Cara Membersihkan Kikil Sapi Agar Tidak Bau Sebelum Direbus dengan Langkah Praktis

1 hour ago 3
  • Kenapa kikil sapi sering berbau amis?
  • Apakah jeruk nipis wajib digunakan?
  • Kenapa air rebusan pertama harus dibuang?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan kikil sapi agar tidak bau sebelum direbus sering menjadi perhatian banyak orang karena kikil memiliki aroma khas yang cukup tajam jika tidak diolah dengan benar. Meski menjadi bahan favorit untuk berbagai masakan seperti soto, gulai, dan tumisan, kikil membutuhkan proses pembersihan khusus agar hasilnya lebih nikmat. Jika langkah awal kurang tepat, aroma amis bisa tetap menempel meski sudah dimasak lama.

Kikil sapi sebenarnya bisa diolah menjadi hidangan lezat dengan tekstur kenyal yang menggugah selera. Namun, bagian ini sering masih menyisakan kotoran, lendir, dan bau khas sapi yang cukup kuat. Karena itu, proses pembersihan harus dilakukan secara teliti sebelum kikil direbus atau dimasak.

Tidak perlu menggunakan bahan mahal, Anda hanya memerlukan beberapa bahan dapur sederhana untuk membantu menghilangkan bau pada kikil sapi. Dengan langkah yang benar, kikil akan menjadi lebih bersih, tidak berlendir, dan siap diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin (18/5/2026).

1. Pilih Kikil Sapi yang Masih Segar

Langkah pertama adalah memilih kikil sapi yang masih segar agar hasil masakan lebih enak dan tidak terlalu bau. Pilih kikil berwarna cerah, tidak berlendir berlebihan, dan tidak mengeluarkan aroma menyengat. Kikil segar biasanya memiliki tekstur kenyal dan tidak terlalu lembek saat disentuh. Hindari membeli kikil yang warnanya kusam atau berbau tajam karena menandakan kualitasnya sudah menurun.

Jika membeli di pasar tradisional, perhatikan kebersihan tempat penjual menyimpan kikil. Kikil yang diletakkan di tempat terbuka terlalu lama lebih mudah terkontaminasi bakteri dan debu. Semakin segar bahan yang digunakan, semakin mudah proses pembersihannya. Ini juga membantu mengurangi aroma amis saat direbus nanti.

Setelah membeli, segera simpan kikil di tempat dingin jika belum langsung diolah. Jangan membiarkannya terlalu lama di suhu ruang karena dapat memperkuat bau tidak sedap. Kikil yang disimpan dengan baik akan lebih mudah dibersihkan dan kualitasnya tetap terjaga. Langkah awal ini sangat penting sebelum masuk ke proses pencucian.

2. Cuci Kikil dengan Air Mengalir Hingga Bersih

Langkah berikutnya adalah mencuci kikil menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran. Gosok permukaan kikil perlahan menggunakan tangan agar lendir yang menempel bisa terangkat. Pastikan seluruh bagian kikil terkena air bersih secara merata. Proses ini membantu mengurangi bau dasar sebelum kikil direbus.

Jika masih terdapat bagian hitam atau sisa kotoran, gunakan pisau untuk mengerIKNya perlahan. Jangan terlalu keras agar tekstur kikil tidak rusak. Membersihkan bagian permukaan sangat penting karena area inilah yang sering menjadi sumber bau. Setelah itu, bilas kembali sampai air cucian terlihat lebih jernih.

Ulangi pencucian dua hingga tiga kali agar hasilnya lebih maksimal. Semakin bersih kikil dicuci, semakin sedikit aroma amis yang tersisa saat dimasak. Pastikan tidak ada lendir berlebihan sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Kikil yang bersih akan menghasilkan kuah masakan yang lebih sedap.

3. Lumuri Kikil dengan Garam dan Jeruk Nipis

Setelah dicuci, lumuri kikil menggunakan garam dan perasan jeruk nipis secara merata. Garam membantu membersihkan lendir dan kotoran yang masih menempel, sedangkan jeruk nipis efektif mengurangi bau amis. Diamkan kikil selama sekitar 15 hingga 20 menit agar bahan bekerja maksimal. Cara ini cukup efektif dan sering digunakan dalam pengolahan daging sapi.

Selama didiamkan, aroma khas kikil akan mulai berkurang perlahan. Anda bisa menggosok permukaan kikil sekali lagi agar garam lebih meresap ke seluruh bagian. Proses sederhana ini membantu membuat kikil terasa lebih segar sebelum direbus. Selain itu, tekstur kikil juga menjadi lebih bersih dan tidak licin.

Setelah selesai, bilas kikil menggunakan air bersih hingga sisa garam dan jeruk nipis hilang. Jangan sampai masih ada rasa asam yang tertinggal karena bisa memengaruhi rasa masakan. Pastikan kikil benar-benar bersih sebelum masuk proses perebusan. Langkah ini membantu hasil akhir menjadi lebih lezat.

4. Rebus Kikil dengan Rempah Penghilang Bau

Rebus kikil menggunakan air bersih dan tambahkan beberapa rempah seperti jahe, daun salam, dan serai. Rempah-rempah ini membantu menyamarkan aroma amis dan membuat kikil lebih harum. Gunakan api sedang agar proses perebusan berjalan merata. Rebus selama beberapa menit hingga kotoran mulai naik ke permukaan air.

Buang air rebusan pertama untuk membantu menghilangkan sisa bau dan lemak berlebih. Langkah ini sering digunakan agar kuah masakan nantinya tidak terlalu berbau sapi. Setelah air pertama dibuang, bilas kembali kikil sebentar dengan air bersih. Cara ini membuat kikil terasa lebih segar dan siap dimasak lanjut.

Rebus kembali kikil dengan air baru hingga teksturnya empuk sesuai kebutuhan masakan. Anda bisa menambahkan rempah lagi agar aroma kikil semakin netral. Proses perebusan kedua biasanya menghasilkan kikil yang lebih bersih dan tidak amis. Dengan cara ini, kikil siap diolah menjadi berbagai hidangan.

5. Simpan Kikil dengan Benar Setelah Dibersihkan

Jika kikil belum langsung dimasak, simpan dalam wadah tertutup agar kualitasnya tetap terjaga. Masukkan ke dalam kulkas supaya kikil tidak cepat rusak dan bau tidak muncul kembali. Penyimpanan yang tepat membantu menjaga tekstur kikil tetap segar lebih lama. Hindari membiarkan kikil terbuka di suhu ruang terlalu lama.

Pisahkan kikil dalam beberapa porsi kecil agar lebih mudah digunakan saat memasak. Cara ini juga membantu menjaga kebersihan karena Anda tidak perlu membuka seluruh stok berulang kali. Gunakan wadah kedap udara untuk mencegah aroma menyebar di dalam kulkas. Kikil yang disimpan baik akan lebih tahan lama.

Saat akan digunakan kembali, cukup bilas sebentar sebelum dimasak. Jangan menyimpan kikil terlalu lama agar kualitas rasanya tetap bagus. SebaIKNya olah kikil dalam beberapa hari setelah dibersihkan. Dengan penyimpanan yang benar, kikil tetap enak dan tidak berbau.

Pertanyaan Seputar Kikil Sapi

1. Kenapa kikil sapi sering berbau amis?

Karena kikil masih mengandung sisa lemak, lendir, dan kotoran yang menempel jika belum dibersihkan dengan benar.

2. Apakah jeruk nipis wajib digunakan?

Tidak wajib, tetapi jeruk nipis sangat membantu mengurangi bau amis pada kikil sapi.

3. Kenapa air rebusan pertama harus dibuang?

Karena air rebusan pertama biasanya mengandung kotoran, lemak, dan aroma amis dari kikil.

4. Berapa lama kikil harus direbus?

Tergantung tekstur yang diinginkan, biasanya sekitar 30 menit hingga empuk.

5. Apakah kikil bisa disimpan di freezer?

Bisa, simpan dalam wadah tertutup agar lebih tahan lama dan kualitasnya tetap terjaga.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |