Apa Itu Skrining BPJS Kesehatan? Deteksi Dini Penyakit dengan Cara Mudah, Cuma Isi Kuesioner

1 day ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Anda mungkin sudah mendengar tentang skrining BPJS Kesehatan. Namun, apa itu skrining BPJS Kesehatan?

Skrining BPJS Kesehatan merupakan upaya dalam mendeteksi dini penyakit pada peserta JKN. Sehingga bisa diketahui lebih dini bila ada masalah kesehatan.

"Dengan skrining, peserta JKN dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga pencegahan bisa dilakukan lebih optimal," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugrah kepada Health Liputan6.com lewat pesan tertulis pada 5 Januari 2025.

Rizzky mengungkapkan pengisian skrining BPJS Kesehatan tidak sulit dilakukan alias mudah. Peserta JKN tinggal mengisi kuesioner kapan saja termasuk saat sedang tidak berobat. Pengisian skrining BPJS Kesehatan pun cukup satu tahun sekali.

"Peserta hanya perlu mengisi kuesioner singkat mengenai riwayat penyakit diri sendiri, keluarga, dan gaya hidup," kata Rizzky.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakuan skrining BPJS Kesehatan yakni lewat :

  • Aplikasi Mobile JKN
  • Website BPJS Kesehatan
  • Layanan WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8-165-165
  • Langsung dibantu oleh petugas Puskesmas, klinik dan praktik dokter mandiri.

Cara Mengisi Skrining BPJS Kesehatan

1. Aplikasi Mobile JKN

Peserta dapat melakukan skrining melalui aplikasi Mobile JKN yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Setelah aplikasi terpasang, pengguna perlu login menggunakan NIK dan password akun BPJS Kesehatan.

Pada halaman utama aplikasi, pilih menu “Lainnya”, lalu masuk ke “Skrining Riwayat Kesehatan”. Peserta dapat memilih diri sendiri atau anggota keluarga yang terdaftar. Setelah membaca ketentuan dan menyetujuinya, peserta diminta mengisi data diri secara lengkap dan menjawab 16 pertanyaan terkait kondisi kesehatan.

Setelah seluruh pertanyaan diisi, klik “Selanjutnya” atau “Simpan”, dan hasil skrining akan muncul secara otomatis di aplikasi.

2. Website Resmi BPJS Kesehatan

Skrining juga bisa dilakukan melalui website resmi di webskrining.bpjs-kesehatan.go.id. Peserta perlu memasukkan nomor kartu BPJS atau NIK, tanggal lahir, serta kode captcha, lalu klik “Cari Peserta” dan pilih “Setuju”.

Selanjutnya, peserta diminta mengisi data diri seperti berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor telepon, dan kontak keluarga. Setelah itu, jawab 16 pertanyaan seputar kondisi kesehatan dengan jujur. Jika seluruh data sudah terisi, klik “Simpan”. Hasil skrining akan ditampilkan dan dapat dicetak dalam format PDF.

3. Skrining Lewat PANDAWA (WhatsApp)

Peserta juga dapat melakukan skrining melalui layanan PANDAWA dengan menyimpan nomor 08118165165. Kirim pesan WhatsApp ke nomor tersebut, lalu pilih opsi “Skrining Kesehatan”.

Sistem akan mengarahkan peserta ke web skrining, dan langkah pengisian sama seperti metode melalui website resmi BPJS Kesehatan.

Jika tidak dengan tiga cara di atas, skrining BPJS Kesehatan bisa dilakukan dengan langsung dibantu oleh petugas Puskesmas, klinik dan praktik dokter mandiri.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |