Menu Buka Puasa Takjil Ternyata Bukan Cuma Tren, Kini Jadi Tradisi Ramadan Gen Z

11 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa sudah lama menjadi bagian dari suasana Ramadan di Indonesia. Namun kini, kebiasaan tersebut tidak lagi sekadar aktivitas menunggu adzan magrib. Bagi generasi muda, berburu takjil sebagai menu buka puasa bahkan telah berkembang menjadi tradisi khas yang sulit dipisahkan dari momen Ramadan.

Istilah takjil sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Arab ‘ajila’ yang berarti menyegerakan berbuka puasa. Dalam konteks asli, kata ini merujuk pada anjuran untuk segera membatalkan puasa ketika waktunya tiba. Namun di Indonesia, maknanya mengalami pergeseran. Takjil kini lebih dikenal sebagai berbagai makanan atau minuman ringan yang dikonsumsi saat berbuka puasa.

Survei terbaru yang dilakukan oleh Populix menunjukkan bahwa fenomena berburu takjil semakin populer, terutama di kalangan generasi muda. Aktivitas ini bahkan menjadi pilihan utama untuk mengisi waktu ngabuburit menjelang berbuka.

Research Director Populix, Susan Adi Putra, menjelaskan, berburu takjil kini menjadi aktivitas ngabuburit paling diminati oleh generasi milenial dan Gen Z.

"Tak hanya itu, 41 persen anak muda menganggap kegiatan berburu takjil bukan sekadar self-reward setelah seharian berpuasa, melainkan menjadi sebuah tradisi khas bulan Ramadan yang tidak tergantikan," ujar Susan dalam keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Jumat, 6 Maret 2026.

Aktivitas Ngabuburit Favorit Anak Muda

Dalam survei bertajuk 'Berburu Takjil Menurut Gen Z dan Milenial', berburu takjil menempati posisi teratas sebagai kegiatan favorit menjelang berbuka puasa. Aktivitas ini bahkan mengungguli kebiasaan lain seperti menggulir media sosial hingga memasak makanan untuk berbuka.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa berburu takjil kini tidak lagi sekadar kebutuhan untuk mencari makanan berbuka, tapi juga menjadi bagian dari pengalaman sosial selama Ramadan.

Survei juga mengungkap bahwa frekuensi berburu takjil tergolong cukup tinggi. Lebih dari setengah responden mengaku membeli takjil hampir setiap hari selama bulan puasa.

Menariknya, kebiasaan ini dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan dengan intensitas yang relatif sama. Hanya sekitar 5 persen responden yang mengaku membeli takjil kurang dari satu kali dalam seminggu atau bahkan tidak membeli sama sekali.

Minuman Manis Masih Jadi Favorit

Ketika ditanya mengenai jenis menu buka puasa takjil yang paling banyak dicari, minuman manis masih menjadi pilihan utama. Beberapa contoh yang paling populer di antaranya adalah es teh, es buah, dan es campur.

Minuman segar ini dinilai mampu membantu mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Sementara itu, ada perbedaan preferensi antara kelompok usia dan gender. Gen Z cenderung memilih minuman manis sebagai takjil utama, sedangkan milenial dan perempuan lebih banyak memilih kue tradisional.

Selain minuman dan kue, menu takjil lain yang juga populer adalah gorengan, buah kurma, serta berbagai dessert kekinian. Tidak sedikit pula yang memilih makanan yang lebih mengenyangkan seperti nasi, lontong, atau hidangan berat lainnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |