11 Resep Takjil Tanpa Digoreng, Sehat dan Praktis untuk Buka Puasa

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang waktu berbuka puasa, takjil menjadi hidangan yang paling dinanti untuk membatalkan puasa dan mengembalikan energi. Seringkali, takjil identik dengan aneka gorengan yang lezat namun kurang sehat jika dikonsumsi berlebihan. Untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mendapatkan asupan nutrisi yang lebih baik, memilih 11 resep takjil tanpa digoreng adalah alternatif yang cerdas.

Takjil tanpa digoreng umumnya lebih ringan, kaya serat, vitamin, dan mineral, serta membantu rehidrasi tubuh secara optimal. Pilihan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menjaga pola makan sehat selama bulan Ramadan tanpa mengurangi kenikmatan berbuka. Selain itu, proses pembuatannya pun cenderung lebih praktis dan cepat.

Artikel ini akan membagikan 11 resep takjil tanpa digoreng yang bervariasi, mulai dari kue tradisional hingga minuman segar. Setiap resep dilengkapi dengan bahan-bahan dan cara membuat yang mudah diikuti, sehingga Anda bisa menyajikan hidangan berbuka yang lezat dan bergizi di rumah.

1. Putu Ayu

Putu Ayu adalah kue tradisional yang dikukus, memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang legit. Hidangan ini seringkali dihiasi dengan kelapa parut di atasnya, menawarkan cita rasa khas dan tampilan menarik.

Dengan bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, tepung terigu, dan telur, Putu Ayu mudah dibuat di rumah. Kehadiran kelapa parut memberikan sentuhan gurih yang melengkapi rasa manisnya, menciptakan harmoni rasa yang sempurna.

Bahan-bahan:

  • Tepung beras
  • Tepung terigu
  • Telur
  • Air daun suji (untuk warna hijau mencolok)
  • Kelapa parut (untuk taburan)

Cara Membuat:

  • Campurkan semua bahan adonan hingga rata.
  • Kukus adonan dan cetak.
  • Tambahkan kelapa parut di atasnya agar rasanya lebih enak.

2. Kue Cokelat Cornflakes

Kue cokelat cornflakes adalah pilihan takjil praktis yang tidak memerlukan proses penggorengan atau pemanggangan oven. Rasanya manis dan renyah, cocok untuk mengembalikan energi setelah berpuasa.

Anda bahkan bisa berkreasi dengan sereal lain jika tidak memiliki cornflake, menjadikannya takjil yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan stok di dapur. Kelezatannya dijamin akan memanjakan lidah Anda.

Bahan-bahan:

  • Cornflake
  • Margarin
  • Cokelat gelap

Cara Membuat:

  • Kue ini terbilang praktis dalam pembuatannya.
  • Bisa dikreasikan dengan sereal sebagai pengganti cornflake jika tidak tersedia.

3. Salad Buah

Salad buah merupakan takjil sehat dan menyegarkan yang kaya akan vitamin dan serat. Hidangan ini sangat baik untuk mengembalikan cairan dan nutrisi tubuh setelah seharian berpuasa.

Proses pembuatannya pun sangat mudah dan cepat, bahkan bisa disajikan hanya dalam waktu 15 menit. Anda bisa menggunakan buah-buahan favorit seperti buah naga, apel, jeruk, atau mangga, lalu menambahkan yogurt atau siraman madu untuk rasa manis alami.

Bahan-bahan:

  • Buah-buahan (seperti buah naga, apel, jeruk, mangga)
  • Yogurt
  • Madu (opsional, sebagai siraman)
  • Telur Rebus

Cara Membuat:

  • Potong buah-buahan sesuai selera.
  • Campurkan buah-buahan dalam mangkuk.
  • Tambahkan yogurt sebagai saus.
  • Bisa juga disiram dengan madu untuk rasa manis alami.
  • Salad buah dapat disajikan hanya dalam waktu 15 menit.

4. Pisang Gapit Saus Kinca

Pisang gapit saus kinca adalah takjil yang lezat dan mengenyangkan, dibuat dengan pisang yang dipanggang tanpa minyak. Hidangan ini disiram saus gula merah kental yang manis dan legit. Hidangan ini menawarkan rasa manis alami dan tekstur yang lembut, menjadikannya pilihan takjil yang menghangatkan dan memuaskan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Bahan-bahan:

  • 1 sisir pisang kepok matang (sekitar 8–10 buah)
  • 250 ml santan kental atau susu cair
  • 250 gram gula merah, serut halus
  • 250 ml air (untuk melarutkan gula merah)

Cara Membuat:

  • Kupas pisang, lalu pipihkan menggunakan alat penjepit atau spatula.
  • Panaskan wajan anti lengket, panggang pisang tanpa minyak hingga kedua sisi kecokelatan.
  • Rebus gula merah dengan 250 ml air hingga larut, lalu saring larutan gula merah untuk menghilangkan kotoran.
  • Masak kembali larutan gula merah hingga mendidih.
  • Tambahkan santan atau susu cair, aduk perlahan, dan masak hingga saus sedikit mengental.
  • Tata pisang panggang di piring saji, lalu siram dengan saus kinca hangat sebelum disajikan.

5. Lupis

Lupis adalah jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan, memiliki rasa manis legit yang khas. Hidangan ini dimasak dengan cara dikukus atau direbus, menjadikannya pilihan takjil yang sehat dan mengenyangkan.

Untuk membuatnya, Anda hanya perlu menyiapkan beras ketan, kelapa parut, dan gula merah cair. Proses pembuatannya yang direbus atau dikukus menjamin lupis bebas dari minyak.

Bahan-bahan:

  • Beras ketan
  • Kelapa parut
  • Gula merah cair

Cara Membuat:

  • Siapkan bahan-bahan seperti beras ketan, kelapa parut, dan gula merah cair.
  • Setelah dibuat adonan, lupis dimasak dengan cara dikukus atau direbus dalam air.

6. Kue Talam

Kue talam adalah kue basah tradisional yang lembut dan gurih, dibuat dengan proses pengukusan. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis gurih menjadikannya favorit banyak orang.

Proses persiapannya melibatkan pengukusan yang menghasilkan tekstur lembut dan rasa yang memikat selera. Kue talam adalah pilihan takjil sehat dan lezat untuk dinikmati saat berbuka puasa.

Bahan-bahan:

  • Tepung beras
  • Tepung kanji
  • Santan kelapa
  • Gula jawa
  • Gula pasir

Cara Membuat:

  • Campurkan tepung beras, tepung kanji, santan kelapa, gula jawa, dan gula pasir dalam adonan.
  • Proses persiapannya melibatkan pengukusan yang menghasilkan tekstur lembut.

7. Nagasari Roti Tawar

Nagasari roti tawar adalah variasi nagasari yang lebih praktis, menggunakan roti tawar sebagai pengganti adonan tepung beras. Hidangan ini dikukus dan memiliki isian pisang yang manis.

Resep ini sangat cocok bagi Anda yang mencari takjil non-gorengan yang cepat dan sederhana. Daun pandan yang digunakan saat mengukus akan menambah aroma harum yang menggugah selera.

Bahan-bahan:

  • 5 lembar roti tawar kupas (tanpa kulit)
  • 200 ml santan kental
  • 2,5 buah pisang raja, potong serong dengan ketebalan 1 cm
  • 2-3 sendok makan gula pasir
  • 2 lembar daun pandan, ikat simpul
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya (untuk mengukus nagasari)
  • Daun pisang secukupnya, cuci bersih dan angin-anginkan

Cara Membuat:

  • Siapkan semua bahan.
  • Ambil selembar roti tawar, letakkan potongan pisang di tengahnya.
  • Siram dengan sedikit santan yang sudah dicampur gula dan garam.
  • Bungkus rapi dengan daun pisang.
  • Kukus hingga matang dan mengenyangkan.

8. Puding Buah

Puding buah adalah takjil yang manis, lembut, dan menyegarkan, sangat cocok dinikmati setelah seharian berpuasa. Puding ini dapat disajikan dengan berbagai varian rasa dan warna yang menarik.

Puding buah juga memiliki banyak pilihan rasa, sehingga Anda tidak akan bosan saat menyantapnya. Anda bisa mengkreasikannya dengan es krim atau berbagai jenis buah untuk menambah cita rasa.

Bahan-bahan:

  • Bubuk agar-agar
  • Kental manis putih
  • Air mineral
  • Gula pasir
  • Sirup jeruk
  • Garam
  • Buah sesuai selera (anggur, nanas, mangga)
  • Biji selasih
  • Sari kelapa

Cara Membuat:

  • Campur bubuk agar-agar, air, kental manis, gula pasir, dan garam.
  • Masak di atas api sedang hingga mendidih sambil terus diaduk-aduk.
  • Tuang ke cetakan dan biarkan hingga uapnya hilang.
  • Siram permukaan puding dengan sirup jeruk.
  • Beri irisan buah, sari kelapa, dan selasih.
  • Simpan di dalam kulkas dan puding bisa dinikmati saat dingin.

9. Klepon

Klepon adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung ketan, berbentuk bola-bola kecil berwarna hijau. Keunikan klepon terletak pada isian gula merah cair di dalamnya yang akan meleleh di mulut saat digigit.

Klepon dimasak dengan cara direbus, menjadikannya pilihan takjil tanpa digoreng yang lezat dan otentik. Bahan-bahannya pun mudah didapatkan dan proses pembuatannya cukup sederhana.

Bahan-bahan:

  • 150 gr tepung ketan
  • 25 gr tepung beras
  • 1 sdm tepung tapioka
  • 1/2 sdt garam
  • 150 ml air hangat
  • 1 sdt pasta pandan

Filling: 2 keping gula jawa, iris

Topping kukus: 1/2 butir kelapa muda, parut; 1/2 sdt garam; 1 helai daun pandan

Cara Membuat:

  • Untuk topping, campur kelapa parut, garam, dan daun pandan, lalu kukus. Sisihkan.
  • Campur tepung ketan, tepung beras, dan kanji. Campur air hangat dan pasta pandan.
  • Tuang air hangat sedikit demi sedikit ke campuran tepung hingga membentuk adonan yang bisa dipulung.
  • Ambil sedikit adonan, isi dengan gula jawa, lalu bulatkan.
  • Tutupi adonan dengan serbet agar tidak kering. Jika mulai kering, bisa ditambah 1/2 atau 1 sdm air hangat.
  • Siapkan air mendidih, masukkan klepon. Masak sampai klepon mengapung.
  • Tunggu beberapa saat, angkat dan tiriskan.
  • Gulingkan klepon ke kelapa parut yang sudah dikukus. Sajikan.

10. Es Buah

Es buah adalah salah satu takjil paling populer dan menyegarkan yang sangat cocok untuk melepas dahaga setelah berpuasa. Kombinasi berbagai jenis buah segar dengan kuah manis dan es batu menciptakan sensasi dingin yang nikmat.

Proses pembuatannya sangat mudah dan cepat, menjadikannya pilihan praktis untuk takjil. Es buah dapat disajikan dengan sirup, susu kental manis, atau bahkan tanpa susu untuk pilihan yang lebih ringan dan sehat.

Bahan-bahan:

  • Aneka buah segar (misalnya semangka, melon, apel, anggur, nanas)
  • Agar-agar atau jeli, potong dadu (opsional)
  • Sirup cocopandan atau sirup gula
  • Susu kental manis (opsional)
  • Es batu secukupnya
  • Air mineral

Cara Membuat:

  • Potong semua buah segar menjadi ukuran dadu atau sesuai selera.
  • Siapkan wadah, masukkan potongan buah dan agar-agar/jeli.
  • Tuangkan sirup dan air mineral secukupnya. Jika suka, tambahkan susu kental manis.
  • Aduk rata dan tambahkan es batu.
  • Sajikan segera selagi dingin untuk kesegaran maksimal.

11. Kolak Pisang Ubi

Kolak pisang ubi adalah hidangan takjil klasik yang selalu dinantikan saat Ramadan, menawarkan rasa manis legit yang menghangatkan. Perpaduan pisang yang lembut dan ubi yang gurih dalam kuah santan gula merah menciptakan kelezatan yang tak tertandingi.

Cara membuatnya pun cukup mudah dan bahan-bahannya mudah didapatkan, menjadikannya pilihan takjil yang praktis. Anda bisa menyajikan kolak ini dalam keadaan hangat maupun dingin, sesuai selera.

Bahan-bahan:

  • 2 buah pisang tanduk atau pisang kepok, potong serong
  • 1 buah ubi jalar, potong dadu
  • 500 ml santan encer
  • 400 ml santan kental
  • 200 gram gula merah, sisir halus
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 lembar daun pandan, ikat simpul
  • Sejumput garam

Cara Membuat:

  • Rebus santan encer bersama daun pandan hingga mendidih.
  • Masukkan potongan ubi jalar, masak hingga setengah empuk.
  • Tambahkan potongan pisang, gula merah, dan gula pasir. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  • Masak hingga pisang dan ubi empuk.
  • Tuangkan santan kental, tambahkan sejumput garam. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  • Masak hingga mendidih sambil terus diaduk. Cicipi dan koreksi rasa sesuai selera.
  • Angkat dan sajikan kolak pisang ubi dalam keadaan hangat atau dingin.

Pertanyaan Umum Seputar Takjil Tanpa Digoreng

1. Apa keuntungan memilih takjil tanpa digoreng saat berbuka puasa?

Takjil tanpa digoreng lebih rendah lemak, lebih ringan dicerna, serta membantu menjaga kesehatan pencernaan dan kadar kolesterol selama bulan Ramadan.

2. Apakah takjil tanpa digoreng tetap mengenyangkan?

Ya, takjil tanpa digoreng tetap mengenyangkan, terutama jika mengandung serat, protein, dan karbohidrat kompleks dari buah, biji-bijian, atau bahan alami lainnya.

3. Takjil apa saja yang termasuk kategori tanpa digoreng?

Contohnya adalah kolak, es buah, puding, salad buah, bubur sumsum, sup buah, smoothies, dan aneka kue kukus atau panggang.

4. Apakah takjil tanpa digoreng cocok untuk program diet?

Sangat cocok, karena umumnya lebih rendah kalori dan lemak. Namun, tetap perlu memperhatikan porsi dan kandungan gula agar tetap sehat.

5. Bagaimana cara membuat takjil tanpa digoreng agar tetap lezat?

Gunakan bahan segar, kombinasikan rasa manis alami dari buah, dan variasikan tekstur agar hidangan tetap menarik serta nikmat saat disantap.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |