Anak Belajar Puasa, Pastikan Camilan saat Berbuka Pilih yang Bergizi

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bagi orangtua yang punya anak belajar puasa Ramadan di tahun ini, dokter spesialis anak konsultan Profesor Rini Sekartini mengingatkan mengenai camilan yang tepat saat sang anak membatalkan puasanya.

Rini mengungkapkan, camilan saat berbuka sebaiknya yang memiliki nilai gizi tinggi. Anak-anak yang baru belajar puasa biasanya membutuhkan asupan makanan lebih cepat karena akan berpuasa dalam beberapa babak.

Makanan yang bergizi dan higienis akan membantu anak tidak merasa lemas selama menjalani ibadah tersebut seperti mengutip Antara.

Camilan maupun makanan yang dikonsumsi anak harus memuat karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Camilan yang menurutnya mudah diberikan seperti susu dan buah.

Susu mengandung kalsium yang baik, sementara buah memiliki macam-macam jenis vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Buah-buahan juga disebutnya lebih baik dibanding camilan yang mengandung tinggi gula.

Jangan yang Cuma Isi Tepung Saja

Camilan yang disarankan orangtua berikan kepada anak yang buka puasa adalah otak-otak atau siomay yang terbuat dari adonan tepung dicampur dengan berbagai macam protein seperti ikan.

Protein juga dapat diolah dalam bentuk dimsum yang memiliki aneka macam isian seperti udang, keju atau ayam.

"Bentuk proteinnya yang diolah ya, misalnya kayak makanan otak-otak, itu kan ada karbohidrat, ada protein. Siomay boleh, tapi isinya yang benar. Seperti dimsum boleh, itu boleh diberikan," tutur Rini.

"Yang penting isinya bagus untuk anak tersebut, bukan hanya isinya tepung saja," sarannya.

Usia Anak Mulai Belajar Puasa

Di kesempatan yang sama, Rini mengatakan dalam bidang kedokteran tidak ada batasan usia spesifik bagi anak untuk mulai belajar berpuasa. Namun, dalam ajaran agama Islam, Rini menyebut anak boleh berpuasa mulai usia 7 tahun.

Orangtua, tidak boleh memaksa anaknya untuk berpuasa karena butuh waktu secara bertahap sambil memberikan pemahaman dari esensi ibadah itu sendiri.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |