5 Cara Mengolah Kolang Kaling Supaya Empuk dan Tidak Terasa Asam

9 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Kolang-kaling sering jadi bahan favorit untuk berbagai hidangan segar, mulai dari kolak hingga es campur. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung tentang cara mengolah kolang kaling supaya empuk dan tidak berbau. Jika salah langkah, teksturnya bisa tetap keras dan aromanya kurang sedap.

Padahal, dengan teknik yang tepat, kolang-kaling bisa menjadi lebih lembut, bersih, dan siap diolah menjadi berbagai menu lezat. Anda tidak perlu bahan yang rumit, cukup mengikuti beberapa langkah sederhana dari Liputan6.com, Selasa (3/3/2026) berikut agar hasilnya maksimal.

1. Cuci dengan air mengalir

Langkah awal yang tidak boleh dilewatkan adalah mencuci kolang-kaling di bawah air mengalir. Proses ini penting untuk menghilangkan kotoran sekaligus lendir yang menempel di permukaan kolang-kaling.

Anda bisa menggosoknya perlahan dengan tangan agar lendir benar-benar terangkat. Jika tahap ini dilakukan dengan baik, aroma khas yang kurang sedap juga akan berkurang. Ini menjadi dasar penting dalam cara mengolah kolang kaling supaya empuk karena kebersihan bahan sangat memengaruhi hasil akhir.

2. Rendam dengan air beras lalu bilas ulang

Setelah dicuci, kolang-kaling sebaiknya direndam dalam air beras selama beberapa jam. Air beras dikenal efektif membantu mengurangi bau asam sekaligus membuat tekstur kolang-kaling lebih lembut.

Gunakan air beras yang cukup untuk merendam seluruh bagian kolang-kaling. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih hingga tidak ada sisa keruh. Metode ini termasuk cara sederhana yang sering digunakan untuk mengolah kolang-kaling agar empuk dan lebih segar saat dimasak.

3. Rebus kolang-kaling dengan air mendidih

Tahap berikutnya adalah merebus kolang-kaling dalam air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Perebusan ini bertujuan untuk menghilangkan sisa lendir dan bau yang masih tertinggal.

Pastikan air benar-benar mendidih sebelum kolang-kaling dimasukkan. Setelah direbus, Anda bisa membuang air rebusannya agar hasilnya lebih bersih. Proses ini juga membantu memulai pelunakan tekstur, sehingga menjadi bagian penting dalam cara mengolah kolang kaling supaya empuk.

4. Rebus lagi kolang-kaling dengan aromatik

Untuk hasil yang lebih maksimal, kolang-kaling perlu direbus kembali dengan tambahan bahan aromatik seperti daun pandan, daun jeruk, atau kayu manis. Proses ini tidak hanya membuat tekstur semakin empuk, tetapi juga memberi aroma yang lebih harum.

Rebus hingga kolang-kaling terasa lebih lunak saat ditekan. Anda juga bisa menambahkan sedikit gula jika ingin memberikan rasa manis ringan sejak awal. Teknik ini sering digunakan dalam cara mengolah kolang kaling agar empuk sekaligus meningkatkan cita rasa.

5. Simpan di kulkas dengan wadah tertutup

Setelah semua proses selesai, kolang-kaling sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam kulkas. Penyimpanan yang tepat membantu menjaga tekstur tetap empuk dan mencegah bau kembali muncul.

Anda bisa menambahkan sedikit air matang agar kolang-kaling tidak kering. Dengan penyimpanan yang benar, kolang-kaling bisa bertahan beberapa hari dan siap digunakan kapan saja. Ini menjadi langkah akhir dalam cara mengolah kolang kaling supaya empuk dan tahan lama.

Mengolah kolang-kaling sebenarnya tidak sulit jika Anda mengetahui tahapannya. Dengan membersihkan, merendam, dan merebus secara tepat, hasilnya akan jauh lebih empuk dan enak. Anda pun bisa menggunakannya untuk berbagai hidangan tanpa khawatir tekstur keras atau bau yang mengganggu.

People Also Asked (PAA)

Bagaimana cara mengolah kolang kaling supaya empuk dengan cepat?

Anda bisa merendam kolang-kaling dalam air beras lalu merebusnya dua kali. Proses ini membantu melunakkan tekstur sekaligus menghilangkan bau.

Kenapa kolang-kaling masih keras setelah direbus?

Biasanya karena waktu perebusan kurang atau tidak melalui tahap perendaman. Kombinasi perendaman dan perebusan ulang sangat penting.

Apakah air beras benar-benar efektif untuk kolang-kaling?

Ya, air beras membantu mengurangi bau asam dan membuat tekstur lebih lembut. Cara ini cukup sering digunakan dalam pengolahan tradisional.

Berapa lama kolang-kaling bisa disimpan di kulkas?

Kolang-kaling bisa bertahan sekitar 3 sampai 5 hari jika disimpan dalam wadah tertutup. Pastikan tetap terendam air agar tidak kering.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |