Miss Universe Berhijab Pertama Khadija Omar Putuskan Lepas Penutup Aurat

5 days ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari Khadija Omar, wanita berhiiab pertana yang tampil di ajang Miss Universe. Ia membagikan foto sekaligua mengumukan dirinya kini tidak memakai hijab lagi. Unggahan itu dibagkan di akun Instagram pribadinya, @khadija.omarr pada Kamis, 27 Maret 2025.

Tepat di hari ulang tahunnya, Khadija mengumumkan perjalanan kariernya dalam ajang kecantikan dunia. Ia juga mengucapkan terima kasih terhadap dukungan yang sudah diberikan untuknya selama ini.

"21 Maret, saya berusia 24 tahun. Selama beberapa bulan terakhir, saya telah meluangkan waktu untuk merenungkan perjalanan saya tentang pertumbuhan, tantangan, dan evolusi siapa saya," tulis Khadija di akun Instagramnya,

"Menjadi Miss Universe Somalia dan bisa mewakili para wanita Somalia dalam kontes kecantikan telah menjadi salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya. Untuk itu saya akan selamanya berterima kasih atas dukungan yang saya terima dari komunitas saya dan kesempatan untuk membuka pintu yang pernah ditutup untuk kami," lanjutnya.

Khadija sayangnya tidak mengungkapkan alasan dirinya melepas hijab. Ia hanya mengatakan memutuskan untuk melepas hijab setelah memikirkan dan mempertimbangkannya secara matang.  Ia mengaku itu bukan keputusan yang mudah.

"Untuk setiap gadis Somalia, setiap gadis berhijab: perjalananmu adalah milik kamu sendiri dan bukan milik orang lain. Aku melihatmu, aku mencintaimu, dan aku akan selalu membela hakmu untuk memilih sendiri," jelas Khadija lagi.

Dalam foto yang diunggah, Khadija terlihat mengenakan busana pengantin khas Somalia rancangan @erewor_by_priye yang didominasi warna merah muda dan riasan dari makeup artist (MUA) @pytartistry.

Promosi 1

Menyayangkan Keputusan Khadija

Keputusan Khadija untuk melepas hijab mendapatt beragam reaks dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan, tapi tak sedikit juga yang menyesali keputusannya. Mereka yang memprotes kebamyakan menyayangkan keputusan itu karena telah menginspirasi para gadis Somalia.

Khadija pernah jadi kebanggaan mereka karena bisa menembus panggung dunia dengan tetap memakai hijab. Nama Khadija memang bersinar terang setelah mencetak sejarah baru, ketika dinobatkan sebagai Miss Universe Somalia 2024. Itu membuatnya jadi perempuan berhijab pertama yang mewakili negaranya di panggung Miss Universe.

Melansir Cosmopolitan Middle East, Jumat (8/11/2024), Khadija menjadi Miss Universe Somalia pertama yang berkompetisi di level ini. Ia mewakili negaranya di kompetisi Miss Universe 2024 di Meksiko, yang malam finalnya berlangsung pada Minggu, 16 November 2024.

Perjalanan menuju gelar tersebut merupakan satu yang menginspirasi. Lahir di kamp pengungsi Hagadera di Kenya, Khadija beremigrasi ke Kanada pada 2010, tempat ia tinggal saat ini. Sebagai perempuan yang tangguh, ia jadi bukti bagi gadis-gadis muda Muslim yang gigih melakukan perubahan, menurut Grazia Magazine.

Finalis Berhijab Pertama di Miss Universe

Khadijah disebut sebagai "perempuan yang bakatnya tidak tertandingi." Selain jadi influencer kecantikan dan model ternama, ia juga bangga dengan keterampilan tata riasnya. Tidak berhenti di situ saja, karena ia juga merupakan fotografer dan retoucher yang dengan bangga mengomunikasikan kisah-kisah inspirasi secara visual.

Sebelum meraih gelar sebagai finalis berhijab pertama yang mengikuti ajang Miss Universe, Meski tidak menang ia tetap mendapat banyak pujian.  ia juga merupakan perempuan berhijab pertama yang berkompetisi di Miss World 2021. Selain, ia juga berhasil meraih juara kedua di ajang Miss Universe Kanada.

Menambah panjang daftar prestasi di kontes kecantikan, Khadijah pun dikenal sebagai kontestan termuda yang berhasil meraih gelar Miss Photogenic. Tidak perlu diragukan lagi bahwa Khadijah adalah perempuan yang berbudi luhur, menurut publikasi itu.

Dikenal karena usaha menantang standar kecantikan dengan latar belakangnya, Khadija merupakan seorang perempuan yang memahami pentingnya representasi dan meningkatkan kesadaran. Mengambil masa lalunya sebagai sumber kebanggaan, advokasinya jauh melampaui kecantikan. 

Mewakili Gadis Muslim Kulit Hitam

Ia menyebarkan kesadaran tentang perubahan iklim yang sangat berdampak pada negara asalnya, Somalia. Dibesarkan sebagai pengungsi di kamp, ia sepenuhnya memahami bahwa kondisi iklim yang keras di Somalia, seperti kekurangan air, kekeringan, serangan belalang, dan banji telah membuat lebih dari 2,3 juta orang mengungsi, dengan perempuan dan anak-anak jadi pihak paling terdampak.

Dorongan tidak kenal lelah untuk meningkatkan pendidikan dan perawatan kesehatan dalam berbagai kegiatan telah membimbingnya membela orang-orang terlantar. Saat tumbuh dewasa, Khadijah tidak memiliki representasi tentang model hijab, membuatnya mengidolakan orang-orang yang terlihat berbeda darinya.

Namun, ia terinspirasi setelah melihat model Somalia Halima Arden di panggung global. Keinginan untuk mewakili gadis-gadis Muslim kulit hitam di majalah, acara televisi, dan film pun semakin berkembang.

Di sisi lain dari kehidupannya sebagai influencer, Khadijah adalah spesialis media sosial yang bangga dalam industri kecantikan dan mode. Setelah lulus dari Universitas York, ia telah mengkhususkan keahliannya dalam bidang pembangunan komunitas dan pengembangan merek.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |