minder dan menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya. “Saya bersyukur sekali mendapatkan kesempatan operasi ini. Semoga anak saya bisa seperti anak-anak pada umumnya,” tuturnya.

Putra bungsunya, Maher (9 bulan), lahir dengan kondisi bibir sumbing sekaligus celah pada langit-langit mulut. Kondisi itu membuat Novianti dan keluarga harus memberikan perhatian ekstra sejak hari pertama sang anak lahir.

Meski sempat terkejut, Novianti berusaha menerima keadaan dan fokus merawat sang anak sebaik mungkin. Ia mengatakan tantangan terbesar selama merawat Maher bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga perhatian lebih saat memberi susu dan makanan.

Harapan Haris untuk Sang Anak: Tak Lagi Minder dan Lebih Percaya Diri

Sebagai ayah yang sehari-hari berjualan gorengan, Haris Hidayat mengaku bersyukur mendapat kesempatan operasi gratis untuk anaknya. Sebab, selama ini kondisi sang anak masih memengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama saat berbicara dan makan.

“Kalau bicara suaranya masih kurang jelas. Terus kalau makan kadang keluar dari hidung karena bagian langit-langitnya masih terbuka,” katanya.

Tantangan terbesar bukan hanya soal kondisi fisik anaknya. Pasalnya, sang anak Hayat Banyuwira (9 tahun) sering merasa minder ketika bermain dengan teman-temannya. Karena itu, Haris berharap operasi kali ini bisa membantu memperbaiki kondisi sang anak, baik secara fisik maupun mental.

“Harapan saya setelah operasi nanti dia bisa lebih percaya diri dan tidak dibully lagi sama teman-temannya,” katanya.

Momen paling mengharukan bagi Haris terjadi saat istrinya memberi tahu sang anak bahwa akan ada operasi gratis di RS Permata Jonggol. Di luar dugaan, sang anak langsung menyambutnya dengan penuh harapan.

“Dia langsung peluk mamahnya sambil nangis. Mungkin dia memang pengin sembuh, tapi juga ngerti kondisi keluarga kami,” ujar Haris.

Bagi Haris, bantuan Sido Muncul sangat berarti karena meringankan biaya sekaligus memberi harapan baru bagi sang anak, Hayat, yang akan menjalani operasi langit-langit setelah sebelumnya menjalani operasi bibir sumbing.

"Alhamdulillah sangat membantu kami. Dengan adanya operasi gratis ini, anak kami punya kesempatan untuk hidup lebih baik,” tutur Haris.

Sebagai informasi, program operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit telah dijalankan Sido Muncul sejak 2018 dan pertama kali digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain bekerja sama dengan Yayasan Tangan Orang Peduli (TOP), Sido Muncul juga menggandeng beberapa lembaga atau yayasan lainnya untuk membantu penderita sumbing bibir di beberapa daerah Indonesia. Hingga kini, sebanyak 774 pasien telah menerima bantuan operasi bibir sumbing.

Sejak berdiri, Yayasan TOP aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, mulai dari penyediaan akses air bersih melalui program Water of Life, pemberian beasiswa pendidikan, renovasi panti asuhan dan rumah jompo, hingga bantuan kemanusiaan di berbagai daerah.

TOP juga terlibat dalam berbagai kolaborasi kegiatan kesehatan, termasuk program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit bersama RS Permata Jonggol dan Sido Muncul. Pada tahun sebelumnya, TOP berhasil membangun tiga titik Water of Life di Bojonegoro serta menyalurkan bantuan untuk panti asuhan dan rumah jompo di Surabaya dan sekitarnya.

Memasuki usia ke-75 tahun pada November 2026 mendatang, Sido Muncul terus menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat produk, tetapi juga kontribusi sosial yang berdampak langsung.

(*)

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |