7 Manfaat Tapak Liman, Rerumputan Liar yang Khasiatnya Tak Main-Main

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Lebih dikenal sebagai tapak liman, tanaman Elephantopus scaber L. rupanya memiliki beragam manfaat bagi kesehatan yang sayang dilewatkan. Tanaman dengan daun berbentuk roset dan berbulu kasar ini bahkan dianggap sebagai obat tradisional.

Bagian tanaman ini, khususnya daun terbukti mengandung berbagai senyawa organik yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti saponin, tanin, terpenoid, dan flavonoid.

Meski begitu, pemanfaatan daun tapak liman untuk tujuan kesehatan tetap membutuhkan beberapa pertimbangan. Bagi Anda yang sedang hamil atau menjalani perawatan kesehatan.

Berikut deretan manfaat tapak liman yag telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (8/1/2026).

1. Membantu menurunkan demam

Salah satu manfaat tapak liman yang banyak dikenal adalah potensinya untuk membantu menurunkan demam. Tanaman ini kerap diolah menjadi rebusan atau teh herbal. Tapak liman dipercaya membantu tubuh meredakan panas dari dalam dan memberikan rasa lega ketika tubuh terasa meriang. 

Selain itu, konsumsi tapak liman umumnya dikombinasikan dengan istirahat yang cukup dan asupan cairan yang memadai. Ketika demam terjadi, tubuh sebenarnya sedang melawan infeksi.

Jadi, penggunaan tapak liman sebaiknya dipahami sebagai pendukung, bukan satu-satunya cara mengatasi demam. Jika demam tinggi tidak kunjung turun, pemeriksaan ke tenaga kesehatan tetap diperlukan.

2. Menurunkan risiko asam urat

Manfaat tapak liman berikutnya adalah membantu menurunkan risiko asam urat. Beberapa orang memanfaatkan tanaman ini untuk membantu mengurangi keluhan nyeri sendi yang muncul akibat peningkatan kadar asam urat. Tapak liman diyakini membantu tubuh mengelola metabolisme purin agar tidak menumpuk berlebihan.

Pemanfaatan tapak liman untuk asam urat biasanya dilakukan dengan minum air rebusan secara teratur dalam jumlah wajar. Namun, Anda tetap perlu menjaga pola makan, mengurangi makanan tinggi purin, serta memperbanyak minum air putih.

3. Meningkatkan sistem imun

Stuudi yang diterbitkan oleh Tropical Journal of Pharmaceutical Research menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun tapak liman pada tikus putih meningkatkan aktivtas makrofag sekaligus total leukosit secara signifikan.

Perlu Anda tahu, makrofag adalah sel imun yang berperan penting sebagai pertahanan tubuh tehadap infeksi. Makrofag juga dibutuhkan untuk membersihkan sel-sel mati atau rusak.

4. Meringankan nyeri menstruasi

Bagi perempuan, nyeri haid sering mengganggu aktivitas harian. Salah satu manfaat tapak liman yang banyak dipercaya adalah kemampuannya membantu meringankan nyeri menstruasi. Ramuan tapak liman biasanya dikonsumsi beberapa hari saat nyeri datang agar tubuh terasa lebih nyaman.

Selain membantu meredakan rasa kram, sebagian orang juga merasakan tubuh menjadi lebih rileks setelah mengonsumsi ramuan herbal ini. Meski begitu, respons setiap orang bisa berbeda. Bila nyeri menstruasi sangat berat atau disertai gejala lain, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi ke tenaga medis.

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Tapak liman juga kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung. Manfaat tapak liman pada aspek ini dipercaya berhubungan dengan kemampuannya membantu menjaga keseimbangan tekanan darah dan sirkulasi.

Laman Science Alert menyebutkan bahwa pemberian ekstrak daun tapak liman pada tikus diabetes menunjukkan penurunan kadar kolesterol total, LDL, VDL, dan trigliserida yang signifikan. Hal ini dibarengi dengan peningkatan HDL.

Namun, Anda tetap perlu mengingat bahwa kesehatan jantung sangat dipengaruhi oleh kebiasaan harian. Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, berhenti merokok, rutin bergerak, dan mengelola stres tetap menjadi faktor utama. 

6. Membantu menjaga keseimbangan bakteri dalam usus

Tapak liman mengandung senyawa yang diduga memiliki efek prebiotik, yaitu membantu menunjang pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan.

Dengan keseimbangan bakteri usus yang lebih terjaga, proses pencernaan bisa berjalan lebih lancar dan risiko gangguan seperti kembung atau tidak nyaman di perut dapat berkurang. Selain itu, usus yang sehat juga berperan penting dalam penyerapan nutrisi makanan sehari-hari.

7. Menurunkan risiko disentri

Beberapa senyawa aktif dalam tapak liman diyakini memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pencernaan, termasuk disentri.

Konsumsi tapak liman secara tepat dapat membantu meredakan gejala diare, perut mulas, atau buang air besar yang disertai lendir. Meski begitu, jika disentri sudah berat, Anda tetap dianjurkan untuk mendapatkan penanganan medis dan tidak hanya mengandalkan ramuan herbal.

Cara mengolah daun tapak liman untuk kesehatan

  • Rebusan: Cara yang paling sering digunakan adalah merebus daun tapak liman. Ambil sekitar 7–10 lembar daun segar atau kurang lebih 3–5 gram daun kering, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga air menyusut dan tinggal sekitar 1 gelas. Ramuan ini biasanya dikonsumsi 2–3 kali dalam sehari.
  • Seduhan: Daun tapak liman juga bisa diolah dengan cara diseduh layaknya teh. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyeduhan mampu membantu menarik kandungan flavonoid dari daun secara efektif.
  • Tumbukan: Untuk pemakaian luar, misalnya sebagai obat oles pada luka, daun tapak liman dapat ditumbuk hingga halus. Setelah itu, tempelkan hasil tumbukan pada bagian tubuh yang bermasalah.

People also ask

Berapa jumlah daun tapak liman yang umumya dibutuhkan untuk kesehatan?

Anda umumnya membutuhkan 7 sampai 10 lembar daun tapak liman segar untuk 1 sampai 3 gelas air.

Berapa kali tapak liman boleh diminum dalam sehari?

Umumnya, Anda boleh minum tiga kali sehari, masing-masing setegah gelas. Namun, coba bicarakan dengan dokter untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda.

Apakah daun tapak liman bisa menggantikan pengobatan medis?

Tapak liman hanya bisa membantu atau memaksimalkan kondisi kesehatan ini. Obat tradisional tidak bisa menggantikan pengobatan medis.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |