Liputan6.com, Jakarta - Dataran Tinggi Dieng tidak hanya dikenal dengan panorama alam dan suhu dinginnya, tetapi juga sebagai habitat tanaman obat endemik bernilai tinggi, salah satunya purwoceng. Tanaman herbal ini telah lama dimanfaatkan masyarakat lokal sebagai ramuan tradisional untuk menjaga stamina dan vitalitas tubuh.
Purwoceng kerap dijuluki sebagai “ginseng lokal” karena khasiatnya yang dipercaya mampu meningkatkan energi dan daya tahan tubuh, terutama bagi pria. Popularitasnya bahkan melampaui batas daerah, menjadikannya komoditas herbal yang diminati industri jamu nasional.
Seiring berkembangnya riset ilmiah, manfaat purwoceng tidak lagi sekadar cerita turun-temurun. Sejumlah jurnal kesehatan dan penelitian farmakologi mulai mengungkap dasar ilmiah dari khasiat tanaman obat khas Dieng ini. Berikut ulasan lebih lanjut tentang manfaat tanaman purwoceng, tanaman obat khas Dieng, dari Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).
Sekilas Tentang Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk)
Purwoceng atau Pimpinella pruatjan Molk merupakan tanaman herbal endemik Pulau Jawa yang tumbuh alami di wilayah pegunungan dengan ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut, terutama di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Tanaman ini termasuk dalam famili Apiaceae, satu keluarga dengan adas dan seledri.
Secara morfologi, purwoceng berukuran kecil dan tumbuh mendatar di permukaan tanah, dengan daun kecil berwarna hijau kemerahan berdiameter sekitar 1–3 cm. Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan, meskipun akar diketahui mengandung konsentrasi senyawa aktif tertinggi.
Dalam sejarah pemanfaatannya, purwoceng telah dikenal sebagai tanaman afrodisiak sejak masa kerajaan Jawa dan bahkan sempat diperkenalkan ke Eropa pada masa kolonial Belanda dengan julukan “Java Viagra”.
Kandungan Bioaktif Purwoceng Berdasarkan Penelitian Ilmiah
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Pharmaceutical and Bioallied Sciences (2023) mengungkap secara detail kandungan fitokimia purwoceng melalui analisis LC-MS/MS-QTFT. Studi tersebut meneliti ekstrak air (rebusan) dan ekstrak etanol dari bagian aerial tanaman purwoceng.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa purwoceng mengandung berbagai senyawa bioaktif penting, antara lain:
- Luteolin-7-O-glikosida
- Undulatoside A
- Flavonoid (quercetin, kaempferol)
- Fenol dan fenilpropanoid
- Dihidroresveratrol
- 3,5-O-dicaffeoylquinic acid
- Alkaloid dan kromon dalam jumlah kecil
Ekstrak etanol terbukti mengandung senyawa yang lebih beragam dan lebih terkonsentrasi dibandingkan ekstrak air. Temuan ini menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk menjelaskan berbagai manfaat tanaman purwoceng, tanaman obat khas Dieng, yang selama ini dikenal dalam pengobatan tradisional.
Manfaat Tanaman Purwoceng bagi Kesehatan
1. Meningkatkan Vitalitas dan Libido Pria
Manfaat paling terkenal dari purwoceng adalah efek afrodisiaknya. Secara tradisional, rebusan purwoceng digunakan untuk meningkatkan stamina dan gairah seksual pria. Penelitian ilmiah mendukung klaim ini dengan menunjukkan bahwa flavonoid seperti luteolin berperan sebagai antioksidan yang dapat menurunkan stres oksidatif, salah satu faktor penyebab disfungsi ereksi.
Flavonoid juga diketahui dapat meningkatkan kadar nitric oxide (NO) dalam tubuh, yang berperan penting dalam mekanisme ereksi melalui jalur NO–cGMP.
2. Efek Antioksidan dan Anti-Inflamasi
Kandungan luteolin, quercetin, dan kaempferol dalam purwoceng memiliki aktivitas antioksidan kuat. Senyawa ini membantu menetralisir radikal bebas, menurunkan peradangan, serta melindungi sel dari kerusakan oksidatif.
Aktivitas anti-inflamasi purwoceng juga dikaitkan dengan senyawa Undulatoside A yang mampu menghambat produksi nitric oxide berlebih pada kondisi peradangan.
3. Mendukung Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Beberapa senyawa dalam purwoceng, seperti methylophiopogonanone A, diketahui memiliki efek kardioprotektif. Senyawa ini berpotensi mencegah apoptosis sel jantung, memperbaiki cedera iskemia, serta mendukung kesehatan pembuluh darah.
Dengan demikian, manfaat tanaman purwoceng, tanaman obat khas Dieng, tidak hanya terbatas pada vitalitas seksual, tetapi juga mencakup kesehatan kardiovaskular.
4. Potensi Antikanker
Penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa seperti dihidroresveratrol dan 3,5-O-dicaffeoylquinic acid memiliki aktivitas antikanker. Senyawa ini dilaporkan mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk sel kanker payudara dan pankreas, meskipun masih memerlukan uji klinis lanjutan pada manusia.
5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dan Imunitas
Undulatoside A memiliki aktivitas imunomodulator, yang berarti dapat membantu mengatur respons sistem imun tubuh. Hal ini menjadikan purwoceng berpotensi sebagai adaptogen alami untuk membantu tubuh beradaptasi terhadap stres fisik dan mental.
Peran Purwoceng dalam Budaya dan Nilai Ekonomi
Selain manfaat kesehatan, purwoceng memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Dieng. Tanaman ini diolah menjadi jamu, teh herbal, kopi purwoceng, kapsul suplemen, hingga produk kesehatan dan kosmetik.
Purwoceng Dieng telah terdaftar sebagai produk Indikasi Geografis (IG) sejak 2012. Harga jualnya tergolong tinggi, terutama pada bagian akar kering yang dapat mencapai ratusan ribu rupiah per kilogram. Hal ini menjadikan purwoceng sebagai komoditas herbal strategis yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
FAQ Seputar Tanaman Purwoceng
1. Apakah purwoceng aman dikonsumsi setiap hari?
Dalam dosis wajar, purwoceng umumnya aman. Namun, konsumsi rutin sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan, terutama bagi penderita penyakit tertentu.
2. Bagian tanaman mana yang paling berkhasiat?
Akar purwoceng diketahui mengandung konsentrasi senyawa aktif tertinggi, meskipun daun dan batang juga memiliki manfaat.
3. Apakah purwoceng hanya bermanfaat bagi pria?
Tidak. Selain manfaat afrodisiak, purwoceng juga memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, dan imunomodulator yang bermanfaat bagi wanita.
4. Bagaimana cara konsumsi purwoceng yang paling umum?
Purwoceng biasanya dikonsumsi dalam bentuk rebusan, serbuk seduh, kapsul herbal, atau dicampur dalam minuman seperti kopi dan susu.
5. Apakah purwoceng termasuk tanaman langka?
Ya. Purwoceng tergolong tanaman langka karena habitatnya terbatas di dataran tinggi dan pertumbuhannya relatif lambat.

1 day ago
7
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467495/original/075172000_1767896359-20260108_141221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983384/original/070885000_1648973797-WhatsApp_Image_2022-04-02_at_14.41.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467636/original/014194400_1767925988-Tanaman_Sawi_Langit__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016767/original/084602400_1652066166-20220509-FOTO---GAGE-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5278625/original/058751700_1752116095-20250707_135157.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068931/original/070689500_1583394243-20200305-Dampak-Corona_-Harga-Jahe-di-Pasar-Rumput-Capai-Rp-95.000-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467460/original/038705100_1767888051-VideoCapture_20260108-224228.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467690/original/001587500_1767927487-Screenshot_2026-01-09_095121.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467708/original/090533600_1767927999-078078100_1693916156-sirih_cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467108/original/070332500_1767862844-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.49.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5189056/original/035329100_1744727099-hard-working-even-morning-bed-is-key-success_1150-10165.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5115638/original/088658600_1738314988-vegetables-6986310_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411839/original/014280000_1763022491-ilustrasi_nonton_drama_korea.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5171377/original/055327700_1742632157-young-couple-sitting-sofa_1048944-20243918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325355/original/077961300_1755962747-cheerful-asian-young-women-sitting-cafe-drinking-coffee-with-friends-talking-together_11zon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5089313/original/055870700_1736525483-IMG-20250110-WA0026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184880/original/012754200_1744350090-small-asian-female-child-walking-park_181624-56092.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4689983/original/044530000_1702883142-ilustrasi_kelapa_muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467036/original/062910800_1767860942-mbg_2026.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)