4 Tips Membuat Telur Gulung Bihun Tidak Berantakan ala Jajanan Kaki Lima, Anti Gagal

7 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Telur gulung bihun merupakan salah satu jajanan kaki lima yang digemari banyak orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Melalui tips membuat telur gulung bihun tidak berantakan, Anda bisa menghadirkan camilan gurih dengan tekstur bihun kenyal dan balutan telur renyah seperti buatan pedagang.

Seringkali, telur gulung buatan sendiri cenderung pecah, lengket di wajan, atau bihunnya tidak menempel dengan baik. Hal ini tentu mengurangi kenikmatan dan tampilan jajanan favorit ini.

Artikel Liputan6.com ini akan membahas berbagai tips membuat telur gulung bihun tidak berantakan, mulai dari persiapan bahan, racikan adonan, hingga teknik menggoreng dan menggulung yang tepat. Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa menyajikan telur gulung bihun ala jajanan kaki lima yang anti gagal di dapur sendiri, Selasa (31/3/2026).

1. Persiapan Bihun yang Tepat untuk Telur Gulung

Langkah awal yang krusial dalam membuat telur gulung bihun adalah persiapan bihun itu sendiri. Salah satu metode yang disarankan adalah merendam bihun menggunakan air biasa hingga mengembang, lalu tiriskan. Cara ini membantu bihun memiliki tekstur yang pas dan tidak mudah hancur saat digulung.

Alternatif lain, Anda bisa merendam bihun dengan air panas secukupnya hingga setengah matang, kemudian aduk rata. Bihun yang setengah matang ini akan lebih tebal dan mengembang, cocok untuk telur gulung dalam jumlah banyak serta tahan lebih lama.

Setelah ditiriskan, tambahkan kaldu bubuk instan ke bihun dan aduk menggunakan tangan agar bumbu merata, sehingga bihun tidak hambar dan memiliki cita rasa yang kuat.

Pastikan bihun yang digunakan adalah bihun jagung atau bihun beras yang sudah direndam air panas hingga lembut, lalu ditiriskan dengan baik. Bihun yang terlalu basah akan membuat adonan telur sulit menempel dan mudah berantakan.

Setelah bihun siap, Anda juga bisa mencampurkannya dengan sedikit kocokan telur dan bumbu lain seperti garam, merica, atau bawang bombay sesuai selera untuk menambah kekayaan rasa.

2. Meracik Adonan Telur Sempurna: Kunci Keberhasilan

Adonan telur menjadi penentu utama keberhasilan telur gulung bihun. Campurkan telur dengan air dan garam, lalu kocok hingga benar-benar rata dan berbusa menggunakan garpu. Pastikan kocokan telur sangat cair dan homogen agar saat dituang ke minyak panas, telur langsung menyebar membentuk jaring-jaring halus yang khas.

Untuk membuat adonan lebih padat dan mudah digulung, Anda bisa menambahkan sedikit tepung terigu, tepung maizena, atau tepung tapioka. Beberapa resep menyarankan penambahan satu sendok makan tepung tapioka atau kombinasi satu sendok makan tepung beras dan satu sendok makan tepung maizena.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bumbu lain seperti penyedap rasa, lada bubuk, bawang putih, dan irisan daun bawang ke dalam adonan telur untuk memperkaya rasa. Kocok semua bahan agak lama hingga tercampur rata sempurna. Hindari adonan yang terlalu cair karena ini sering menjadi penyebab utama telur gulung gagal dan sulit dibentuk.

3. Teknik Menggoreng dan Menggulung ala Pedagang

Kunci utama telur gulung yang tidak berantakan terletak pada teknik menggoreng dan menggulung yang tepat.

  • Pertama, panaskan minyak dalam jumlah yang cukup banyak di dalam wajan, idealnya menggunakan teknik deep frying. Pastikan minyak benar-benar panas, namun jangan sampai berasap, dan gunakan api sedang agar telur matang perlahan dan lembut.
  • Jika bihun terasa keras saat digulung, itu menandakan api terlalu besar; kecilkan api kompor. Sebaliknya, jika bihun lembek dan licin saat digulung, berarti minyak belum cukup panas, tunggu sebentar lagi. Suhu minyak yang tidak pas dapat membuat telur sulit menempel dan mudah pecah.
  • Saat menggulung, tuangkan sedikit adonan telur dari ketinggian sekitar 20-30 cm ke minyak panas, teknik ini membantu membentuk tekstur berserabut.
  • Segera ambil secukupnya bihun dan masukkan ke minyak panas sebentar, lalu gulung telur dengan cepat menggunakan tusuk sate atau sumpit dengan gerakan memutar perlahan. Gulung telur saat masih setengah matang agar bisa menempel dengan baik.
  • Pastikan tusuk sate bersih dan kering, bahkan bisa diolesi sedikit minyak. Terus berlatih dan sesuaikan panas kompor serta jumlah telur yang dituangkan untuk menemukan teknik yang pas.

4. Peralatan Pendukung untuk Hasil Maksimal

Penggunaan peralatan yang tepat juga sangat berpengaruh pada hasil akhir telur gulung bihun Anda. Gunakan wajan yang datar dan anti lengket. Wajan jenis ini akan sangat membantu proses penggulungan karena telur tidak akan menempel di permukaan, sehingga lebih mudah dibentuk dan tidak berantakan.

Selain wajan, tusuk sate adalah alat utama untuk menggulung. Pastikan Anda menggunakan tusuk sate yang tidak terlalu besar agar lebih mudah menggulung telur dengan rapi dan menghasilkan bentuk yang menyerupai jajanan kaki lima.

Jumlah minyak yang cukup banyak juga penting, karena akan membantu telur mengapung di permukaan, berbeda dengan minyak sedikit yang justru membuat telur menempel di dasar wajan dan sulit dibentuk. Dengan kombinasi persiapan bahan, adonan, teknik, dan peralatan yang tepat, telur gulung bihun Anda pasti akan berhasil dan lezat.

FAQ

Mengapa telur gulung bihun saya sering berantakan saat digulung?

Telur gulung bisa berantakan karena adonan telur terlalu cair, minyak kurang panas, atau teknik menggulung yang kurang cepat saat telur masih setengah matang.

Bagaimana cara membuat bihun pada telur gulung tidak hambar?

Anda bisa menambahkan kaldu bubuk instan ke bihun yang sudah ditiriskan, lalu aduk rata menggunakan tangan agar bumbu menempel sempurna.

Apakah perlu menambahkan tepung ke dalam adonan telur gulung?

Ya, penambahan sedikit tepung terigu, maizena, atau tapioka dapat membantu adonan telur menjadi lebih padat, kokoh, dan mudah digulung tanpa pecah.

Berapa banyak minyak yang ideal untuk menggoreng telur gulung bihun?

Gunakan minyak dalam jumlah cukup banyak (teknik deep frying) agar telur dapat mengapung dan lebih mudah digulung, serta tidak menempel di dasar wajan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |