Vaksin Campak Dewasa Boleh Diberikan pada Kelompok Berisiko, Begini Rekomendasi PAPDI

3 hours ago 3

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan pihaknya resmi memberi izin pemberian vaksin campak untuk orang dewasa.

“Dalam rangka mendukung pengendalian wabah campak saat ini terdapat upaya perluasan (vaksinasi) tidak hanya pada anak-anak tapi juga pada kelompok dewasa yang berisiko, khususnya tenaga kesehatan,” kata Taruna.

Menurut Taruna, imunisasi campak merupakan bagian dari program imunisasi nasional bagi anak, umumnya dalam bentuk kombinasi vaksin measles-rubella (MR) dan kombinasi vaksin mumps, measles, rubella (MMR).

“Badan POM secara resmi mengumumkan pemberian nomor izin edar yang memperluas indikasi penggunaan vaksin campak produksi PT Bio Farma bagi kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak. Jadi dulu untuk anak, sekarang kita perluas untuk orang dewasa,” ujar Taruna.

Keputusan ini diambil sebagai langkah memperkuat ketahanan kesehatan Indonesia. Untuk sampai pada keputusan ini, BPOM telah melaksanakan evaluasi berbasis data dan kolaborasi. Konsultasi strategis dan meminta masukan teknis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah dilakukan.

“Kami juga koordinasi ahli melibatkan komite nasional penilai obat untuk peninjauan independen yang mendalam. Kemudian analisa data dan evaluasi ketat terhadap uji klinik semua vaksin yang ada.”

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terhitung per 7 April 2026 BPOM secara resmi menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak,” kata Taruna.

Taruna memaparkan, keputusan ini diambil berdasarkan perkembangan yang terjadi di lapangan. Pada kenyataannya, yang terinfeksi campak bukan hanya anak-anak, tapi ada pula orang dewasa.

Sementara, vaksin yang kini diperluas peruntukannya bagi orang dewasa merupakan vaksin yang sama dengan yang diberikan kepada anak, hanya saja dosisnya berbeda.

“Jadi kesimpulannya itu sebetulnya memang diperbolehkan untuk orang dewasa juga, tapi tentu mungkin dosisnya berbeda. Nah karena menyangkut persoalan keamanan tidak mungkin hanya melihat kenyataan sudah anak bisa terus orang dewasa langsung bisa. Disitulah kenapa Badan POM memberikan izin penggunaan vaksin campak untuk orang dewasa,” jelas Taruna.

Dosis vaksin campak untuk anak adalah 3 kali suntik termasuk booster (penguat). Sementara, bagi orang dewasa hanya satu kali tanpa booster.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |