4 Cara Mengolah Daun Katuk Selain Jadi Sayur Bening, Enak dan Tidak Membosankan!

4 weeks ago 48

Liputan6.com, Jakarta - Daun katuk selama ini sangat identik dengan menu sayur bening yang sederhana bagi para pejuang ASI maupun keluarga di rumah. Padahal, tanaman hijau ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat sekaligus kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Kreasi masakan dari daun ini bisa menjadi solusi praktis agar menu harian tidak terasa membosankan dan tetap kaya akan nutrisi penting. Berikut akan dibahas empat resep olahan daun katuk yang enak dan lezat, mulai dari bobor hingga rempeyek daun katuk. Temukan penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

1. Resep Bobor Daun Katuk

Bahan-bahan:

  • 2 ikat daun katuk
  • 1 buah labu siam ukuran sedang
  • 500 ml santan encer
  • 200 ml santan kental
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas yang sudah dimemarkan
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Bawang merah goreng

Bumbu Halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 2 cm kencur

Cara Membuat:

1. Haluskan semua bumbu halus menggunakan ulekan atau blender hingga benar-benar lembut.

2. Rebus santan encer dalam panci bersama bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga aroma harum keluar serta mendidih.

3. Potong labu siam menjadi ukuran dadu, lalu masukkan ke dalam panci dan masak hingga teksturnya menjadi setengah empuk.

4. Masukkan daun katuk yang sudah dipetik dari batangnya ke dalam rebusan lalu bumbui dengan garam dan gula pasir sesuai selera.

5. Tuangkan santan kental perlahan sambil terus diaduk agar santan tidak pecah hingga mendidih kembali.

6. Matikan api setelah daun katuk matang dan koreksi rasa untuk memastikan gurihnya sudah pas.

7. Sajikan bobor daun katuk dalam mangkuk saji dengan taburan bawang merah goreng di atasnya.

2. Resep Lodeh Daun Katuk

Bahan - Bahan:

  • 2 ikat daun katuk
  • 100 gram tempe  yang dipotong dadu
  • 1 buah jagung manis yang dipotong-potong
  • 1 buah kacang panjang
  • 700 ml santan sedang
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas yang sudah dimemarkan
  • Garam secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri yang sudah disangrai
  • 2 buah cabai merah besar
  • 1 sdt terasi bakar

Cara Membuat:

1. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas dalam sedikit minyak hingga mengeluarkan aroma wangi dan matang. 

2. Tuangkan santan ke dalam panci lalu aduk perlahan agar santan tercampur rata dengan bumbu tumis. 

3. Masukkan potongan jagung manis dan tempe ke dalam panci lalu masak hingga jagung terasa mulai empuk. 

4. Potong kacang panjang dengan ukuran 3 cm, lalu tambahkan ke dalam masakan dan aduk kembali hingga sayuran tersebut setengah matang. 

5. Masukkan daun katuk yang sudah dibersihkan ke dalam kuah mendidih kemudian tambahkan garam, gula merah, serta kaldu bubuk sesuai selera. 

6. Masak sebentar saja agar daun katuk tetap berwarna hijau segar dan teksturnya tidak terlalu lembek. 

7. Angkat lodeh daun katuk dan sajikan selagi hangat sebagai teman makan nasi putih yang nikmat.

3. Resep Telur Dadar katuk

Bahan-Bahan: 

  • 3 butir telur ayam
  • 1 genggam daun katuk 
  • 2 batang daun bawang
  • 2 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah keriting
  • Garam secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • Kaldu jamur secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

1. Cuci bersih daun katuk lalu petik dari tangkainya dan iris kasar agar lebih mudah menyatu dengan telur. 

2. Iris halus daun bawang, bawang merah, bawang putih, serta cabai merah keriting untuk memberikan aroma dan rasa gurih. 

3. Kocok telur dalam sebuah mangkuk besar hingga putih dan kuningnya tercampur dengan rata. Lalu, masukkan irisan daun katuk bersama semua bumbu iris ke dalam mangkuk berisi kocokan telur. 

4. Tambahkan garam, merica bubuk, dan kaldu jamur kemudian aduk kembali semua bahan hingga benar-benar merata. 

5. Panaskan minyak di atas wajan datar dengan api sedang, lalu tuangkan adonan telur ke dalamnya. Ratakan posisi daun katuk ke seluruh permukaan wajan agar kematangannya konsisten. Kemudian, balik telur secara perlahan saat bagian bawah sudah mulai mengeras dan berwarna kuning kecoklatan. 

6. Angkat telur setelah kedua sisinya matang sempurna lalu potong menjadi beberapa bagian sebelum disajikan.

4. Resep Rempeyek Daun Katuk

Bahan-Bahan:

  • 1 genggam daun katuk
  • 200 gram tepung beras
  • 2 sdm tepung tapioka
  • 1 butir kuning telur
  • 300 ml santan cair
  • 5 lembar daun jeruk
  • 50 gram kacang tanah
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus

  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 2 cm kencur
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt kaldu bubuk

Cara Membuat:

1. Cuci bersih daun katuk kemudian petik daunnya satu per satu dan pastikan sudah kering sebelum dicampur ke adonan. 

2. Iris halus daun jeruk setelah membuang tulang tengahnya dan potong kacang tanah menjadi bagian yang lebih kecil. Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan ulekan atau blender sampai benar-benar lembut. 

3. Campurkan tepung beras, tepung tapioka, bumbu halus, dan kuning telur dalam satu wadah besar lalu aduk rata. Lalu, tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga menjadi adonan yang encer dan tidak ada tepung yang menggumpal. 

4. Masukkan irisan daun jeruk ke dalam adonan tepung untuk memberikan aroma harum pada hasil gorengan nantinya. 

5. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di penggorengan menggunakan api sedang agar panasnya stabil. 

6. Ambil satu sendok sayur adonan kemudian tambahkan beberapa lembar daun katuk dan potongan kacang ke dalamnya. Tuangkan adonan di pinggiran wajan secara melebar lalu siram dengan minyak panas hingga rempeyek terlepas dengan sendirinya ke dalam minyak. 

7. Goreng hingga rempeyek berwarna kuning keemasan serta teksturnya garing merata kemudian angkat dan tiriskan dari sisa minyak.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Apakah rasa daun katuk akan berubah pahit jika ditumis atau digoreng? 

Daun katuk secara alami memiliki rasa yang cenderung manis dan netral, sehingga tidak akan berubah menjadi pahit meskipun ditumis atau digoreng. Justru dengan teknik menumis atau mencampurnya ke dalam adonan telur, aroma langu yang terkadang muncul pada sayur bening dapat terminimalisir.

2. Bagaimana cara menghilangkan aroma langu pada daun katuk saat diolah? 

Aroma langu bisa dihilangkan dengan cara mencuci daun hingga bersih dan meremasnya perlahan sebelum dimasak. Selain itu, penggunaan bumbu aromatik yang kuat seperti kencur pada bobor atau daun jeruk pada rempeyek sangat efektif untuk membuat masakan terasa lebih segar dan harum.

3. Berapa lama waktu yang ideal untuk memasak daun katuk agar nutrisinya tetap terjaga?

 Waktu memasak yang ideal adalah sekitar 2 hingga 5 menit saja. Jika diolah menjadi tumisan atau telur dadar, masukkan daun katuk paling akhir agar tidak terlalu lembek dan warna hijaunya tetap segar, sehingga kandungan vitamin serta mineralnya tidak rusak akibat panas berlebih.

4. Apakah batang daun katuk bisa ikut dimasak ke dalam lodeh atau bobor?

Sangat disarankan untuk hanya menggunakan bagian daunnya saja karena tekstur batang daun katuk cukup keras dan berserat, bahkan setelah dimasak lama. Pastikan untuk memetik daunnya satu per satu dari tangkainya agar tekstur masakan tetap lembut dan nyaman saat dikunyah.

5. Bisakah daun katuk diolah menjadi camilan untuk anak-anak yang tidak suka sayur? 

Sangat bisa. Mengolah daun katuk menjadi rempeyek atau mencampurkannya ke dalam telur dadar adalah cara terbaik untuk menyembunyikan sayur. Teksturnya yang menjadi garing setelah digoreng akan membuat anak-anak lebih mudah menyukainya dibandingkan dalam bentuk sayuran rebus.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |