Keragaman Pangan Penting untuk Kesehatan Saluran Cerna Anak, Dokter Ungkap Alasannya

19 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Pemenuhan nutrisi anak selama ini masih sering mengacu pada konsep 4 sehat 5 sempurna. Pola ini kerap dianggap cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun, dalam praktiknya, ada aspek penting yang masih sering terlewat, terutama terkait dengan kesehatan saluran cerna anak.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK(K), menjelaskan bahwa selain kelengkapan kelompok makanan, keragaman pangan juga memegang peran penting dalam pemenuhan gizi anak.

“Jadi selama ini mungkin kita sudah banyak didengarkan mengenai 4 sehat 5 sempurna, tetapi ada yang sering dilupakan, terutama untuk asupan anak-anak, yaitu keragaman pangan,” ujarnya dalam acara Danone Specialized Nutrition dengan tema ‘Aksi Nyata untuk Indonesia Lebih Sehat melalui Inovasi Berbasis Sains dan Kolaborasi’, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, keragaman pangan menjadi penting karena dari sinilah anak bisa memperoleh berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, tidak hanya untuk kesehatan secara umum, tetapi juga untuk menjaga kesehatan saluran cerna.

Keragaman Pangan sebagai Sumber Serat

Menurut Diana, dari pola makan yang beragam, anak dapat memperoleh berbagai zat gizi yang memiliki peran penting bagi tubuh. Salah satu zat gizi yang sangat berkaitan dengan kesehatan saluran cerna adalah serat pangan.

“Padahal dari keragaman pangan ini kita bisa banyak dapat zat gizi yang berpengaruh tidak hanya kesehatan saluran cerna, tetapi secara umum,” jelasnya.

Saat fokus pada kesehatan saluran cerna, serat pangan, khususnya serat larut, menjadi komponen yang penting. Serat ini berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik yang hidup di dalam saluran cerna.

“Serat pangan ini, utamanya adalah yang larut, itu akan sangat berperan penting sebagai makanan bagi bakteri baik yang ada di saluran cerna,” kata Diana.

Peran Bakteri Baik dalam Saluran Cerna

Saluran cerna anak secara alami dihuni oleh berbagai jenis bakteri, seperti bakteri baik maupun bakteri jahat. Menurut Diana, kondisi saluran cerna yang sehat ditandai dengan dominasi bakteri baik di dalamnya.

“Yang kita harapkan adalah dominasi atau kelimpahan dari bakteri baik yang dengan demikian akan didapatkan kesehatan saluran cerna,” kata Diana.

Diana mengatakan bahwa bakteri baik yang tercukupi akan membantu menjaga fungsi pencernaan berjalan optimal. Di sinilah peran serat dari makanan beragam menjadi sangat penting karena membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik tersebut.

Pentingnya Penyerapan Zat Gizi yang Optimal

Diana mengungkapkan bahwa kesehatan saluran cerna berpengaruh langsung pada proses pencernaan dan penyerapan zat gizi. Ketika saluran cerna berada dalam kondisi baik, zat gizi dari makanan dapat dicerna dan diserap secara optimal oleh tubuh.

“Kalau saluran cernanya sehat, maka zat-zat gizi dapat termetabolisme atau tercerna dengan baik sehingga pada akhirnya zat-zat gizi juga dapat terabsorsi dengan baik,” jelas Diana.

Menurut Diana, penyerapan zat gizi yang optimal akan mendukung kesehatan anak secara menyeluruh, termasuk tumbuh kembang dan fungsi tubuh lainnya.

Peran Gizi Seimbang untuk Kebutuhan Anak

Diana menyebutkan bahwa panduan gizi seimbang dapat diterapkan melalui konsep piring makan sesuai kelompok usia, termasuk untuk anak-anak. Dengan gizi seimbang, anak dapat memperoleh kebutuhan makronutrien dan mikronutrien secara menyeluruh.

“Dengan gizi seimbang, itu kita bisa mendapatkan seluruh kebutuhan makronutrien dan mikronutrien yang ini akan berperan penting bagi kesehatan saluran cerna dan juga kesehatan secara umum,” ujarnya.

Selain itu, gizi seimbang juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam saluran cerna.

Peran Nutrisi dalam Tumbuh Kembang dan Kognitif Anak

Pemenuhan nutrisi yang baik tidak hanya berdampak pada pencernaan, tetapi juga pada tumbuh kembang dan kemampuan kognitif anak. Namun, semua itu bergantung pada proses penyerapan zat gizi yang optimal.

“Kalau kita ingin mendapatkan seorang anak yang tumbuh dengan optimal, kecerdasannya kognitifnya juga optimal, dibutuhkan zat-zat gizi,” tutur Diana.

Namun, agar zat gizi tersebut dapat diserap dengan baik, diperlukan saluran cerna yang sehat, serta keseimbangan bakteri baik di dalamnya. Diana menegaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang dan keragaman pangan menjadi kunci utama dalam mendukung kesehatan saluran cerna anak.

“Jadi dua hal ya, ada gizi seimbang dan keberagaman pangan. Itu yang menjadi kuncinya,” pungkasnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |